Koran Jakarta | August 18 2017
No Comments

Aplikasi Solusi “Cloud” Dukung Mobile “Workers”

Aplikasi Solusi “Cloud” Dukung Mobile “Workers”

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Para pelaku usaha kecil dan menangah (UKM) perlu melakukan terobosan dalam proses bisnis mereka dengan  transfomasi digital. Cara ini diyakini bakal mendatangkan manfaat mampu berkompetisi, mampu menganalisa dan memahami karakter konsumen, mempercepat pengambilan keputusan, dan mendukung karyawan bekerja secara mobile.

Dalam sebuah studi mengenai New World of Work (NWoW) yang dilakukan Microsoft pada 2016 lalu, sebanyak 92 persen pekerja di Indonesia telah memposisikan diri sebagai mobile workers. Akan tetapi, hanya 29 persen di antaranya yang telah merasa terfasilitasi untuk menjadi mobile workers

Pada era transformasi digital, UKM dapat memanfaatkan bermacam perangkat lunak untuk melakukan transformasi digital. PT Wahana Cipta Sinatria (WCS) memiliki platform Wmotion, yaitu sebuah vertical solutions provider (VSP).

Dengan memanfaatkan layanan cloud Dynamics 365 dari Microsoft, Wmotion menawarkan aplikasi mobile buatan sendiri bagi lima industri vertikal  sekaligus, yaitu kontraktor, peternakan, pendidikan, properti, dan kuliner.

Industri kontrakrot bisa memakai Project Information Management System (PIMS), peternakan dengan Livestock Information Management System (LIMS), pendidikan dengan Student Information Management System (SIMS), properti dengan Real Estate Developer System (REDS), dan kuliner dengan Restaurant Order Taking System (ROTS). 

Pelaku usaha kuliner yang menjamur dapat memanfaatkan ROTS dalam bisnis mereka. ROTS dapat memangkas proses order yang selama ini dilakukan oleh waiters. Pengunjung dapat dengan mudah memilih menu yang ada di device yang sudah disiapkan dan pesanan tersebut akan langsung masuk ke monitor yang ada di dapur.

‎“Proses ini akan menghemat jauh lebih banyak waktu dan tentunya menjadi keuntungan bagi pihak restoran ketika dapat melayani lonjakan pelanggan pada satu waktu,” jelas Business Lead, PT Wmotion Digitalindo Teknologi, Ariyandi Chaniago, di Jakarta Jumat (10/3).

Hadirnya aplikasi-aplikasi mobile ini memungkinkan Dynamics 365 untuk turut digunakan oleh tim yang bekerja di area front-end (sales dan marketing) dan middle-end (field operation), bukan hanya back-end (finance, human resource, dan procurement) seperti yang selama ini terjadi.

“Kita tengah hidup dalam era pasar persaingan terbuka yang mengharuskan organisasi untuk beradaptasi dengan kecepatan dinamika pelanggan,” ujar dia.

“Produktivitas yang didukung dengan mobilitas, merupakan kunci agar organisasi dapat menjaga daya saing mereka. Oleh karena itu, kami di Wmotion berusaha menghadirkan sebuah solusi yang dapat mendorong sistem kerja mobile organisasi,” lanjut Ariyandi.

Meskipun aplikasi mobile membantu para pelaku usaha dalam menjawab kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat, proses pengimplementasian sistem baru ini bukanlah tanpa tantangan. 

Salah satu tantangan terbesar dalam meyakinkan organisasi-organisasi di Indonesia untuk mulai menggunakan aplikasi mobile adalah kurangnya dukungan dari jajaran yang lebih tinggi dalam organisasi itu sendiri.  hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment