Koran Jakarta | May 19 2019
No Comments
Prospek Bisnis - Total Laba BUMN pada 2018 Naik Menjadi 188 Triliun Rupiah

Aset BUMN Capai Rp8.092 Triliun

Aset BUMN Capai Rp8.092 Triliun

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font
Peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara untuk mendukung pembangunan.

 

SEMARANG – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan aset dari keseluruhan BUMN dalam empat tahun terakhir atau sejak tahun 2015 hingga 2018 tumbuh rata-rata 12 persen. Tahun 2018, aset BUMN mencapai 8.092 triliun rupiah naik sebesar 12 persen dibandingkan tahun 2017. Peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara untuk mendukung pembangunan.

Tahun 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai 422 triliun rupiah, baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan negara bukan pajak. Angka ini lebih tinggi atau naik sekitar 19 persen, dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 354 triliun rupiah. Itupun kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara terus tumbuh. Dalam empat tahun terakhir rata-rata sebesar 11,68 persen.

“Peningkatan aset ini didukung oleh peningkatan laba dan manajemen perusahaan yang teruji menghadapi tantangan perkembangan ekonomi yang ada,” kata Menteri BUMN, Rini Soemarno, saat peringatan HUT ke-21 BUMN di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4), setelah sebelumnya dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. Total laba BUMN tumbuh menjadi 188 triliun rupiah dari laba 2017 sebesar 186 triliun rupiah. Besarnya kontribusi BUMN dalam pembangunan infrastruktur pun terlihat dari belanja BUMN yang meningkat sepanjang 2018 mencapai 487 triliun rupiah. Angka itu naik signifikan dibandingkan 2017 sebesar 315 triliun rupiah. Belanja modal (capital expenditure/ capex) 2018 itu didominasi oleh sektor infrastruktur.

Melayani Negeri

Kinerja positif BUMN akan dijaga dan ditingkatkan agar dapat terus melayani negeri, menjadi agen pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ini sebagaimana tertuang dalam amanah konstitusi bahwa BUMN harus menjadi agen pembangunan dan agen penciptaan nilai. Ini Wujud nyata kontribusi BUMN dalam pembangunan tecermin dari peningkatan konektivitas darat, laut, dan udara,” tegas Rini.

BUMN juga telah merealisasikan pembangunan dan pengoperasian jalan tol sepanjang 782 kilometer (km), reaktivasi rel kereta Jawa Barat sepanjang 178,8 km, Light Rail Transit (LRT) Palembang serta pembangunan LRT Jabodebek. Dari sisi konektivitas laut, BUMN telah membangun 27 pelabuhan baru, 100 kapal pendukung tol laut, peningkatan kapasitas peti kemas menjadi 28,8 Teus, dan dwelling time menjadi tiga hari dari semula tujuh hari pada 2014. BUMN telah membangun 10 bandar udara baru demi menunjang konektivitas udara. Terkait HUT BUMN di Semarang disiapkan tumpeng khusus berbentuk stupa.

Tumpeng tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk rekor makan nasi kuning lebih dari 5.800 orang bersama dan rekor prestasi Nusantara yaitu tumpeng berbentuk miniatur Borobudur 6 m x 6 m x 4,12 meter. Tak kalah penting adalah pemecahan rekor MURI untuk “Transaksi QR code terbanyak” yakni sebanyak 50.000 transaksi selama 5 jam.

Sementara itu, Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang juga Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan HUT ke-21 BUMN memiliki makna kebersamaan, sinergi, dan prestasi. “Adanya kebersamaan, sinergi, prestasi yang telah terwujud, maka ke depannya kami akan mengembangkan lebih cepat lagi, sehingga BUMN dapat menjadi roda pembangunan yang paling terdepan,” pungkasnya. yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment