Koran Jakarta | November 13 2018
No Comments
Bupati Indramayu Mundur

Anna Tak Mau Lagi Kehilangan Momen yang Sangat Berharga dengan Ayahnya

Anna Tak Mau Lagi Kehilangan Momen yang Sangat Berharga dengan Ayahnya

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Anna Sophana, mengaku mengalami penyelesalan yang mendalam saat dirinya tidak bisa menjenguk ibunya yang terbaring di rumah sakit hingga akhirnya wafat, Januari lalu.

Kesibukannya menjalankan tugas sebagai Bupati Indramayu membuat dirinya sebagai anak kehilangan momenmomen terakhir yang sangat berharga bersama Ibunya.

“Saat Nenek sakit dan dibawa ke rumah sakit, Ibu saat itu ada kegiatan pemerintahan yang tidak bisa ditinggal. Selesai kegiatan, Ibu langsung istirahat karena mungkin terlalu capek. Malam harinya, Nenek meninggal dunia. Itu yang selalu menjadi penyesalan Ibu dalam beberapa bulan terakhir,” tutur Daniel Muttaqien Syafiuddin, anak Anna, di Jakarta, Kamis (8/11).

Daniel saat ini duduk sebagai anggota DPR RI fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu). Anna Sophana menjadi Bupati Indramayu sejak tahun 2010 didampingi wakilnya, Supendi. Pada Pilkada serentak 2015, Anna Sophana kembali maju berpasangan dengan Supendi.

Anna bersama Supendi diusung Gerindra, PKS, Golkar, dan Demokrat. Pasangan petahana itu kembali terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu periode 2016–2021. Anna merupakan istri dari Bupati Indramayu pada masa sebelumnya, yaitu Irianto MS Syafiuddin atau Yance.

Pada 2016, Yance dihukum penjara empat tahun penjara karena terbukti menggelembungkan ganti rugi tanah proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Sumuradem, Indramayu. Yance bebas bersyarat September lalu.

Daniel menjelaskan, keputusan Ibunya mundur dari jabatan Bupati Indramayu semakin menguat sebulan terakhir. Mengingat saat ini Kakek Daniel juga kesehatannya terus menurun.

“Ibu tidak mau mengulangi kejadian yang lalu. Sebagai anak, saya memahami sekali psikologis Ibu mengenai kehilangannya orang yang paling disayangi dan dihormati beliau,” ucap dia. 

 

Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment