Asia Sejahtera Raup Dana Segar 27,5 Miliar Rupiah | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Aksi Korporasi - Asia Sejahtera Akan Meningkatkan Kapasitas Produksi Rumput Laut Kering

Asia Sejahtera Raup Dana Segar 27,5 Miliar Rupiah

Asia Sejahtera Raup Dana Segar 27,5 Miliar Rupiah

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Dana hasil IPO akan dipergunakan PT Asia Sejahtera Mina untuk pelunasan utang bank dan untuk peningkatan modal kerja

JAKARTA – Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan rumput laut kering olahan, PT Asia Sejahtera Mina Tbk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), usai melepas 250 juta lembar saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang berasal dari portepel atau sebanyak 25 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Harga saham Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana dipatok sebesar 110 rupiah yang merupakan saham baru dengan nilai nominal 100 rupiah per saham. Dengan begitu, nilai dari penawaran umum secara keseluruhan yang berhasil dikantongi Perseroan sebesar 27,5 miliar rupiah. Dalam aksi korporasi ini, Perseroan menunjuk PT Profindo Sekuritas Indonesia selaku lead underwriter.

Direktur Utama Asia Sejahtera Mina, Indra Widyadharma, mengatakan dana yang diperoleh dari IPO akan dipergunakan untuk pelunasan utang bank dan juga untuk peningkatan modal kerja. Dalam hal ini sebesar 77,2 persen akan digunakan untuk penambahan modal kerja dan sisanya untuk pelunasan pinjaman bank. “Sebanyak 77 persen, sebagian besar untuk menambah persediaan. Selain itu, untuk hedging (lindung nilai) kita perlu deposit karena kita jual ekspor,” ungkapnya, di Jakarta, Senin (2/12).

Rumput laut kering yang mereka produksi digunakan sebagai bahan baku pembuat agar-agar. Saat ini, negara yang paling banyak menyerap rumput laut kering tersebut yaitu Tiongkok sebesar 97 persen. Sisanya, perusahaan mengekspor ke Spanyol dan ke Cile. Sedangkan permintaan domestik sendiri volumenya masih sangat kecil.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Perseroan akan fokus menjalin kerja sama dengan koperasi dan para petani rumput laut Indonesia. “Industri pengolahan rumput laut kering ke depan memiliki prospek yang masih sangat bagus,” imbuhnya.

 

Meningkatkan Produksi

 

Indra berharap melalui IPO ini dapat meningkatkan kapasitas produksi rumput laut kering hingga 40 persen. Selama ini, Perseroan hanya mampu memproduksi 2000 ton rumput laut kering per bulannya. Padahal permintaan jauh lebih tinggi dari itu. Adapun pada tahun 2020, Perseroan menargetkan pendapatan bisa mencapai 420 miliar rupiah. Per kuartal III-2019, pendapatan Perseroan sebesar 260 miliar rupiah. “Permintaan dari Tiongkok saja belum bisa kami penuhi semuanya. Dengan IPO ini, semoga kami bisa layani lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Asia Sejahtera Mina adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan rumput laut yang berupa Dried Eucheuma Cottoni Seaweed, Dried Eucheuma Spinosum Seaweed, Dried Gracilaria Seaweed yang dapat digunakan di bidang farmasi, kosmetik, dan makanan. Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun, Perseroan berharap akan menjadi perusahaan eksportir terbesar untuk rumput laut di Indonesia.

Perseroan memiliki beberapa gudang yang berada di Surabaya dan Makasar. Pada 20 November 2019, Perseroan telah meresmikan dan menyelesaikan pembangunan gudang penyimpanan dan pengeringan rumput laut di Sulawesi Selatan dengan luas sekitar dua hektare dan diharapkan dapat meningkatkan volume produksi maupun ekspor dari Perseroan.

 

yni/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment