Berjuang Tiada Henti untuk Dapat Bangku Sekolah Negeri | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

Berjuang Tiada Henti untuk Dapat Bangku Sekolah Negeri

Berjuang Tiada Henti untuk Dapat Bangku Sekolah Negeri

Foto : ANTARA/ANDI FIRDAUS
KARYA LUKIS I Aristawidya Maheswari menceritakan karya lukis “Permainan Tradisional Anak di Kota Metropolitan” di kediamannya, kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (2/7). Lukisan itu pernah bertengger di Galeri Nasional pada Juli 2019.
A   A   A   Pengaturan Font

Merintis prestasi seni sejak usia lima tahun, Arista, panggilan karib Aristawidya Maheswari, 15 tahun, kini berjuang sekuat tenaga demi lolos melanjutkan pendidikan ke bangku sekolah negeri. Arista tinggal bersama kakek dan neneknya di Rumah Susun Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Tempat tinggal seukuran 8 x 4 meter persegi tampak tidak cukup lagi menampung karya seni grafiti hingga lukisan kanvas berbingkai yang menutup rapat seluruh celah dinding. Mereka menceritakan beragam karya seni lukis yang menjadi hobi Arista sejak kecil. Salah satunya lukisan bertema “Permainan Tradisional Anak di Kota Metropolitan” yang pernah bertengger di Galeri Nasional pada Juli 2019.

“Tidak ada gadget sama sekali yang dimainkan anak-anak dalam lukisan ini,” kata Arista di Jakarta Timur, Jumat (04/7). Dua lukisan lainnya bertajuk “Keluarga Ayam” dan “Penari Bali” laku dibeli Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI, Bowo Irianto, seharga 10 juta rupiah pada 2017.

“Waktu itu lagi pameran. Niatnya cuma pengen ngasih buat kenang-kenangan, tapi sama Pak Bowo malah dibeli,” katanya. Di antara lukisan, terselip sejumlah pigura kaca membungkus foto Arista sedang berpose dengan tokoh nasional, seperti Gubernur DKI Anies Baswedan, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, almarhumah Ani Yudhoyono, hingga almarhum BJ Habibie.

Rak kayu bertingkat lima sesak dengan piala hingga buku pengetahuan umum difungsikan sebagai sekat ruang tamu dengan dapur.

 

Koleksi Piala

 

Koleksi piala tersebut di antaranya didapat Arista dari Juara I Lomba Desain Poster Tingkat Jakarta Timur, Juara I Lomba Melukis Desain Batik pada 2017, Juara II Lomba Melukis Museum Kebangkitan Nasional, Juara II Lomba Poster Bekraf Kementerian BUMN Tingkat Nasional, Juara I Lomba Melukis Hari Air Sedunia Kementerian PUPR, hingga Lomba Melukis Perpustakaan Universitas Indonesia.

Kalau penghargaan piala, plakat dan lain-lain, ada kali 700-an sejak Arista TK sampai SD. Hampir setiap akhir pekan dia ikutan lomba lukis dan menang,” kata Nenek Arista, Siwi Purwanti (60). Namun, suasana berubah saat topik pembicaraan beralih ke seputar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di Ibu Kota.

 

P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment