Koran Jakarta | November 22 2017
No Comments
Antisipasi Bencana

Aplikasi Peringatan Dini Gunung Agung Diluncurkan

Aplikasi Peringatan Dini Gunung Agung Diluncurkan

Foto : ANTARA/Nyoman Budhiana
A   A   A   Pengaturan Font

KARANGASEM - Mabes Polri meluncurkan aplikasi gawai untuk peringatan dini jika Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, meletus. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi untuk meminimalkan korban jiwa.


“Diluncurkan aplikasi Help Me peringatan dini online. Jika ada erupsi maka evakuasi akan lebih mudah karena masyarakat cepat tahu. Dalam pola operasi, ada kontijensi,” kata Asisten Operasi Mabes Polri, Irjen Pol Mochammad Iriawan, di Karangasem, Bali, Jumat (20/10).


Dalam aplikasi tersebut, masyarakat harus mendaftar dulu dengan mengisi data pribadi meliputi nama lengkap, tanggal lahir, alamat, dan nomor telepon seluler. Setelah aplikasi tersebut dipasang pada telepon pintar, yang saat ini masih berbasis Android dan diunduh melalui Play Store.


Aplikasi itu berfungsi ketika ada erupsi. Saat erupsi, operator di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, akan menekan tombol pada aplikasi khusus itu sehingga menimbulkan sirine pada seluruh telepon seluler masyarakat yang sudah mengunduh dan mendaftarkan.


Pada aplikasi itu, masyarakat yang telah terdaftar dapat melakukan komunikasi, termasuk mendapatkan informasi terkini dari PVMBG dan instansi terkait lainnya.


Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Golose, mengatakan aplikasi tersebut akan membantu upaya pihak-pihak terkait dalam upaya evakuasi secara konvensional masyarakat di daerah rawan bencana bila terjadi letusan Gunung Agung.


Badan Nasional Penanggulangan Bencama (BNPB) telah memasang enam sirine peringatan untuk segera melakukan evakuasi bila gunung api itu meletus di enam titik di sekitar daerah rawan bencana. “Kami siapkan aplikasi ini bagi masayatakat yang tidak terjangkau sirine manual yang sebelumnya terpasang,” kata Kapolda.


Kepala BNPB, Willem Rampangilei, mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Agung masih mencapai 50 persen pada Kamis kemarin. BNPB masih tetap siaga.

“Dari aspek gunungnya berarti kita bicara aktivitas vulkaniknya. Pada Kamis pukul 06.00, aktivitas vulkaniknya menunjukkan bahwa potensi untuk terjadi erupsi itu ada, masih di atas 50 persen,” kata Willem. eko/fdl/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment