Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments
Kampanye Pilpres

Bawaslu Akui Dilematis Sikapi Putusan Gakkumdu

Bawaslu Akui Dilematis Sikapi Putusan Gakkumdu

Foto : KORAN JAKARTA/RAMA AGUSTA
BERI KETERANGAN | Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo tengah ketika memberikan keterangan pers tentang iklan kampanye di kantor Bawaslu, Rabu (7/11).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Sentra Penegak­kan Hukum Terpadu atau Gak­kumdu menghentikan dugaan pelanggaran curi star kampa­nye paslon capres/cawapres nomor urut 01, Jokowi - Ma’ruf Amin serta Tim Kampanye Na­sional di Harian Media Indone­sia karena bukan merupakan tindak pidana pemilu. Meskip­un dalam putusan itu terda­pat beda pandangan, di mana Bawaslu menyimpulkan iklan edisi Rabu, 17 Oktober 2017 tersebut merupakan kampa­nye di luar jadwal sebagaima­na diatur dalam PKPU nomor 32 tahun 2018.

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkap­kan, dari awal sebenarnya Ba­waslu tetap berpendapat jika iklan sumbangan dana kampa­nye TKN di Media Indonesia itu merupakan kampanye di luar jadwal, karena sudah diatur dalam PKPU 32 tahun 2018 dan Pasal 276 ayat (2) UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Sebab, kampanye pemilu baru bisa dilaksanakan selama 21 hari dan berakhir sampai dim­ulainya masa tenang.

Ratna mengaku, pihaknya menyayangkan pihak KPU yang ketika dimintai keterang­an oleh Bawaslu pada 23 Ok­tober dan 6 November lalu menyatakan iklan di Harian Media Indonesia merupakan kampanye pemilu.

Bahwa KPU menyatakan kampanye yang dilakukan sebelum 24 Maret sampai de­ngan 13 April 2019 atau 21 hari menjelang hari tenang tidak boleh dilakukan. Namun de­mikian keputusan KPU RI, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tentang jadwal kampa­nye di media massa belum ada penetapannya sebagaimana ketentuan dalam Pasal 492 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Intinya kami (Bawaslu) tetap pada pendirian kami menyimpulkan tindakan iklan di Harian Media Indonesia itu kampanye di luar jadwal,” kata Ratna Dewi Pettalolo dalam keterangan persnya di media center Bawaslu, Jalan Thamrin 14, Jakarta, Rabu (7/11).

Oleh karena itu, Bawaslu akan melakukan langkah-lang­kah menyikapi putusan Sentra Gakkumdu tersebut, pertama Bawaslu akan segera menyura­ti KPU karena Bawaslu menilai perbedaan pendapat antara Bawaslu dan KPU ini menjadi suatu problem hukum. Apalagi KPU sampai hari ini belum mengeluarkan surat keputusan tentang jadwal kampnye iklan media massa.

Hal ini bertujuan agar mencegah pelanggaran kam­panye di luar masa kampanye tidak terjadi kembali pasca keluarnya putusan Sentra Gak­kumdu. rag/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment