Koran Jakarta | July 17 2019
No Comments
Jelang Pencoblosan

Akademisi DIY Ajak Masyarakat Kawal Pemilu

Akademisi DIY Ajak Masyarakat Kawal Pemilu

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

YOGYAKARTA – Menyikapi dinamika politik yang berkembang menjelang Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang, Rektor dan sivitas akademika dari berbagai Perguruan Tinggi di DIY serta perwakilan dari Forkominda, KPU, dan Bawaslu mendeklarasikan seruan moral untuk penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan damai.

“Pemilu tinggal besuk, semoga berjalan lancar dan dapat dipercaya dan hasilnya haruskita hormati bersama,” tutur Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, ketika memberi sambutan.

Pernyataan bersama untuk Pemilu berintegritas dan bermartabat berjudul “Pemilu Jurdil dan Damai: Awasi Prosesnya, Hormati Hasilnya” dibacakan Panut di Halaman Balairung UGM pada Senin (15/4).

“Pemilu yang jujur dan adil akan menghasilkan pemerintahan yang memiliki legitimasi kuat di mata rakyat,” ucap Panut mengawali deklarasi. Pemilu, lanjutnya, merupakan sebuah proses penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus diletakkan dalam konteks pelaksanaan demokrasi guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Ia menambahkan, upaya untuk mencapai kemenangan dalam pemilu, serta untuk mewujudkan hak setiap orang untuk mendukung kandidat dalam pemilu, tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang mengorbankan keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang majemuk. “Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk berpolitik dan berdemokrasi secara bermartabat, menjaga proses Pemilu jujur, adil, dan damai,” terangnya.

Pernyataan bersama ini mencakup beberapa poin ajakan bagi masyarakat, di antaranya untuk secara aktif melakukan pencegahan politik uang, turut membatasi beredarnya informasi bohong yang bisa mendistorsi pandangan publik, serta memastikan bahwa semua pemilih bisa memberikan hak suaranya secara aman tanpa intimidasi dalam bentuk apapun baik langsung maupun tidak langsung.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM, Dr. Erwan Agus Purwanto, mengatakan, seruan tersebut sangat tepat dikemukakan dari dunia pendidikan tinggi. UGM sendiri, dalam 6 bulan terakhir telah melakukan berbagai upaya untuk memberikan pendidikan politik bagi mahasiswa, dan mendorong diskusi yang sehat untuk mengulas visi misi para pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. sur/AR-3

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment