Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments
Pembiayaan Pembangunan

AIIB Janjikan Bantu USD250 Juta untuk Proyek Irigasi

AIIB Janjikan Bantu USD250 Juta untuk Proyek Irigasi

Foto : ANTARA/WAHYU PUTRO A
TERIMA DELEGASI AIIB - Presiden Joko Widodo menerima delegasi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3).
A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR – Bank Investasi Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) berkomitmen membantu sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia, salah satunya pendanaan proyek irigasi sekitar 250 juta dollar AS.

Vice President AIIB, Luky Eko Wuryanto, mengatakan saat ini pemerintah Indonesia telah mendapatkan kucuran dana sekitar 600 juta dollar AS untuk tiga progam yaitu proyek perbaikan kawasan kumuh di perkotaan (urban slum upgrade), pembangunan waduk, dan pembangunan infrastruktur daerah atau regional.

“Program terbaru yang akan dikerjasamakan antara AIIB dan pemerintah Indonesia adalah program sistem irigasi. Bantuan untuk program ini masih akan dikaji sesuai dengan keinginan dari pemerintah Indonesia pada pertengahan tahun ini,” kata Lucky usai mendampingi delegasi AIIB bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (12/3).

AIIB yang beranggotakan 57 negara didirikan atas inisiatif Tiongkok untuk menyaingi Bank Dunia. Delegasi AIIB yang diterima Presiden Jokowi, antara lain Alternate Director dari Kazakhtan, Nurym Ayazbayev, Direktur AIIB dari Turki, Mehmet Alper Batur, Alternate Director AIIB dari Italia, Philippe Baudry, Altarnate Director AIIB dari Israel, Peleg, Director AIIB dari United Kingdom, Emil Levendoglu, dan Director AIIB dari Indonesia, Rionald Silaban.

Luky menuturkan, suntikan dana dari AIIB untuk revitalisasi proyeknya, bukan spesifikasi atau membangun irigasi baru. AIIB juga berencana ikut serta memberikan pinjaman dana dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di tempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuldjono, mengatakan pemerintah Indonesia telah melakukan kajian dan membutuhkan bantuan dana sekitar 250 juta dollar AS untuk memperbaiki sistem irigasi yang ada.

 

Apresiasi Presiden

 

Presiden Jokowi mengapresiasi kedatangan AIIB ke Indonesia. Terlebih, para delegasi juga akan melakukan peninjauan proyek transportasi masal Mass Rapid Tansit (MRT) Jakarta. “Saya tahu bahwa Anda akan mengunjungi proyek kereta bawah tanah di Jakarta, yaitu MRT.

Anda juga akan bepergian ke Jawa Tengah malam ini untuk mengunjungi Yogyakarta dan Solo,” kata Presiden Jokowi. Presiden mengaku sangat senang melihat jadwal delegasi AIIB selama berada di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan rasa terima kasih kepada AIIB karena telah berpartisipasi dalam pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur di Tanah Air. 

 

fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment