AP II Kuasai Gapura Angkasa | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Aksi Korporasi I Tahun Depan AP II Akan Menyerap 25 Persen Saham PT BIJB

AP II Kuasai Gapura Angkasa

AP II Kuasai Gapura Angkasa

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
AP II akan memacu kinerja PT Gapura Angkasa agar dapat lebih optimal dalam mendukung industri penerbangan nasional.

JAKARTA – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menjadi pemegang saham terbesar PT Gapura Angkasa dengan kepemilikan 46,62 persen. Penguasaan saham ini di atas milik PT Garuda Indonesia Tbk sebesar 45,62 persen dan PT Angkasa Pura I sebanyak 7,76 persen.

President Director PT AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan PT Gapura Angkasa adalah perusahaan dengan bisnis utama jasa ground handling yang mendukung penerbangan dan sektor kebandarudaraan.

“Kami memacu kinerja PT Gapura Angkasa agar dapat lebih optimal dalam mendukung industri penerbangan nasional. Adapun strategi guna mewujudkan efisiensi tersebut di antaranya adalah dengan menyinergikan lini bisnis operator bandara yang kami dijalankan dengan lini bisnis ground handling dari PT Gapura Angkasa. Konsep besarnya adalah portfolio alignment, artinya penyesuaian dan konsolidasi lini usaha antara lini bisnis airport operator dan ground handling operator,” kata Awaluddin, di Jakarta, Selasa (3/12).

Ia menambahkan, PT Gapura Angkasa juga akan menerapkan konsep Smart and Connected Airport yang selama ini sudah dilakukan PT AP II agar keseluruhan operasional bandara dapat berjalan secara efisien dan efektif. “Fokus ke depan adalah mengintegrasikan implementasi Smart and Connected Airport dalam satu ekosistem antara airside operation dan landside operation pada operasi bandar udara,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Awaluddin, AP II dan Gapura Angkasa juga akan bersinergi dalam mengembangkan bisnis. Hal ini merupakan strategi AP II dalam mendorong peningkatan bisnis nonaeronautika dengan mengejar bisnis baru (new wave business). Selain itu, pihkanya juga akan memperluas cakupan portofolio pada passenger services and operation, infrastructure services, termasuk kargo dan special cargo handling.

“Hingga akhir 2018, PT Gapura Angkasa beroperasi di lebih dari 55 bandara di Indonesia, menangani sebanyak 80 juta penumpang pesawat dan 59 juta bagasi penumpang, serta mencatatkan tingkat on time performance dari maskapai yang dilayani mencapai 99,44 persen. Selain ground handling, jasa yang disediakan PT Gapura Angkasa antara lain pergudangan (warehousing) dan layanan kargo,” katanya.

 

Saham BIJB

 

Sebelumnya, AP II akan menyerap 25 persen saham di PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) secara bertahap mulai 2019 hingga 2021 melalui skema pembelian saham dalam portepel. Adapun pada Oktober 2019 PT AP II sudah mulai merealisasikan kepemilikan saham di PT BIJB, dan melalui aksi korporasi tersebut maka komposisi kepemilikan saham di PT BIJB saat ini adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar 91,44 persen, Koperasi Konsumen Praja Sejahtera Jawa Barat sebesar 1,8 persen, PT Jasa Sarana sebesar 0,75 persen, dan PT AP II sebesar 6,01 persen.

Menurut SVP of Corporate Secretary PT AP II, Deni Krisnowibowo, penyerapan saham secara bertahap tersebut telah mendapat persetujuan dari seluruh pemangku kepentingan seperti pemegang saham PT AP II dan BIJB. “Tujuan kami menjadi pemegang saham di PT BIJB tidak lain adalah memperkuat posisi Bandara Kertajati. Bandara ini adalah masa depan Jawa Barat, selain juga dapat mendukung konsep multi-airport system yang diterapkan PT AP II,” kata Deni.

Sebagai pemegang saham di BIJB, AP II akan mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur di Kertajati sehingga semakin optimal dalam meningkatkan konektivitas udara di Jawa Barat. Strategi pengembangan Kertajati antara lain akan mengarah ke konsep Aerocity, yaitu akan dibangun kawasan komersial, perhotelan, perkantoran hingga fasilitas pemberangkatan jemaah haji.

 

mza/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment