Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
VARIA

Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Bata di Situs Sekaran

Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Bata di Situs Sekaran

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

MALANG – Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan pene­litian terhadap bata yang ada di Situs Sekaran, yang terletak di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Ka­bupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini untuk menge­tahui bahan dan campuran yang dipergunakan dalam pem­buatan bata tersebut.

Ketua Tim Penelitian Penjajakan Balai Arkeologi Yogya­karta, Hery Priswanto, mengatakan pihaknya saat ini telah mengambil contoh dari bata yang ada di Situs Sekaran. Bata yang ada pada situs itu memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan bata yang dipergunakan untuk membangun rumah saat ini.

“Saya ambil satu contoh bata di sini, untuk mengetahui unsurnya apa saja. Meneliti bahan-bahannya, apakah dari tanah, kemudian campurannya apa saja,” kata Hery, di area Situs Sekaran, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Ming­gu (14/4).

Hery menjelaskan proses penelitian tersebut nantinya akan dilakukan di Yogyakarta. Pihaknya belum bisa me­mastikan berapa lama proses penelitian tersebut akan ber­langsung. Proses penelitian bata dari Situs Sekaran tersebut, tidak bisa mencakup penelitian penanggalan karbon.

Hery menjelaskan, dari bata tersebut, pihaknya tidak bisa memastikan bangunan yang ada di Situs Sekaran itu berasal dari zaman apa. Untuk memastikan situs tersebut berasal dari era tertentu, harus dilakukan penelitian karbon, yang bersumber dari unsur-unsur organik. “Untuk penanggalan karbon harus menggunakan unsur organik. Namun, akibat aktivitas di Situs Sekaran, kami menduga, tanah yang ada sudah terganggu,” ujar Hery. SB/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment