Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Perang Dagang I Pasar Ekuitas dan Harga Minyak Naik

AS-Tiongkok Sepakat Hapus Tarif secara Bertahap

AS-Tiongkok Sepakat Hapus Tarif secara Bertahap

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font
Jika AS membenarkan pernyataan itu, ini akan menjadi sinyal positif terbaru dalam upaya perundingan untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan parsial.

 

BEIJING – Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) setuju untuk secara bertahap meng­hapus tarif yang dikenakan dalam perdagangan dua arah. Rencana itu mengemuka saat para juru runding kedua negara mencoba untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan yang telah berja­lan dalam beberapa bulan ini.

Kedua belah pihak telah terlibat perang dagang selama lebih dari setahun, dan saling memberlakukan sanksi tarif senilai ratusan miliar dollar AS. Namun, harapan mulai mun­cul saat kedua pihak hampir mencapai kesepakatan kecil sebagai bagian dari kesepakatan yang lebih luas.

“Dalam dua minggu terakhir, para pemimpin negosiasi dari kedua belah pihak telah mengadakan diskusi yang serius dan konstruktif mengenai penyelesaian masalah inti mereka dengan benar, dan sepakat untuk menurunkan tarif tambahan secara berta­hap, dengan kemajuan yang dibuat menuju kesepakatan,” kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, Gao Feng, dalam konferensi pers.

Jika AS membenarkan per­nyataan itu, ini akan menjadi sinyal positif terbaru dalam upaya perundingan untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan parsial, meski­pun belum ada rincian lebih lanjut. Gao mengatakan jika kedua belah pihak mencapai kesepakatan fase satu, tarif harus diberlalukan kembali dalam proporsi yang sama dan secara bersamaan.

“Ini adalah kondisi penting untuk mencapai kesepakatan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Per­dana Menteri Tiongkok, Liu He, Jumat pekan lalu, dilaporkan telah melakukan pembicaraan telepon yang konstruktif dengan Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Presiden AS sendiri telah berencana menandatangani kesepakatan itu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping di se­la-sela KTT APEC di Cile. Tapi Cile batal menjadi tuan rumah karena kondisi internal. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia sedang mencari lokasi pertemuan lain, dan menyampaikan perundingan bergerak maju. Pembahasan dengan Tiongkok berjalan baik, tapi dia menekankan ti­dak ingin memberikan rincian lebih lanjut sampai perjanjian itu diselesaikan.

Kabar Gembira

Setelah Tiongkok menyam­paikan kabar gembira terkait rencana penghapusan sanksi tarif dua arah secara berta­hap itu, pasar ekuitas dan harga minyak naik pada Ka­mis. Kabar itu memunculkan harapan bahwa kedua pihak akan dapat mengakhiri perang dagang yang telah menggun­cang ekonomi global itu.

Awal pekan ini, Financial Times dan Wall Street Journal mengatakan bahwa Gedung Putih sedang mempertim­bangkan untuk menurunkan tarif yang berlaku pada produk bernilai lebih dari 100 miliar dolar AS, demi menutup kesepakatan. Berita itu juga mendo­rong pasar saham Hong Kong melonjak dari dalam di wilayah negatif menjadi 0,6 persen. Se­dangkan pasar di London naik 0,3 persen pada pembukaan, Paris melonjak 0,4 persen dan Frankfurt 0,6 persen lebih tinggi. Futures AS juga dilapor­kan melonjak.

Sementara yuan juga mengalami penguatan terhadap dol­lar AS, dengan level minggu ini yang sempat menyentuh kurang dari tujuh yuan per dol­lar AS, setelah sejak Mei selalu di atas nilai itu. Sedangkan dol­lar Singapura dilaporkan naik 0,6 persen dan Mumbai mel­onjak 0,3 persen.

Sebagian besar pasar Asia lainnya ditutup sebelum pengumuman, tetapi masih dalam kondisi hijau. Tokyo ditutup 0,1 persen lebih tinggi, Syd­ney naik 1 persen, sementara Wellington dan Manila juga di wilayah positif. Adapun pasar Seoul, Shanghai, dan Bangkok nyaris tidak bergerak.

“Saya skeptis pada seberapa cepat kemajuan akan terjadi.” kata ekonom dari ING Bank, Iris Pang. AFP/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment