Koran Jakarta | June 26 2017
No Comments
Prediksi Rupiah

Akibat Pernyataan Pesimistis Trump

Akibat Pernyataan Pesimistis Trump

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Jaka rta – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (20/4) sore, menguat tujuh poin dari sehari sebelumnya menjadi 13.303 rupiah per dollar AS. Penguatan disebabkan dollar AS tengah tertekan akibat pernyataan pesimistis Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Dollar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengulangi pernyataannya bahwa mata uang Amerika Serikat masih terlalu kuat,” kata Analis FXTM Lukman Otunuga di Jakarta, kemarin. Dia menambahkan komentar Trump yang menyukai kebijakan suku bunga rendah juga turut menjadi salah satu faktornya.

Dollar AS cenderung melemah setiap kali Trump menyampaikan pendapatnya yang pesimistis. Situasi itu, lanjut dia, membuat masyarakat menjadi tidak yakin dengan kemampuan Trump untuk melaksanakan pemangkasan pajak dan belanja infrastruktur.

Sementaraitu, pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova mengatakan keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan (BI 7-day Reverse Repo Rate) di level 4,75 persen memberi harapan bahwa ekonomi nasional masih kondusif.

“Setelah Pilkada DKI Jakarta, sentimen pasar beralih ke perekonomian nasional yang kondusif,” katanya. Menurut dia, fundamental ekonomi nasional yang kondusif akan memberi ruang penguatan bagi mata uang rupiah untuk jangka panjang. 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment