Koran Jakarta | November 19 2019
No Comments

Bamus Bentuk Laskar Adat Betawi

Bamus Bentuk Laskar Adat Betawi

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi bakal menggelar rapat kerja ke-2 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Rapat kerja ini akan menggodok sejumlah program untuk memastikan kebudayaan Betawi tidak luntur di Ibu Kota.

“Bamus Betawi akan menyelenggarakan raker kedua, insy­aa Allah dilaksanakan di Hotel Sahid. Peserta rakernya terdiri dari pengurus, majelis adat, dan pimpinan ormas Betawi yang tergabung dalam Bamus yang jumlahnya 114 ormas. Raker ini untuk menyusun program ke depannya,” ujar Wakil Ketua Ba­mus Betawi, Rahmat HS, di Jakarta, Kamis (11/7).

Menurutnya, tahun 2020 akan diusulkan agar Pemerin­tah Provinsi DKI Jakarta menggelar festival budaya Betawi sepanjang tahun di 2020. Hal ini dianggap penting untuk menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi.

“Kita akan adakan Festival Budaya Betawi sepanjang ta­hun yang akan dilakukan di 44 kecamatan. Kita juga akan membentuk laskar adat Betawi. Nantinya, laskar adat Be­tawi akan ada di 267 kelurahan,” katanya.

Dia mengatakan pembentukan laskar adat Betawi ham­pir sama dengan pecalang yang ada di Bali. Laskar ini akan ditugaskan untuk mengawal Perda 4 Tahun 2015. Salah sa­tunya akan mengontrol penerapan budaya dan ornamen Betawi di hotel dan perkantoran.

“Banyak yang harus dikawal, misalnya hotel menampil­kan budaya dan ornamen Betawi sesuai Perda, dan juga kita akan menertibkan tampilan budaya yang tidak sesuai. Bamus Betawi akan banyak sekali program ke depannya,” jelasnya.  pin/P-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment