AIPI Nilai RUU Sisnas Iptek Belum Diperlukan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 10 2020
No Comments
JEDA

AIPI Nilai RUU Sisnas Iptek Belum Diperlukan

AIPI Nilai RUU Sisnas Iptek Belum Diperlukan

Foto : ISTIMEWA
Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Prof Dr Ir Satryo Soemantri Brodjonegoro.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Prof Dr Ir Satryo Soemantri Brodjonegoro menilai rancangan undang-undang (RUU) Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) belum diperlukan. “Bagi kami peneliti, RUU seperti ini tidak dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah keleluasaan ilmuwan untuk menentukan apa yang ditelitinya,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Rabu (12/12).

Menurutnya dalam RUU itu ditentukan bidang apa yang diteliti, sementara untuk mengetahui tidaknya kebutuhan penelitian tersebut harus berdasarkan bukti dulu. Penelitian, lanjutnya harus berdasarkan apa yang dibutuhkan masyarakat bukan apa yang diinginkan pemerintah.

“RUU ini layaknya suatu rapat, yang menentukan rapat penyelenggara bukan berdasarkan keinginan peserta rapat atau peneliti,” terang dia. RUU tersebut juga hanya memuat daftar keinginan pemerintah bukan apa yang dibutuhkan, juga lebih mengatur mengenai hal yang bersifat administratif. Untuk pendanaan, dia menyebutkan yang dibutuhkan peneliti adalah mekanisme hibah. “Tidak perlu khawatir, jika disalahgunakan. Ada mekanismenya, dalam dunia penelitian para peneliti yang nakal seperti itu dimasukkan ke daftar hitam,” jelasnya. sur/Ant/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment