Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Berbagai Profesi yang Mengantarkan “Traveling” Gratis

Berbagai Profesi yang Mengantarkan “Traveling” Gratis
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : 69 Cara Traveling Gratis

Penulis : Trinity dan Yasmin

Penerbit : B First, Bentang Pustaka

Cetakan : I, Mei 2018

Tebal : x + 146 halaman

ISBN : 978-602-426-096-5

 

Melalui buku ini, Trinity bersama Yasmin, sahabatnya yang juga memiliki hobi piknik berbagi 69 kiat jalan-jalan dengan harga murah. Bahkan ada juga yang diperoleh secara cuma-cuma. Menariknya, sebagian kiat tersebut bermula dari hobi yang ditekuni, sehingga menjadi sebuah profesi yang mengantarkannya keliling dunia.

Seseorang yang memiliki hobi masak, misalnya, bisa menekuni sehingga kelak menjadi chef profesional. Chef merupakan salah satu profesi banyak diminati kaum muda dan bisa menjadi sebuah peluang jalan-jalan gratis ke berbagai tempat wisata dunia. Agar bisa menjadi chef andal, selain tekun belajar secara autodidak, diperlukan pembelajaran secara formal di sekolah dengan jurusan kuliner/tata boga, perhotelan, atau pariwisata (hal 24-25).

Bagi mereka yang menyukai fotografi harus ditekuni agar professional. Ini juga bisa membawa jalan-jalan ke berbagai tempat wisata dengan biaya murah, bahkan gratis. Fotografer resepsi pernikahan, misalnya, berkesempatan keliling ke berbagai lokasi eksotis bahkan hingga luar negeri (hal 38).

Beberapa tahun belakangan, profesi komika tengah naik daun. Perkembangannya sangat pesat di dunia pertunjukan Indonesia. Komika adalah pelawak tunggal yang menampilkan diri dalam bentuk monolog. Biasanya mereka berdiri dan berbicara langsung kepada audiens. Itulah yang menjadikan penampilan disebut stand-up comedy.

Untuk menjadi seorang komika, dibutuhkan keterampilan, kemauan terus belajar, dan banyak latihan. Mulailah dengan menonton penampilan stand-up di berbagai televisi, Youtube, kafe, mal, acara sekolah, dan sebagainya. Bila merasa tertarik, segera gabung dengan komunitas komika. Lalu, cobalah sering melatih diri, misalnya dengan open mike di kafe-kafe yang menyediakan panggung.

Bila sudah pede, seringlah mengikuti ajang pencarian bakat atau kompetisi stand-up comedy. Kalau lolos audisi, menang, dan ngetop, tawaran tampil akan berdatangan. Artinya, kesempatan traveling gratis bisa segera terwujud (hal 46). Para pelajar dan mahasiswa bila ingin jalan-jalan gratis sambil belajar, berburu beasiswa cara terbaik. Ada banyak program pertukaran pelajar yang bisa diikuti. Program Sabang- Merauke, misalnya khusus untuk pelajar usia 13-14 tahun. Peserta yang lolos seleksi akan tinggal dan menjadi anggota keluarga angkat selama dua pekan. Selama mengikuti program tersebut, peluang jalan-jalan gratis semakin besar (hal 102).

Menjadi tour leader dan tour guide juga bisa memberi kesempatan melancong ke berbagai tempat wisata dengan biaya murah, bahkan gratis. Tour leader adalah pemimpin rombongan turis dan operasional lapangan yang tak harus hafal sejarah secara detail. Berbeda dengan tour guide (pemandu wisata), meski tak selalu memimpin rombongan, harus hafal sejarah secara detail dan memaparkannya pada wisatawan.

Bekerja di sebuah travel agent (tetap maupun freelancer) pilihan pas. Mereka yang mahir berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, kelak dapat menjadi tour guide pelancong asing. Sementara itu, pembaca yang tak lancar bahasa asing bisa menjadi tour leader lokal yang punya program seluruh dunia (hal 130).

Masih banyak hobi yang diulas buku bila ditekuni dapat menjadi sebuah profesi yang mengantarkan seseorang traveling gratis. Misalnya, menjadi video blogger atau Youtuber, bekerja di penerbitan, menjadi motivator, master of ceremony, pramugari, selebgram, dan lain-lain. Catatan penting, usai membaca buku pilih profesi sesuai minat.

 

Diresensi Sam Edy Yuswanto, Alumnus STAINU Kebumen

 

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment