Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments

Adu Canggih TV Pintar

Adu Canggih TV Pintar

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Smart TV bukan sekedar perangkat yang bisa dipakai mengases internet melalui peramban. Dengan prosessor canggih kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) televisi memahami perilaku pengguna dalam mencari konten di internet.

Algoritama AI membuat televisi menjadi lebih pintar. TV mampu memahami perilaku penggunanya, menyesuaikan dengan intensitas cahaya ruangan, meningkatkan resolusi gambar, memproses bunyi berdasarkan jenis konten, bisa diperintah dengan suara, dan lainnya.

AI memberikan pengalaman ramah pengguna, dengan menawarkan personalisasi secara otomatis, dan bisa memberikan saran baik film, lagu, game, dan konten lainnya secara lebih kaya. Produsen televisi bahkan memasukkan asisten pribadi semacam Google Assistant dan Amazon Alexa agar bisa diperintah melalui suara.

Merek Sony, misalnya, berusaha memasukan AI pada perangkat mereka, dengan menambahkan Google Assistants ke TV 4K HDR mereka, sehingga memiliki fitur sama dengan TV LG. Pengguna mendapatkan banyak informasi terkait konten, dan dengan mudah ditampilkan oleh Asisten Google.

Sementara Samsung menggunakan AI dalam meningkatkan kualitas gambar dan video di televisi. Algoritma pintar ini dipakai dalam menganalisis gambar dan mengurangi noise dan kemudian meningkatkan gambar ke kualitas yang lebih baik.

Algoritma mampu menganalisa korelasi warna yang membantu mendapatkan tampilan gambar yang lebih realistis. Samsung menggunakan AI untuk membuat video pada TV dengan tampilan 8K terlihat lebih baik, dengan seri QLED 900R-nya.

TV Samsung dapat mengubah video 4K, 1080K atau bahkan 720K menjadi berkualitas 8K yang memiliki 16 kali jumlah piksel dari TV high definition (HD) biasa.

Caranya teknologi AI-nya menghitung jumlah piksel dalam gambar dan kemudian dapat menentukan di mana piksel harus ditambahkan agar kualitas gambar menjadi 8K.

Teknologi NanoCell

Pada InnoFest 2019 antara 11-14 Maret di Sidney, Australia, LG mengenalkan rangkaian TV premium untuk pasar Asia. TV ini dilengkapi dilengkapi dengan AI, teknologi Nano Cell dan juga resolusi 8K pertama.

LG Indonesia bahkan telah menegaskan untuk membawa model-model terbaru tersebut ke pasar Indonesia. “Disamping sebagai pasar strategis, Indonesia menjadi bagian negara di Asia yang memiliki kecepatan tinggi dalam mengadopsi teknologi terbaru,” ujar TV Product Marketing LG Electronics Indonesia Julius.

TV AI LG dengan bermacam kemampuan ditenagai dengan prosesor (Alpha) Gen 2, yang menjadi kuncinya. Kepintaran prosesor generasi kedua LG ini ada pada algoritma terbarunya yang memiliki kemampuan belajar (deep learning).

Berbekal database besar terkait berbagai in-formasi visual, prosesor Alpha Gen 2 mampu mengenali berbagai kualitas konten asal untuk kemudian bekerja dengan pilihan metode terbaik dalam mengoptimalkan tayangan.

Tak hanya itu, prosesor pintar TV LG ini pun dibekali kemampuan untuk memahami kenyamanan mata manusia dalam melihat tayangan TV dalam berbagai kondisi pencahayaan. Dengan sensor yang ditanam dalam TV, prosesor ini dapat mengenali dan mengukur tingkat pencahayaan sekitar untuk kemudian mengoptimalkan kecerahan layar yang memastikan kenyamanan penggunanya.

Untuk konten HDR, prosesor AI dapat mengoptimalkan tingkat kecerahan yang berbeda menyesuaikan dengan pengaturan pencahayaan. Kemampuan ini membuat seluruh gambar HDR tertayang baik tanpa mengorbankan kedalaman warna atau pun membuat warna yang tampil tampak alami.

LG masih tetap membawa serta tek-nologi Dolby Vision dalam jajaran TV premium terbarunya nanti. Dari sisi audio pun, prosesor Alpha Gen 2 LG ini dibekali kemampuan untuk meningkatkan kepuasan penggunanya.

Terapan algoritma terbaru membuat audio TV yang sejatinya memiliki dua kanal stereo dapat ditingkatkan dengan membawa nuansa sis-tem audio 5.1 surround sound. Prosesor pintar ini pun memiliki kemampuan untuk memproses bunyi berdasarkan jenis konten.

Hal yang membuat TV terbaru LG yang dipastikan hadir di Indonesia nantinya dapat menikmati berbagai bunyi dalam film dan tayangan TV dengan lebih baik serta suara vocal penyanyi lebih jelas dalam sebuah tayangan musik.

TV LG dapat menyesuaikan tingkatan keluaran audio optimal menyesuaikan penempatannya. Selain itu, LG juga memastikan tetap mempertahankan penggunaan teknologi Dolby Atmos untuk memperkuat audio TV terbarunya ini dalam memberikan keluaran audio yang lebih realistis.

Sama dengan Sony, dan Samsung, TV LG dapat mengenali perintah suara yang lebih dalam bentuk percaka-pan sehingga membuat interaksi lebih natural dengan penggunanya.

Julis menyatakan, OLED TV dan NanoCell TV terbaru di Indonesia ini akan hadir pada semester pertama tahun ini, namun belum bisa memastikan kapan tanggalnya. “Tak sampai tengah tahun ini, publik Indonesia akan dapat merasakan sensasi menonton TV lebih baik melalui kepintaran prosesor dan pengembangan AI LG,” ujar dia. hay/E-6

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment