Bahan Alami Lebih Menyehatkan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 20 2020
No Comments
Gerakan Hidup Sehat

Bahan Alami Lebih Menyehatkan

Bahan Alami Lebih Menyehatkan

Foto : KORAN JAKARTA/M ADEN MA’RUF
Budaya Minum Jamu - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (tengah), dalam acara Gerakan Hidup Sehat Minum Jamu, di Jakarta, Jumat (14/2). Menurut Terawan, keluarga harus mulai dibiasakan untuk mengkonsumsi jamu, termasuk anak-anak.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Saat ini muncul keyakinan dan kecenderungan dari dunia pengobatan bahwa bahan dari alam akan memberikan manfaat lebih baik bagi kesehatan daripada produk kimiawi. Penegasan ini disampaikan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dalam acara Gerakan Hidup Sehat Minum Jamu, di Jakarta, Jumat (14/2).

“Saat ini perkembangan dunia pengobatan telah mencapai pada cara pemahaman baru. Menurutnya, kini ada keyakinan dan kecenderungan bahan alami lebih menyehatkan daripada kimiawi. Dunia sedang berlomba meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait pemanfaatan tanaman obat sampai ke hasil akhir berupa obat dan produk-produk herbal,” katanya.

Kemenkes terus mengajak masyarakat memanfaatkan jamu untuk menjaga kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah terus menggaungkan gerakan minum jamu, dari lingkungan keluarga. “Gerakan minum jamu dapat dimulai di keluarga. Ibu-ibu perlu diedukasi agar dapat mengenali bahan jamu, cara meracik hingga konsumsi. Anak-anak harus dikenalkan minum jamu untuk kesehatan,” ujar Menkes.

Terawan menyebut sejak tahun 2015 telah mencanangkan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu (Gernas Bude Jamu) untuk mendorong pemantaatan jamu secara luas.

Ia menambahkan, dari masa ke masa bangsa Indonesia sudah mengenal cara menjaga kebugaran tubuh dengan memanfaatkan jamu. Untuk terus membudidayakan jamu, gerakan minum jamu di lingkungan keluarga harus digencarkan. “Dengan minum jamu, kesehatan keluarga terjaga. Anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi sehat, kuat, dan cerdas,” jelasnya.

Kemenkes melalui Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional terus melakukan Riset Tumbuhan Obat dan Jamu.

 

ruf/G-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment