Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Berani Pangkal Sukses

Berani Pangkal Sukses
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya ingin tahu apa sebenarnya kunci sukses seseorang dalam karir?

Jawaban:

Apa sih kunci untuk men­capai sukses dan kemajuan dalam karir? Jawabannya banyak sekali dan cukup beragam, salah satu yang ter­penting yaitu ‘berani’.

Dengan sejumlah ke­beranian, karir anda dapat melesat. Tapi, keberanian ini tentu saja bukan asal berani. Yang jelas, untuk maju anda perlu memiliki keberanian yang positif. Lalu kebera­nian macam apa yang harus dimiliki untuk sukses dalam karir? Jawabannya ada di bawah ini:

n Berani menanggung risiko

Semua pekerjaan me­ngandung resiko, apapun jenis pekerjaan anda. Lelah dan kekurangan waktu bersama keluarga merupa­kan resiko klasik yang kerap terdengar. Selebihnya masih banyak resiko yang akan anda tanggung sehubung­an dengan pekerjaan anda, tergantung ringan atau be­ratnya pekerjaan anda. Tentu saja, sejak awal anda harus menyadari resiko yang akan anda hadapi sebagai kon­sekuensi pekerjaan. Dan jika ingin maju, jangan meng­hindari resiko. Misalnya jika anda gagal memenuhi target tahun ini, jangan frustasi. Pikirkan cara terbaik untuk mengatasi kegagalan itu.

n Berani bertanggung ja­wab

Anda mutlak memiliki tanggung jawab terhadap pe­kerjaan. Jika anda melakukan kesalahan, beranilah bertang­gung jawab untuk membena­hinya. Dan, jika memang anda salah, jangan mengambinghi­tamkan orang lain atau rekan kerja anda. Selain terkesan pengecut, juga menunjukkan bahwa anda tidak profesional dalam bekerja.

n Berani mengungkapkan ide

Jika tidak berani menge­mukakan ide dan gagasan, bi­sa-bisa karier anda mandek. Atasan membutuhkan ide dan gagasan cerdas. Maka, tuangkanlah ide itu dalam pekerjaan anda. Kemudian jangan ragu ungkapkan ide-ide anda baik di dalam rapat maupun langsung pada bos. Kalau anda selalu ragu dan takut, ide anda bisa disab­otase orang.

n Berani bersikap profes­sional

Sikap profesional harus anda tumbuhkan mulai dari hal-hal yang kecil. Misal­nya datang ke kantor tepat waktu, menyelesaikan tugas dengan cekatan, atau tidak menunda-nunda pekerjaan yang diberikan atasan serta memenuhi deadline. Setelah itu, kedepankan inovasi anda. Beranilah melakukan pem­benahan dan pembaruan terhadap pekerjaan anda. Se­hingga anda mampu menjadi seorang profesional.

n Berani bersikap obyektif

Obyektivitas akan mem­buat anda lebih jernih dalam menilai sesuatu. Misalnya, bila ada percekcokan dengan rekan kerja, kita perlu meli­hat secara obyektif penyebab percekcokan. Apakah karena salah paham biasa atau ka­rena beda pendapat menge­nai suatu ide atau gagasan. Yang penting, jangan bawa-bawa masalah pribadi di tem­pat kerja. Sebab, perusahaan anda tentu mengutamakan profesionalisme. Dengan de­mikian, anda dituntut untuk berani memilah-milah mana masalah pribadi dan mana yang urusan pekerjaan.

n Berani bersikap tegas

Jangan takut untuk ber­sikap tegas, termasuk di kantor. Jika anda berbeda pendapat dengan rekan ker­ja, kemukakan perbedaan itu dengan dilandasi argumen yang kuat. Jika anda diberi tugas oleh koordinator atau supervisor tapi tidak sesuai dengan aturan main yang sudah disepakati bersama melalui suatu rapat, jangan ragu-ragu untuk meno­laknya. Asal tidak keluar dari jalur yang ditetapkan bersama, anda tidak perlu takut bersikap tegas. Tanpa memiliki ketegasan, anda ha­nya akan dimanfaatkan oleh orang lain, termasuk atasan Anda. Jadi, jangan ragu-ragu bersikap tegas.

n Berani menerima kritik

Jika tidak memiliki jiwa besar menerima kekurangan, anda akan alergi terhadap kritik. Untuk itu, berlatihlah menerima kekurangan yang ada, meski itu pahit. Dan di tempat kerja, kekurangan kita mengerjakan suatu tugas biasanya diperbaiki dengan mekanisme pemberian kritik. Anda harus berani meneri­ma kritik. Karena lewat kritik anda dapat memperbaiki diri. Anggaplah kritik sebagai cambuk bagi anda. Rasanya mungkin sakit, tapi dampak­nya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri anda.

Nah apakah anda sudah memiliki keberanian ter­sebut? Kalau belum, segera tumbuhkan keberanian anda dari sekarang. Dengan bera­ni, jalan anda menuju sukses akan semakin terbuka.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment