Koran Jakarta | November 23 2017
No Comments
DISKONTO

AJB Masih Konsolidasi Bisnis

AJB Masih Konsolidasi Bisnis

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) masih terus mengkonsolidasikan bisnisnya guna memperkuat fundamental perusahaan. Adapun salah satunya dengan menjaga tingkat permodalan untuk menanggung risiko atau Risk Based Capital (RBC) di level 263 persen. Direktur Utama AJB, Wiroyo Karsono usai penandatanganan kerja sama Cash Management dengan Bank BRI di Jakarta, Kamis (18/5), mengatakan perusahaan yang dibentuk sebagai langkah untuk menyelamatkan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 itu juga masih mendapat komitmen suntikan modal sebesar 2 triliun rupiah dari pemegang saham AJBB yaitu Evergreen.

Suntikan modal tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme rights issue atau penawaran saham baru perusahaan. Menurut Wiroyo, AJB yang mulai beroperasi sejak Februari 2017 sudah mulai mendapat kepercayaan dari para pemegang polis di mana pada Maret lalu sudah berhasil membukukan premi sebesar 50 miliar rupiah dari sekitar 12 ribu pemegang polis. “Kita belum mau bicara target angka yang muluk-muluk dulu karena tahun ini adalah masa konsolidasi dengan memperkuat fundamental layanan,” katanya.

Dia menambahkan AJB menawarkan sejumlah produk yang mirip dengan yang ditawarkan AJBB 1912, tetapi sudah dimodifikasi. “Ada 11 produk yang kita jual dan memang bisa melakukan penjualan kembali (reseling) kepada 6,5 juta pemegang polis AJBB,” katanya. Dia optimistis perusahaan baru tersebut bisa bangkit dan tumbuh ke depan karena karakter pemegang polisnya sebanyak 6,5 juta nasabah dan 21 ribu agen dari perusahaan sebelumnya yang sangat loyal.

Salah satu upaya meningkatkan layanan kepada nasabahnya, AJB menggandeng BRI dengan memanfaatkan layanan virtual account Briva milik BRI. Hal itu karena 60 persen nasabah perusahaan melakukan pembayaran premi secara bulanan dan triwulanan.

 

bud/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment