Koran Jakarta | July 19 2019
No Comments
Pembangunan Daerah - Tanjung Gunung Siap Dikembangkan

Bangka Belitung Harus Beralih Jadi KEK Pariwisata

Bangka Belitung Harus Beralih Jadi KEK Pariwisata

Foto : ANTARA/PUSPA PERWITASARI
BANDARA DEPATI AMIR - Presiden Joko Widodo meninjau pengembangan terminal Bandara Depati Amir usai peresmian Bandara dan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3). Presiden meresmikan pengembangan kapasitas Bandara Depati Amir dari kapasitas 800 ribu penumpang menjadi 1,5 juta penumpang, yang nantinya akan dikembangkan lagi hingga bisa menampung tiga juta penumpang.
A   A   A   Pengaturan Font
Keberadaan KEK Tanjung Kelayang mampu meningkatkan dengan cepat perekonomian Bangka Belitung.

 

PANGKALPINANG - Presiden Joko Widodo mengatakan orientasi pembangunan Provinsi Bangka Belitung (Babel) harus diubah dan beralih dari sektor pertambangan ke sek­tor kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata.

“Di sini kalau kita mau le­stari, yang mesti diperkuat, di pariwisata. Karena sektor pertambangan itu suatu ketika, pasti habis,” ujar Jokowi di Pasar Pagi, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (14/3).

Presiden menambahkan, saat ini sudah terbangun ka­wasan ekonomi khusus pari­wisata Tanjung Kelayang. Keberadaan KEK Tanjung Ke­layang ini mampu meningkat­kan perekonomian provinsi dengan pesat.

“Pak Gubernur tadi me­nyampaikan, usai ada (KEK) Tanjung Kelayang, PAD jadi tambah, naik 300 persen. Ini dampak pariwisata, kelihatan sekali,” tegas Kepala Negara.

Apalagi, saat ini Bandara Depati Amir di Kota Pangkal­pinang sudah direvitalisasi dan akan dikembangkan lagi terminal penumpangnya demi memenuhi pertumbuhan penumpang.

Ke depan, pemerintah akan membangun dua KEK lagi di provinsi Babel, yaitu KEK Tan­jung Gunung dan Sungailiat. Ia yakin perekonomian Bangka Belitung kembali meningkat.

“Akan dibuat lagi KEK yang lainnya, baru disiapkan, se­hingga kita harapkan betul-betul ekonomi dapat tumbuh,” lanjut Presiden.

Saat ini, Bangka Belitung su­dah menjadi salah satu tujuan baru destinasi wisata Tanah Air. Sejumlah destinasi wisata yang sudah mulai menjadi fa­vorit pelancong, antara lain Pulau Lengkuas, Pantai Tan­jung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Pangana.

Siap Menyusul

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, memastikan Tanjung Gunung telah siap untuk dikembangkan menjadi ka­wasan ekonomi khusus pari­wisata.

Menpar Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Pangkalpinang, Provinsi Babel, Kamis, memastikan Tanjung Gunung siap menyu­sul Tanjung Kelayang untuk menjadi KEK Pariwisata. Usai mendampingi Presiden melakukan penandatanganan Prasasti Peresmian Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan peresmian KEK Tanjung Kelayang di Bandara Depati Amir, Babel, Menpar Arief Yahya mendampingi Menko Perekonomian, Darmin Nasu­tion, meninjau kawasan Tan­jung Gunung.

“Sejauh ini, rata-rata in­vestasi yang telah dilakukan mencapai 76 persen yakni lima triliun rupiah. Investor yang sudah masuk yakni Sheraton, Sofitel, dan MGallery. Diharapkan, pembangunan sudah selesai pada Agustus 2019,” kata Menpar.

Arief menegaskan kawasan Tanjung Gunung sudah siap dikembangkan sebagai KEK dan bisa mulai dioperasikan. Kondisi itu juga didukung oleh kesiapan infrastruktur ka­wasan itu.

“Hari ini, tepat tiga tahun kurang satu hari setelah kita mendapatkan area ini. Ber­dasarkan aturan resmi, KEK harus sudah dioperasikan,” tambah Menpar.

Arief mengatakan dalam pengembangan kawasan Tan­jung Gunung, sebaiknya di­lakukan perjanjian kerja sama dengan pihak terkait untuk menghindari terjadinya akti­vitas yang merugikan kawasan tersebut, misalnya aktivitas penambangan liar. PT Timah, misalnya, sudah menyatakan tidak akan melakukan penam­bangan di sini. fdl/Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment