Koran Jakarta | November 21 2018
No Comments

Belajar dari Perbedaan

Belajar dari Perbedaan
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, bagaimana cara bekerja sama dengan rekan yang berbeda-beda karakter?

Jawaban:

Setiap manusia memiliki tipe dan karakter yang ber­beda. Hal ini menyebabkan perilaku dan kebiasaan setiap individu pun berbeda satu sama lainnya. Dan perbedaan inilah yang kadang memun­culkan berbagai masalah dan menimbulkan friksi di tengah kehidupan manusia. Tak terkecuali dalam organisasi perusahaan yang terdiri dari banyak karyawan. Memang, untuk menyatukan perbedaan tersebut bukanlah hal mudah. Tetapi sebenarnya hal ter­sebut bisa diatasi jika setiap karyawan mengetahui karak­ter masing-masing. Kalangan psikolog dan manajemen membagi tipe pekerja atau karyawan ke dalam empat tipe dan karakter:

Tipe Analitis

Tipe ini merupakan tipe pekerja yang dikenal sebagai si pemikir. Mereka senantiasa mengutamakan kesempur­naan dalam bekerja. Sehingga mereka kerap disebut juga si perfectionist. Karyawan atau pekerja tipe ini menginginkan segala sesuatu yang dilaku­kannya benar-benar sem­purna. Tidak heran jika hasil kerja mereka termasuk me­muaskan. Tapi, kelemahan­nya mereka sangat bersandar pada regulasi dan birokrasi sehingga terkesan text book.

Makanya mereka ter­kesan cukup lama dalam mengambil sebuah keputus­an. Biasanya mereka akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebelum pada keputusan final. Karena kepribadiannya yang perfec­sionist, tipe pekerja ini lebih senang bekerja sendiri tetapi umumnya loyalitas mereka tak perlu diragukan lagi.

Tipe Amiable

Lain dengan tipe analitis, tipe amiable lebih senang bekerja dengan tim. Umum­nya mereka kurang memiliki ambisi untuk menonjolkan kemampuannya pribadi. Mereka juga lebih senang be­kerja di belakang layar dengan kemampuannya membang­kitkan ide dan gagasan dari orang lain. Tipe ini mampu menampilkan kinerja yang maksimal jika berada dalam situasi yang stabil dan struktur kerja yang jelas. Mereka selalu siap bekerja sesuai dengan peran dan tugasnya.

Tipe Ekspresif

Tipe ekspresif dikenal sebagai tipe dengan karakter vokal dan ambisius. Mereka sangat menyukai pernyataan-pernyataan yang tegas dan kritis. Mereka pun lebih me­nyukai pekerjaan menantang yang mendapat perhatian banyak pihak. Pada intinya, pekerja tipe ini mempunyai kecenderungan untuk selalu mencari perhatian dan men­jadi nomor satu sehingga sering dijuluki the front man. Mereka memiliki semangat yang tinggi dan selalu siap menghadapi tantangan. Bagusnya, mereka juga selalu siap memomampakan sema­ngat jika rekan-rekannya ke­hilangan gairah. Mereka biasa tampil sebagai leader dalam organisasi.

Tipe Driver

Tipe driver sangat fokus pada hasil. Tipe yang disebut the action man ini merupa­kan tipe pekerja yang paling praktis. Mereka bisa menen­tukan sasaran yang tinggi sekaligus cara-cara untuk mencapainya. Mereka sangat independent serta lebih suka menentukan sendiri apa sasarannya dibanding sasaran yang sudah ditentukan oleh orang lain. Hal yang menonjol dari tipe driver, mereka tidak terlalu suka menggunakan berbagai teori dan prinsip-prinsip dalam bekerja. Mereka lebih memfokuskan diri pada situasi yang lebih realistis. Ka­rena mereka memang percaya pada fakta dan hal-hal yang rasional.

Memang, bekerja dengan perbedaan tipe dan karakter di atas merupakan hal yang cukup sulit. Bahkan tak jarang menimbulkan pergesekan, konflik, dan friksi. Tetapi sesungguhnya, jika diko­laborasikan dengan baik, perbedaan tersebut bisa jadi merupakan modal besar bagi kekuatan manajemen dan or­ganisasi. Tentu saja kolabo­rasi tersebut harus dilakukan dengan sikap fleksibel dalam menghadapi masing-ma­sing tipe. Intinya, kerja sama yang solid akan tercipta jika anda bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan masing-masing, tanpa perlu memperdebatkan perbedaan yang ada.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment