Koran Jakarta | June 26 2017
No Comments
APBD 2018 l Tim Anies Diminta Ikut Susun APBD 2018

Ahok Pastikan Program Anies Terlaksana

Ahok Pastikan Program Anies Terlaksana

Foto : ANTARA/Hafidz Mubarak A
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan calon Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) sebelum melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).
A   A   A   Pengaturan Font

Ahok siap berdiskusi dengan tim Anies dalam penyusunan program Pemprov DKI 2018.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan program gubernur baru bisa terlaksana. Program yang dijanjikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sebagai pemenang Pilkada, akan dimasukkan ke dalam pembahasan untuk anggaran tahun depan. 

“Misalnya, ingin ada Kartu Jakarta lansia. APBD 2018 ini kan kami yang nyusun. Makanya kita mesti duduk bareng dan disampaikan kepada partai pendukungnya. Jangan sampai deadlock,” ujar Ahok usai menerima gubernur baru, Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).

Dalam pembahasan APBD, kata Ahok, biasanya ada anggota Dewan yang memasukkan pokok pikiran (pokir) yang tak sejalan dengan program pemerintah. Pokir-pokir seperti ini, akan langsung ditolak Ahok sehingga menyebabkan pembahasan APBD tak menemui kata sepakat. 

“Kalau berantem, kasian pak Anies saat masuk. Oktober pembahasan APBD kan, ternyata belum selesai. Misalnya dari pak Taufik Gerindra, ngotot. Dan saya juga ngotot, kasian pak Aniesnya. Programnya ngegantung nih. Makanya, saya minta tim anggaran pak Anies, kita duduk bareng, kita susun. Supaya cepat,” katanya. 

Dengan pembahasan APBD yang mulus, lanjutnya, gubernur baru bisa langsung memenuhi janji-janji kampanye ketika memulai bekerja. Terlebih, dana dalam APBD DKI Jakarta cukup besar. Diharapkan, program-program yang dijanjikan gubernur baru saat kampanye langsung terlaksana saat bertugas. 

“Saya berani deadlock. Begitu saya keluar Oktober, ternyata baru disusun, bisa nggak keburu. Makanya kita harap, ada dukungan dari partai sana juga,” ucapnya. 

Ahok menjamin, pendukungnya tidak akan meributkan kekalahan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 ini. Dia pun merasa bahwa jabatan hanya diberikan Tuhan dan diambil lagi oleh Tuhan. 

Hormati Ahok

Sementara itu, calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghargai sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang terbuka diri untuk membantunya dalam menyusun anggaran program kerja Pemprov DKI Jakarta tahun 2018.

Anies mengatakan, Ahok siap melakukan diskusi dengan tim anggaran Anies soal apa saja program Anies-Sandiaga yang hendak dimasukkan dalam penyusunan program Pemprov DKI 2018. Bahkan, Anies menyebut Ahok siap memberikan saran, apa saja program yang membutuhkan anggaran yang harus disiapkan sejak awal.

“Beliau terbuka siap untuk menerima tim yang akan membawa program-program kami. Pak Basuki sangat terbuka dan beliau mau kasih contoh yang perlu anggaran di pemda harus disiapkan dari awal,” ujar Anies usai bertemu Ahok di Balai Kota.

Anies menjelaskan, bantuan tersebut dibutuhkan karena ditakutkan Anies dan calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno hanya memiliki waktu singkat untuk menyusun anggaran setelah pelantikan dilakukan. 

Anies menyinggung soal proses Pilkada, penyusunan program Pemprov DKI, dan pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur DKI yang tidak sesuai. Dari proses pelaksanaan, penetapan pemenang Pilkada DKI Jakarta oleh KPU DKI Jakarta akan dilakukan pada awal Mei. Sedangkan pelantikan akan dilakukan akhir Oktober menunggu masa jabatan Ahok –Djarot yang juga habis pada bulan tersebut. Sedangkan penyusunan anggaran program Pemprov DKI 2018 sudah dilakukan sejak Mei.

“Jadi kalau tidak bicarakan di awal malah anggaran yang disusun tidak mencerminkan rencana-rencana yang dijanjikan dalam kampanye gubernur baru. Kalau tidak ada pembicaraan ini, rencana gubernur baru, baru bisa dilaksanakan pada 2019 karena 2018 anggaran sudah disusun sekarang,” ujar Anies. pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment