Koran Jakarta | June 24 2019
No Comments
Seleksi Cawagub

Anies Minta Kesepakatan Cawagub Segera Tuntas

Anies Minta Kesepakatan Cawagub Segera Tuntas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, belum menerima surat pengajuan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari partai pengusung, PKS dan Gerindra. Anies berharap, kedua partai pengusung itu, secepatnya menyepakati penentuan cawagub itu.

“Jadi, ketika partai-partai itu memutuskan untuk mengusulkan sekarang, mengusulkan Minggu lalu atau Minggu depan, itu menurut ketentuan perundangan sepenuhnya wewenang partai,” ujar Anies di lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/2).

Meski demikian, pihaknya menyambut baik proses penyeleksian cawagub dari PKS tersebut. Bahkan, seleksi cawagub oleh tim uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test (FPT) telah menyaring dua nama dari tiga nama cawagub yang diajukan PKS.

“Saya siap untuk menyambut nama diserahkan kepada Gubernur. Kami akan langsung proses diteruskan ke DPRD,” katanya.

Anies mengaku menghargai proses politik yang dilakukan kedua partai pengusung dalam penentuan cawagub pengganti Sandiaga Uno itu. Anies enggan menyebutkan nama siapa yang pantas mendampinginya memimpin ibukota negara ini.

“Setuju tidak setuju, suka tidak suka, undang-undangnya mengatakan bahwa kewenangan mengajukan nama gubernur dan wakil gubernur untuk proses penggantian itu ada pada partai pengusung. Saya sebagai warga negara, apalagi sekarang pejabat negara harus mentaati pada perintah undang-undang,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta, Zakaria Maulana Alif, mengaku belum ada pertemuan pimpinan partai pengusung, PKS dan Gerindra usai dilaksanakannya FPT. Imbasnya, kedua partai pengusung itu belum melakukan penandatanganan surat pengajuan nama cawagub kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Alasannya, Pak Taufik di luar kota. Ya kita nggak tau lah. Ini kan masalah urgent ya, cawagub ini. Karena ini bukan semata-mata kekuasaan ya, tapi ini kan pelayanan untuk warga Jakarta ke depannya,” kata Zakaria.

Dengan mempercepat pengisian wakil gubernur DKI Jakarta, ungkapnya, tensi perpolitikan di Ibukota semakin mereda. Bahkan, pihaknya mengaku siap memenangkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang didukungnya juga.

Namun, melihat tidak ada kepastian dari koleganya, Gerindra, Zakaria mengaku tidak bisa menentukan cawagub sendirian. Meskipun, kedua partai pengusung itu menyepakati penyerahan nama cawagub dilakukan pada 11 Februari sekarang. pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment