Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Perang Dagang

AS Kenakan Tarif pada Sejumlah Produk Ekspor Uni Eropa

AS Kenakan Tarif pada Sejumlah Produk Ekspor Uni Eropa

Foto : afp/Jung Yeon-je
Dikenakan Tarif Khusus I Pesawat buatan Airbus Prancis adalah salah satu produk yang dikenakan tarif ekspor oleh Amerika Serikat. AS memungut biaya 10 persen lebih tinggi untuk ekspor Airbus ke AS.
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mulai member­lakukan tarif pada sejumlah produk ekspor Uni Eropa (UE) senilai 7,5 miliar dollar AS, se­perti pesawat buatan Airbus dan anggur Prancis, serta wiski dari Skotlandia, Jumat (18/10), meskipun mendapat ancaman balasan dari UE.

Tarif yang mulai berlaku pu­kul 04.01 GMT itu, setelah para pejabat UE dan perwakilan perdagangan AS gagal merun­dingkan penangguhan dalam menit-menit terakhir pembi­caraan.

Serangan gencar Presiden AS, Donald Trump, terhadap UE, yang mendapat dukungan Organisasi Perdagangan Du­nia (WTO) itu dilancarkan saat Washington sedang kewalahan akibat perang dagang AS de­ngan Tiongkok, yang mengan­cam kestabilan ekonomi global. Tarif tersebut berlaku hanya beberapa hari setelah AS men­dapat lampu hijau dari WTO.

Negara-negara yang men­jadi sasaran tarif AS, seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol adalah anggota kon­sorsium pembentuk Airbus, yang kini harus menanggung biaya 10 persen lebih tinggi un­tuk mengekspor produk mere­ka ke AS.

Namun, tarif itu juga me­nyasar produk seperti minum­an anggur Prancis, yang dalam beberapa bulan terakhir telah dijanjikan Trump akan dike­nai tarif. Anggur dari Prancis, Spanyol, dan Jerman sekarang akan menanggung tarif sebe­sar 25 persen.

Beberapa jam sebelum tarif baru diberlakukan, Menteri Ekonomi Prancis, Bruno Le Maire, memperingatkan kebi­jakan itu akan berdampak se­rius.

“Eropa siap membalas, se­suai kerangka kerja WTO. Ke­putusan AS ini memiliki kon­sekuensi yang sangat negatif, baik dari sudut pandang eko­nomi maupun politik,” kata Le Maire setelah bertemu de­ngan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, di sela-sela pertemuan tahunan Dana Mo­neter Internasional (IMF), di Washington.

Le Maire dijadwalkan akan bertemu dengan Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthi­zer, pada Jumat (18/10) waktu setempat. Dia juga memper­ingatkan AS agar tidak memu­lai perang baru dalam konflik perdagangan dan kembali me­nyerukan upaya negosiasi.

“Pada saat ekonomi global melambat, saya pikir tanggung jawab kita adalah melakukan yang terbaik untuk menghin­dari konflik semacam itu,” kata Le Maire.

UE telah lama menganjur­kan negosiasi atas konflik per­dagangannya dengan AS. UE juga akan memberlakukan tarif untuk menghukum AS atas subsidi kepada Boeing, mulai tahun depan.

Baru-baru ini, Trump me­nyebut UE tidak adil dalam menjalankan perdagangan de­ngan AS. Tapi, AS tetap mem­buka upaya perundingan un­tuk penyelesaian. Selain itu, ketakutan terbesar UE adalah jika Trump jadi memberlaku­kan tarif tinggi pada impor mobil dari blok tersebut, pada pertengahan November. Tin­dakan itu akan menjadi puku­lan serius bagi sektor otomo­tif Jerman pada khususnya, produsen raksasa seperti Volk­swagen atau BMW yang memi­liki pabrik di AS.

“Produk kami sangat sulit untuk dibawa ke Eropa, ketika orang Eropa dengan mudah mengekspor mobil mereka ke Amerika Serikat,” kata Trump. SB/AFP/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment