Koran Jakarta | March 24 2019
No Comments

Agar Gaji Tak Cepat Habis

Agar Gaji Tak Cepat Habis
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya masih single dan gaji saya cukup besar tapi tiap bulan gaji saya sering kali habis tak bersisa, bah­kan terkadang sebelum akhir bulan. Bagaimana ya Bu agar bisa menabung setiap bulan?

Jawaban:

Sering bingung mengatur gaji, belum akhir bulan sudah kempis? Sebenarnya bukan masalah nominal, kalau Anda pintar memanajemen keuang­an tentunya Anda akan selau berkecukupan dengan bera­papun gaji yang Anda terima. Tentukan Prioritas

Anda harus bisa menen­tukan prioritas Anda. Jangan sampai keinginan Anda yang mengatur Anda. Tidak semua yang Anda inginkan Anda butuhkan tetapi apa yang Anda butuhkan sudah pasti Anda inginkan, ini harus bisa dibedakan. Jangan sampai sa­lah kaprah.

Buat Catatan Pengeluaran

Buatlah catatan penge­luaran supaya Anda punya semacam panduan mengenai apa-apa saja yang menjadi pengeluaran wajib selama sebulan. Usahakan untuk mematuhi aturan tersebut. Jangan sampai melanggarnya. Sekali Anda melanggarnya Anda akan terus-menerus melanggar aturan tersebut dan akibatnya akan merusak kese­imbangan catatan pengeluar­an Anda.

Sisihkan Untuk Tabungan

Sebelumnya membelanja­kan ataupun mengatur catatan pengeluaran ataupun ke­butuhan Anda harus menyisi­hkannya terlebih dahulu untuk dana tabungan Anda. Jangan sampai Anda terlalu sibuk membuat catatan pengeluar­an sampai-sampai tidak ada nominal yang tersisa untuk ditabung.

Tabungan Tidak Boleh Di­ambil

Apa yang sudah ditetapkan sebagai tabungan tidak boleh diganggu gugat dan diambil dengan alasan apapun. Hal inilah yang perlu Anda tana­mkan di dalam hati. Seringkali dalam praktiknya, tiba-tiba Anda merasa ada kebutuh­an mendesak sehingga harus mengambil uang yang disisih­kan per bulan tersebut. Jangan memberi alasan apapun untuk mengambil dana yang sudah disisihkan tersebut.

Keras Pada Diri Sendiri

Anda harus berani bersikap keras pada diri sendiri. Jangan mengeluarkan uang untuk se­suatu yang tidak penting. Anda boleh punya “pos” senang-senang tapi harus deal dengan jumlah yang telah dijanjikan. Sehingga kalau Anda sudah menghabiskan sesuai dengan jumlah tersebut, tidak ada alasan buat Anda untuk me­nambah nominalnya karena menurut Anda, Anda sedang berada pada kebutuhan “men­desak”.

Hemat

Jangan memaksakan gaya hidup Anda dengan gaya hidup rekan-rekan lain yang mungkin memiliki penghasil­an lebih tinggi atau apapun itu. Anda harus belajar hidup he­mat, jangan lebih besar pasak daripada tiang. Kalau memang Anda merasa penghasilan Anda tidak bisa mencukupi kebutuhan Anda carilah pe­kerjaan lain ataupun pekerjaan sampingan.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment