Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments
Infastruktur Perhubungan

Bandara Letung Dongkrak Wisatawan ke Anambas

Bandara Letung Dongkrak Wisatawan ke Anambas
A   A   A   Pengaturan Font

ANAMBAS - Bandar Udara Letung, Anambas resmi melayani penerbangan regular oleh maskapai Wings Air dengan rute penerbangan Batam-Letung pulang pergi tiga kali seminggu. Dengan ada transportasi udara ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Pulau Anambas.

Staf Ahli bidangLogistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan (Kemenhub), Cris Kun tadi menyatakan lembaganya ditugasi untuk mengkoneksikan wilayah satu dengan yang lainnya, termasuk di Kepulauan Anambas, baik dari sector transportasi darat, laut maupun udara. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak hanya menyiapkan infrastruktur bandara tetapi juga menyiapkan seluruh elemen pendukungnya hingga menarik bagi maskapai untuk beroperasi pada bandara tersebut.

“Kami tidak berhentihanya sampai berdirinya sebuah bandara. Kami juga menyiapkan perangkat pendukung hingga menarik maskapai untuk beroperasi di bandara-bandara yang telah dibangun. Dan sekarang penerbangan komersil dapat masuk ke Bandara Letung, diharapkan ini akan mempermudah akses wisatawan yang ingin berkunjung ke Anambas yang memiliki kekayaan alam yang sangat indah,” kata Cris saat meresmikan penerbangan regular perdana, di Bandara Letung, Anambas, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan Letung merupakan salah satu bandara terdepan Indonesia yang terletak di Kepulauan Anambas. Bandara ini dikelola Kementerian Perhubungan di bawah koordinasi Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), Kemenhub di Dabo Singkep.

Ditegaskan Cris, Pembangunan Bandar Udara Letung yang dimulai sejak 2014 merupakan tindak lanjut atas Program Nawa Cita dari Presiden Joko Widodo, yaitu untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan dengan mengedepankan pembangunan dari wilayah terdepan dan membuka daerah terisolir.

“Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berkomitmen membentuk pasar transportasi penerbangan di Kepulauan Anambas dan sekitarnya. Karena dengan dibukanya jalur transportasi udara ini akan membuka perekonomian dan pariwisata di Anambas,” jelasnya.

Penerbangan Perintis

Sementara itu Kepala Satuan Pelayanan, Bandara Letung, Ariadi Widiawan mengatakan setelah 2,5 tahun pembangunan, bandara yang memiliki dimensi runway 1400 m x 30 m ini memulai operasional dengan masuknya penerbangan perintis oleh maskapai Susi Air.

“Penerbangan ini diharapkan dapat merangsang dunia penerbangan untuk beroperasi setiap hari di Bandara Letung. Dan kami akan terus memperbaiki pelayanan di bandara sehingga tahun depan diharapkan Letung akan menjadi bandara internasional,” katanya.

Ariadi juga mengatakan pada Maret 2018, Wings Air melakukan proofing flight guna melihat kesiapan Bandara Letung untuk didarati pesawat jenis ATR 72-600. Setelah melewati berbagai catatan dan evaluasi akhirnya ditetapkan pada tanggal 10 Agustus 2018 Wings Air mulai melakukan operasional penerbangan dengan rute Batam - LetungPP . 

 

mza/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment