Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
Wisata Lokal

Beranjangsana di Kota Panas Surabaya

Beranjangsana di Kota Panas Surabaya
A   A   A   Pengaturan Font

Di antara gedung-gedung modern yang tinggi menjulang, Kota Metropolitan Surabaya rupanya masih menyimpan banyak tempat wisata alam yang tak kalah cantik. Objek wisata ini pun kian menjadi destinasi pelesiran yang mulai banyak dikunjungi, baik oleh penduduk kota maupun wisatawan. Nah, kira-kira, apa saja ya, tempat wisata natur yang ada di salah satu kota terbesar dan terpadat di Indonesia ini? Berikut beberapa diantaranya.

1. Pantai Kenjeran

Salah satu penyebab panasnya Kota Surabaya adalah kondisi geografisnya yang berbatasan dengan kawasan laut. Keuntungannya, masyarakat pun tidak perlu jauh-jauh ke kota lain untuk menikmati cantiknya momen matahari terbenam di pantai. Di Pantai Kenjeran misalnya, senja dapat terlihat begitu indah.

Pantai Kenjeran sendiri berada di kawasan Kenjeran yang terkenal begitu instagrammable. Tidak hanya memandangi langit yang mulai berubah rona di atas dek, Anda pun bisa menyewa kapal untuk sedikit lebih menyatu dengan laut. Tak lupa, berbagai kios penjual makanan pun dengan mudah bisa Anda temui di sini.

Waktu yang paling banyak ditunggu pengunjung adalah Sabtu. Mulai satu jam sejak pukul 19.30 WIB, pantai akan dipercantik dengan keberadaan air mancur berwarna-warni.

2. Hutan Bambu Keputih

Sebelum menjadi objek wisata yang cantik seperti sekarang, kawasan ini dulunya kumuh. Dulunya, Hutan Bambu Keputih merupakan area pembuangan akhir yang cukup besar. Bisa dibayangkan bukan, bagaimana kondisi di tempat ini awalnya?

Namun, di bawah kepemimpinan Walikota Risma, tempat pembuangan akhir ini disulap menjadi sebuah kawasan wisata.

Kini, Hutan Bambu Keputih tampak menyerupai hutan bambu yang ada di Aroshiyama, Jepang. Tak heran, suasana rindang yang dihasilkan dari salah satu gerakan penghijauan kota ini juga kerap dijadikan sebagai lokasi untuk pre-wedding.

Selain hutan bambu, Anda juga akan menemukan Taman Sakura di sini. Bunga-bunga cantik beraneka warna ada di sini dan ditata sedemikian rupa. Saat tengah bermekaran, bunga-bunga ini tidak kalah menarik seperti saat panen tulip di Belanda.

3. Hutan Mangrove

Di Surabaya, Anda bisa menemukan dua hutan mangrove sekaligus, Hutan Mangrove Wonorejo, dan Hutan Mangrove Gunung Anyar. Dua-duanya sama-sama cantik—tinggal pilih mana yang lebih dekat dari lokasi Anda.

Anda akan mudah menemukan berbagai satwa di Hutan Mangrove Wonorejo: 50 jenis serangga, 7 jenis primata, 80 jenis burung, hingga biawak, semua ada di sini! Bila malas berjalan di atas jembatan kayu yang panjang, Anda pun bisa memilih untuk menyewa perahu. Transportasi air ini akan membawa Anda membelah hutan bakau dengan pengalaman yang mengesankan.

Hutan Mangrove Gunung Anyar pun tidak jauh berbeda. Anda juga bisa menyewa perahu nelayan bila ingin menikmati cantiknya hutan bakau melalui jalur perairan. Selain itu, pengelola juga sudah menambah fasilitas lain seperti kolam pancing tambak, wisata kuliner, wisata belanja hasil laut dan tambak, serta bersepeda.

4. Taman Kota

Bila sedang tak ingin jauh-jauh, pilih saja taman kota yang tidak jauh dari tempat Anda. Ibu kota Provinsi Jawa Timur ini mempunyai banyak taman kota yang juga menjadi paru-paru kota untuk mengimbangi jumlah polusi yang tidak juga berkurang jumlahnya.

Taman Bungkul adalah taman kota yang paling populer dan kerap menjadi tempat untuk nongkrong penduduk Surabaya. Namun jika taman kota ini terlalu ramai, masih ada sederet pilihan lain seperti Taman Pelangi, Taman Ade Irma Suryani, Taman Mundu, dan lain-lain.

Itulah tempat wisata alam yang ada di Surabaya. Menyegarkan, bukan?

Agar wisata Anda menjadi lebih segar, pastikan Anda beristirahat dengan nyaman di penginapan terbaik Airy Rooms. Lebih dari 20 pilihan hotel murah di Surabaya bisa Anda pilih di lokasi kota paling strategis. Dengan tujuh kelengkapan fasilitas di dalam kamar, waktu rehat Anda pun akan jadi lebih maksimal.

Yuk, traveling bersama Airy!! hay/R-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment