Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments
DISKONTO

Bank-Bank Global Marak PHK Massal Karyawan

Bank-Bank Global Marak PHK Massal Karyawan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Sejumlah bank-bank besar yang beroperasi di pasar global diberitakan melakukan pemutusan hubungan karyawan (PHK) massal terhadap karyawannya. Langkah tersebut dilakukan untuk efisiensi perusahaan seiring dengan pelambatan ekonomi dunia.

Salah satu bank multinasional yaitu HSBC baru-baru ini dilaporkan akan merasionalisasi 10 ribu karyawannya. Hal itu untuk mengurangi beban perusahaan yang secara total memiliki 238 ribu karyawan. Disebutkan bahwa PHK akan dilakukan pada para pejabat senior yang bergaji tinggi.

Sebelumnya di awal Agustus, HSBC sempat melaporkan akan memangkas 4000 staff atau 2 persen dari seluruh karyawan. Hingga awal Oktober, setidaknya sudah hampir 60 ribu karyawan bank yang terkena PHK. Seperti dikutip dari Bloomberg, bank di Eropa mencatatkan persentase PHK paling banyak pada 2019 dengan jumlah 52.424 orang.

Disusul Amerika Utara dengan 2.769 orang, Timur Tengah dan Afrika dengan 2,487 orang. Sedangkan Asia Pasific sebanyak 513 orang. Beberapa alasan PHK dilakukan perusahaan karena pertumbuhan ekonomi yang melambat. Selain itu, ada alasan perang perdagangan antara AS dan Tiongkok yang berdampak pada ekspor, lalu krisis geopolitik di sejumlah kawasan seperti Brexit dan Hong Kong.

Untuk menekan pengeluaran biaya, banyak bank memutuskan untuk merampingkan jumlah pegawainya. Deutsche Bank tercatat akan merasionalisasi 18 ribu karyawannya, kemudian HSBC sebanyak 10 ribu, Santander 5.433 karyawan, Commerzbank 4.300 karyawan dan Mitsubishi UFJ Financial Group Inc sebanyak 4.300 karyawan serta Barclays 3 ribu karyawan. 

 

bud/CNBC/Bloomberg/ Financial Times/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment