Koran Jakarta | December 16 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Hadapi Gejala Krisis Global, Perkuat Ekonomi Domestik

Sabtu 15/12/2018 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
>>Tanpa perbaikan ekspor, defisit transaksi berjalan sulit ditekan menjadi surplus. >>Dampak berantai pelemahan rupiah terhadap industri berpotensi mengarah pada...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

TINGKATKAN KUALITAS

Sabtu 15/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Executive Director of Academy Affairs EF Education First, Minh N Tran (kanan) bersama Direktur Pengembangan Standarisasi dan Pelatihan Kerja Kemnaker, Sukiyo M (tengah) menjelaskan peringkat kemampuan berbahasa Inggris orang Indonesia, Jakarta, Kamis (13/12). Masyarakat Indonesia harus meningkatkan kualitas berbahasa Inggris karena sangat dibutuhkan di era industri sekarang.

Tampilkan Semua

Hobby Siregar DIPERIKSA KPK

Sabtu 15/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun 2013-2015, Hobby Siregar (kiri) berjalan untuk menjalani pemeriksaan perdana usai penahanan dirinya di...
Selengkapnya

Kemenkes Diminta Pastikan Obat untuk ODHA Cukup

Sabtu 15/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Ketua Koalisi Perlindungan Kesehatan Ma­syarakat (Kopmas), Arif Hidayat, mendesak Kementeri­an Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan obat antiretroviral (ARV) jenis Tenofovir, Lamivudine, dan Efa­virenz (TLE)...
Selengkapnya

Jatim Berdayakan Taman Posyandu untuk Cegah “Stunting”

Sabtu 15/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberdayakan kualitas Taman Posyandu untuk mence­gah stunting, atau gangguan pertumbuhan pada anak. Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo, mengata­kan Taman Posyandu merupakan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

PDIP Akan Luncurkan Buku Manual Bencana saat HUT PDIP

Jumat 14/12/2018 | 04:52
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PDI Perjuangan berencana menerbitkan buku manual penanganan bencana dan sosialisasi apa saja yang harus dilakukan demi menjamin keselamatan bila bencana terjadi. Nantinya buku manual itu diperuntukkan bagi anak SD, SMP, dan SMA.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, buku manual itu dipersiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Kemudian dalam menyempurnakannya, dilakukanlah workshop Peta Rawan Bencana Indonesia yang digelar di kantor pusat partai itu di Jalan Diponegoro, Jakarta, (13/12). Rencananya, buku manual diluncurkan saat perayaan HUT PDIP pada 9 Januari tahun depan.

Dalam acara itu, Hasto menyampaikan sejumlah pesan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang ingin sistem peringatan dini (early warning system) bencana di Indonesia diperkuat. Bukan hanya menyangkut instrumen teknologi untuk mendeteksi gempa, letusan gunung, dan tsunami. rag/AR-3

Tampilkan Semua

Pemusnahan E-KTP Rusak

Jumat 14/12/2018 | 04:46
A   A   A   Pengaturan Font
Petugas menunjukkan e-KTP yang sudah dirusak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (13/12). Untuk mengantisipasi e-KTP berceceran, Disdukcapil Kabupaten Tegal memusnahkan...
Selengkapnya

DPR Usulkan Pemerintah Keluarkan OMSP Di Papua

Jumat 14/12/2018 | 04:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - DPR RI usulkan pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Operasi Militer Selain Perang (OMSP) guna mengatasi tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang keberadaannya sudah dapat dikategorikan sebagai...
Selengkapnya

Pendapat Akhir Pemerintah

Jumat 14/12/2018 | 04:38
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu (kanan) menyerahkan laporan pendapat akhir pemerintah kepada pimpinan rapat Wakil Ketua DPR Utut Adianto (tengah) disaksikan Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri) dalam Rapat Paripurna DPR, di Kompleks...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Kushner Jadi Calon Kuat Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON DC – Menantu Donald Trump yang menjabat sebagai penasihat senior untuk Presiden Amerika Serikat (AS), Jared Kushner, diwartakan masuk dalam daftar singkat kandidat kepala staf Gedung Putih. Informasi ini disampaikan sejumlah media di AS pada Kamis (13/12).

Kushner, penasihat berpengaruh di Gedung Putih dan suami dari Ivanka, anak perempuan dari Donald Trump, telah bertemu dengan pemimpin Partai Republik untuk membahas posisi (kepala staf Gedung Putih) ini,” demikian diwartakan Huffington Post, yang pertama kali melaporkan berita ini.

Menanggapi laporan Huffington Post, juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan dirinya tak mengetahui informasi ini. “Saya tak tahu ia (Kushner) dipertimbangkan (untuk jabatan itu). Namun ia akan luar biasa jika presiden menempatkan di jabatan manapun,” kata Sanders.

Presiden Trump saat ini terdesak untuk mencari sosok yang bisa menjabat sebagai kepala staf Gedung Putih. Posisi ini akan lowong setelah John Kelly pada akhir pekan lalu mengatakan akan mundur dari jabatannya pada pengujung tahun ini.

Sebelumnya tersiar kabar bahwa Nick Ayres, 36 tahun, yang menjadi kepala staf bagi Wakil Presiden Mike Pence, difavoritkan untuk menggantikan Kelly. Namun Ayres kemudian menyatakan tak mau menjadi kepala staf Gedung Putih.

Selain Ayres, seorang politisi Republik dari North Carolina yang memimpin Kaukus Kebebasan ultra kanan di DPR, Mark Meadows, juga dijagokan sebagai kepala staf Gedung Putih berikutnya. Namun Meadows juga mundur dari pencalonan.

Nepostisme

Sebagai penasihat senior untuk Presiden Trump, Kushner, 37 tahun, berperan penting dalam negosiasi dengan Kanada dan Meksiko terkait upaya untuk mempertahankan pakta perdagangan bebas diantara negara-negara Amerika Utara.

Selain isu perdagangan, Kushner jadi ketua bagi upaya menyusun rancangan perdamaian di Timur Tengah yang akan dibeberkan oleh pemerintah AS pimpinan Trump pada awal 2019.

Kushner juga diketahui menjalin hubungan baik dengan Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, yang dituding turut berperan dalam pembunuhan jurnalis bernama Jamal Khashoggi dimana kasus pembunuhan itu mengguncang hubungan antara Arab Saudi dengan negara-negara Barat.

Namun jika Kushner terpilih sebagai kepala staf Gedung Putih, maka ia akan jadi sasaran isu nepotisme apalagi menantu Presiden Trump itu sebelumnya sama sekali tak memiliki pengalaman berpolitik.

Sama seperti mertuanya, Kushner sebelumnya bekerja di bisnis real estate yang kemudian jadi pelaku politik paling berpengaruh di Washington. AFP/I-1

Tampilkan Semua

Wamenlu Serahkan ABK Usman Yunus Kepada Keluarga

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir atas nama pemerintah Indonesia, diwartakan telah menyerahkan anak buah kapal (ABK) Indonesia yang menjadi korban penyanderaan kelompok bersenjata di Filipina selatan, Usman Yunus, kepada...
Selengkapnya

Polisi Tembak Mati Pelaku Teror

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Polisi Prancis mengakhiri perburuan terhadap Cherif Chekatt. Langkah itu diambil setelah mereka berhasil menembak mati pelaku aksi teror di Strasbourg itu pada Kamis malam. STRASBOURG – Setelah melakukan perburuan selama beberapa...
Selengkapnya

Minyak yang Dicuri di Kilang Singapura Lebih Besar dari Laporan

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SINGAPURA – Sebuah fakta baru terungkap dari penyelidikan pencurian minyak selama beberapa tahun di kilang terbesar di dunia milik perusahaan energi Shell di Singapura yang terjadi pada awal tahun ini. Menurut dokumen pengadilan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Peluncuran Produk

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Penjualan Perdana

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Inovasi Perbenihan Masih Rendah

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah belum didukung dengan inovasi di sektor pembenihan. Padahal, kebutuhan petani akan benih semakin besar sehingga dikhawatirkan bisa membuka impor bibit. Rendahnya...
Selengkapnya

BI Sinergikan Layanan “Fintech”- Bank

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selain mengantisipasi gejolak di era disrupsi teknologi, integrasi layanan fintech dengan perbankan diharapkan bisa menciptakan kenyamanan bagi nasabah dan sekaligus meningkatkan inklusi keuangan. JAKARTA – Bank Indonesia (BI)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Tumbuhkan Semangat Wirausaha Warga Surabaya

Senin 26/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kehadiran ekonomi kreatif berperan penting dalam perekonomian nasional sehingga mampu menyumbang Pendapatan Do­mestik Bruto (PDB) hingga 922 triliun rupiah pada 2016. Jum­lah itu diperkirakan akan terus naik 10 persen setiap tahun.

Pemerintah Kota Surabaya bersama sejumlah pihak sukses menjadi tuan rumah Startup Nations Summit ketujuh. Ajang tahunan yang mengumpulkan jaringan pembuat kebijakan kewirausahaan dari seluruh dunia untuk mengidentifikasi dan mengungkit kebijakan inovasi dan bisnis baru yang di­dorong sektor publik, terutama wirausahawan muda.

Untuk mengetahui apa saja yang diakukan dalam ajang Startup Nations Summit pada 14–18 November 2018 serta yang diraih dari kegiatan terse­but, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawancarai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di Surabaya, baru-baru ini. Beri­kut petikan selengkapnya.

Apa latar belakang kegia­tan Startup Nations Summit?

Negara kita dihuni jumlah penduduk besar, pastinya dii­kuti dengan tingkat konsumsi kebutuhan yang tinggi. Banyak negara besar dengan jum­lah penduduk kecil, mampu berkembang pesat ekonominya. Apalagi, seperti Jepang dan Eropa, tenaga kerja manu­sia sudah banyak digantikan oleh robot.

Dengan begitu, kebutuhan pegawai berkurang?

Kebutuhan pegawai di dunia industri lambat laun terus menurun. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat beberapa perusahaan memilih robot untuk menggan­tikan tenaga manusia. Mobil-mobil di Jepang dan Eropa, semuanya sudah pakai robot.

Artinya, daya tampung pegawai juga sedikit. Ka­lau menunggu jadi pegawai terus kapan? Contohnya kami mengundang investor, buat pabrik di Surabaya. Tapi dia juga bawa robotnya, untuk apa dia bingung cari orang kalau bisa ditangani robot. Enak ti­dak perlu diurus dan memberi makan.

Tujuan acara Startup Na­tions Summit?

Acara ini merupakan salah satu upaya kami mendorong angkatan-angkatan baru, anak-anak muda untuk mem­buat start up. Se­lama ini, banyak anak-anak muda yang lebih condong menjadi pekerja, bu­kan pen­cipta lapangan kerja. Penduduk Surabaya terdiri dari 40 per­sen usia muda, sehingga saya ingin anak-anak Surabaya, dan anak-anak lainnya di Indonesia bergerak mengikuti perubahan.

Kami sengaja ngotot menjadi tuan rumah Startup Nations Summit ini karena ingin membangunkan anak-anak Surabaya, dunia sudah berubah. Saya buat acara selama sekitar satu minggu dengan menggandeng Startup Nations Summit, Bekraf. Kami menggelar acara innocreativa­tion untuk membuat shock, se­hingga anak muda yang berjiwa pengusaha dan sedang merintis usaha, bisa bergerak dan berani mengambil keputusan.

Alasan lain?

Saya tidak ingin anak muda Surabaya saling berebut lapan­gan kerja, ti­dak perlu mencari dan menunggu lowongan. Sudah saatnya un­tuk bisa menciptakan peker­jaan sendiri.

Bagaimana iklim kewirau­sahawan di Surabaya?

Saya bersyukur karena warga Surabaya mau diajak berwirausaha, sekarang perger­akannya sangat pesat. Terlihat dari banyaknya peserta Pahla­wan Ekonomi dan Pejuang Muda yang rutin digelar setiap minggu. Saya mulai dengan 89 kelompok dan saat ini sudah mencapai 9.500 lebih kelompok yang tumbuh di Surabaya.

Tentunya saya masih ingin banyak lagi start up yang tumbuh. Kalau kita punya perusahaan, kita juga bisa jadi pegawainya. Jadi bisa merang­kap. Makanya, saya kemarin ngotot bagaimana mengubah mindset kita supaya bisa mem­buka usaha.

Faktor apa saja yang bisa jadi pendukung lahirnya wirausahawan?

Kota Surabaya telah didu­kung dengan berbagai faktor yang memadai, seperti wila­yah geografis dan transpor­tasi. Kalau kita buka usaha, harusnya kita jadi peme­nang. Tentunya kita lebih murah, karena kita jalur lebih dekat, karena jalur transportasi lebih murah.

Peluang berkarier di pemerintahan?

Hampir lima tahun ini tidak ada penerimaan ca­lon pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketika awal saya menjabat, ASN di lingkungan pemkot mencapai 23 ribu orang. Namun terus menurun hingga sisa 13 ribu orang. Yang paling banyak dari kalangan tenaga pendidik. Anak-anak muda agar tidak serta-merta berpangku tangan mengandal­kan pemerintah.

Pemerintah terus berupaya memberikan berbagai fasi­litas. Masyarakat juga harus berperan mendukung pe­merintah dalam mengurangi angka pengangguran dengan membuka lapangan usaha. Ti­dak bisa semuanya bergantung pada pemerintah. Makanya kita mencoba aksesnya. Bekraf juga akan bantu.

Dalam rangkaian acara juga digelar seminar soal smart city, bisa dijelaskan?

Penerapan smart city di Surabaya terbagi menjadi enam bagian, yaitu smart people, smart living, smart government, smart economy, smart mobility, dan smart environment. Enam poin ini yang menjadi parameter un­tuk mengembangkan smart city di Kota Surabaya. Peran smart city membuat pemer­intah mampu membangun kota serta masyarakatnya meskipun dengan biaya yang terbatas. Apa kita kerja harus menunggu uang dulu, kan tidak mungkin. Kita harus berani melangkah.

N-3

Tampilkan Semua

Bersatu Membangun Maybrat secara Bermartabat

Senin 19/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak dimekarkan tahun 2009, permasalahan Ibu Kota Kabupaten Maybrat tidak ada titik temu. Dalam UU Nomor 13 Tahun 2009, Ibu Kota Maybrat ditetapkan di Kumurkek. Tapi, UU itu kemudian digugat ke Mahka­mah Konstitusi (MK). Dalam...
Selengkapnya

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat lewat Pariwisata

Senin 12/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, sejumlah upaya dilakukan pemerintah daerah didukung pemerintah pusat, dalam hal ini Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar). Seperti dilakukan Kabupaten Belitung yang akan mengge­lar...
Selengkapnya

Inovasi Kreatif untuk Atasi Kemiskinan di Sumedang

Senin 29/10/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Kabupaten Sumedang merupakan wilayah yang berada di te­ngah antara Bandung dan Majalengka. Posisinya ini sebenarnya sangat mengun­tungkan, mengingat Sumedang akan menjadi penyangga dari pusat Ibu Kota Jawa Barat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Penghargaan Industri Hijau

Jumat 14/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (tengah) menyerahkan penghargaan kepada Direktur Produksi Semen Indonesia, Benny Wendry (kanan) di Jakarta, Rabu (12/12). PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Industri Hijau level 5 (tertinggi) untuk yang kelima kali secara berturut- turut dari Kementerian Perindustrian, karena dinilai mengelola lingkungan dengan sangat baik.

Tampilkan Semua

Pengembang Bidik Masyarakat Komuter

Jumat 14/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hunian yang memiliki akses multi moda transportasi akan menjadi solusi hunian masyarakat. Idealnya, dengan sebuah kawasan yang seperti ini, akan mampu memangkas biaya transportasi kaum komuter. Keberadaan kaum komuter ini tentu menjadi...
Selengkapnya

Hunian Skala Kota Raih Penghargaan

Jumat 14/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk. di Jakarta Timur, meraih penghargaan di ajang Housing Estate Awards...
Selengkapnya

Desain Terintegrasi Residensial dan Komersial

Jumat 14/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bangunan usaha terus berkreasi sesuai dengan keinginan pemilik sampai memanfaatkan lahan yang terbatas. Belakangan ini, berbagai konsep ruang usaha bermunculan. Keberadaan ruang usaha dimaksudkan memberikan kenyamanan serta mengakomodir...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Menjaga Agar Data Internal Aman

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Data yang dicuri selanjutnya dijual di pasar gelap (black market), dimana saat ini pasar gelap menawarkan banyak daya berharga dengan cara mudah. Studi oleh Ponemon menyebutkan 60 persen resiko keamanan datang dari dalam bukan dari luar.

Ingat Edward Snowden, mantan pekerja di Central Intelligence Agency (CIA) dan tenaga kontrak pada pemerintah AS? Ia adalah orang dalam menyalin dan membocorkan informasi rahasia dari National Security Agency (NSA) kepada public pada tahun 2013. Direktur APAC ObserveIT, Albert Lee, mengatakan ancaman kemananan seperti yang dilakukan Snowden sangat umum. Banyak orang dalam berusaha mencuri data, melakukan sabotase untuk tujuan tertentu.

Perusahaan seringkali tidak melakukan penggalian informasi terkait masa lalu, dan kondisi psikologi karyawan selain hanya meneliti terkait dengan pengalaman kerja dan pendidikan. “Tuntutan gaji yang tidak terpenuhi membuat orang bisa melakukan sabotage. Mereka akan membuat “bom” yang akan akti saat sudah keluar dari pekerjaan. Resikonya misalnya service level perusahaan menjadi turun,” ujar Lee di Jakarta.

Orang dalam juga dapat mencuri data perusahaan seperti informasi source codedan juga informasi personal pelanggan, dan data rahasia perusahaan lain yang berharga terutama untuk para kompetitor. Data yang dicuri selanjutnya dijual di pasar gelap (black market), dimana saat ini pasar gelap menawarkan banyak daya berharga dengan cara mudah. “Studi oleh Ponemon menyebutkan 60 persen resiko keamanan datang dari dalam bukan dari luar,” kata Albert Menurut Ponemon, rata- rata biaya insiden yang disebabkan oleh ancaman dari dalam adalah 8.76 juta dolar AS per tahun. Oleh karenanya tidak bisa ditawar lagi organisasi mutlak memiliki alat yang tepat untuk mendeteksi ancaman dari dalam dan solusi pencegahannya.

Solusi Deteksi dan Pencegahan

ObserveIT, memiliki solusi untuk mencegah resiko keamanan dari dalam dengan nama Insider Threat Management (IMT) yang telah dipakai oleh 1.800 pelanggan dari bermacam industri di seluruh dunia, seperti Samsung, Coca Cola, Allianz, IBM, Microsoft, Xerox, Siemens dan lainnya. Dipasarkan oleh PT Inov Perdana Teknologi (Inov), solusi IMT dari ObserveIT menawarkan purpose-built platform, yang memiliki 300 indikator ancaman dari dalam yang tidak umum. Indikator tersebut mampu mengidentifikasi tindakan pengguna (user) yang tidak sesuai kebijakan organisasi.

“Misalnya perpindahan data dari komputer atau server yang tidak seharusnya, penggunaan aplikasi yang tidak diperbolehkan, tindakan yang tidak sah dan sejenisnya. IMT dapat mendeteksi, menginvestigasi dan menghentikan ancaman dari dalam,” kata Albert. Direktur PT Inov Perdana Teknologi Willy T.W. Hioe, mengatakan, bermitra dengan provider platform IMT dari ObserveIT, memberi Inov kesempatan untuk menampilkan solusi terbaru dan terbaik yang dapat mengatasi ancaman dari dalam. “Ancaman dari dalam menjadi perhatian yang semakin besar dari pelanggan kami,” ujar Direktur PT Inov Perdana Teknologi Willy T.W. Hioe. Willy mengatakan, IMT dari ObserveIT memiliki banyak cara agar informasi dan data sensitif dapat terlindungi, terutama data yang disimpan di berbagai lokasi cloud. Organisasi perlu melakukan pendekatan modern dalam menjaga keamanan data dan fokus dalam memahami dan melakukan sesuatu terhadap risiko yang ditimbulkan oleh pengguna serta melindungi staf dan sistem dari hacker luar.

hay/E-6

Tampilkan Semua

Peluncuran INI Cloud

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Lagi, Terobosan mBanking dari Operator Seluler

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Telkomsel meluncurkan aplikasi mobile banking yang menyediakan layanan perbankan dari puluhan bank dalam satu aplikasi. Dengan satu aplikasi mBanking ini, pengguna bisa mengakses rekening dari lembaga perbankan di Indonesia...
Selengkapnya

Binar Academy Rambah Jabodetabek melalui Digital Hub BSD City

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sekolah teknologi informasi yang telah sukses melahirkan 400 engineer di Yogyakarta dan Batam, Binar Academy kini membuka akademi baru di The Breeze, BSD City, Serpong. Binar Academy adalah coding school yang fokus kepada teknologi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Peluncuran “Charging Station”

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Irit Sekaligus Nyaman untuk Jarak Jauh

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sempat didera kekhawatiran terkena kemacetan di jalur tol Jakarta-Cikampek, akhirnya perjalanan menuju kota Yogyakarta dengan menggunakan Suzuki SX4 S-Cross tetap melalui jalur bebas hambatan yang di kanan-kirinya penuh dengan...
Selengkapnya

Era Mobil Listrik Dimulai

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai kendaraan masa depan yang hemat dan ramah lingkungan, mobil listrik membutuhkan infrastruktur pengisian daya listrik di banyak tempat. Untuk memudahkan konsumennya APM (agen pemegang merek) merintis penyediaan stasiuan pengecasan...
Selengkapnya

Trik Aman Menerobos Genangan Banjir

Rabu 5/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Musim hujan merupakan tantangan bagi pengemudi dalam mengendari mobil. Banyaknya masalah yang timbul karena curah hujan yang tinggi menjadi masalah bagi lalu lintas dan juga keselamatan, mulai dari kemacetan, pohon tumbang, tanah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Khabib Dilarang Tanding Selama 9 Bulan

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MOSKOW - Abdulmanap Nurmagome­dov menyebut anaknya yang merupakan petarung Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib Nurmagomedov, telah men­capai kesepakatan dengan Komisi Atletik Nevada (NAC).

Sebelumnya sidang Khabib dengan NAC dan juga Pengadilan Nevada pada pekan awal pekan ini tertunda, lantaran petarung asal Rusia itu tidak hadir. Karena absennya Khabib, sidang pun dijadwal ulang pada Januari 2019 mendatang. Sidang itu meru­pakan bagian dari penyelesaian masalah keributan yang terjadi usai UFC 229, Okto­ber lalu.

Setelah menang di ronde keempat atas Conor McGregor melalui submission, Khabib terprovokasi oleh rekan McGregor, Dil­lon Danis, yang akhirnya memicu keributan di T-Mobile Arena, Las Vegas, tersebut.

Karena keributan itu, Khabib dan Mc­Gregor disanksi NAC untuk tidak melakoni pertandingan hingga masalah ini selesai di­investigasi.

Hanya saja, baru-baru ini ayah Khabib menyebut anaknya sudah mencapai ke­sepakatan dengan NAC dan akan menda­pat hukuman yang berat. “Saya tidak tahu bagaimana ini akan berakhir. Sejauh yang saya mengerti, kami akan mendapat denda 500 ribu dollar AS (sekitar Rp7,2 miliar), dan mungkin kami tidak bisa bertarung sampai sembilan bulan ke depan,” ujar Abdulma­nap dikutip dari BJPENN.

Abdulmanap sendiri menyayangkan hal tersebut. Namun pihak Khabib tetap siap menerima hukuman itu. “Tentu saja seha­rusnya itu (keributan) tidak pernah terjadi. Kini kami hanya akan meliha ke depan un­tuk masa depan yang cerah dan pertarungan yang menguntungkan,” ucap Abdulmanap.

Terkait dengan pertarungan Khabib den­gan Floyd Mayweather Jr, sejauh ini belum ada kepastian. Meski demikian, Abdulma­nap meyakini jika bertarung di ring MMA (mixed martial arts), Mayweather tak akan bertahan satu menit.

Usai mengalahkan Conor McGregor pada awal Oktober, Khabib menyatakan siap menantang Mayweather. Rencana duel tersebut terus dipanas-panasi hingga kini, meski belum ada kepastian kapan akan dilangsungkan. AFP/S-2

Tampilkan Semua

Anthony Joshua Siap Hadapi Wilder April 2019

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON - Petinju Inggris, Anthony Joshua menegaskan bahwa ia siap bertarung menghadapi juara kelas berat versi WBC, Deontay Wilder, pada April 2019 dan me­nyindir petinju AS itu dengan mengatakan bahwa dialah sebenarnya yang...
Selengkapnya

Harden Cetak 50 Poin, Rockets Taklukkan Lakers

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
HOUSTON - Pebasket James Harden tam­pil cemerlang saat Houston Rockets me­nang telak 126-111 atas LA Lakers pada laga lanjutan NBA di Toyota Center, Jumat (14/12). Di laga ini, Harden benar-benar menjadi bintang kemenangan bagi...
Selengkapnya

Wakil Indonesia Gagal Total

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Wakil-wakil Indonesia gagal melaju ke babak semifinal BWF World Tour Finals 2018. GUANGZHOU – Atlet-atlet bulu tangkis Indonesia yang menjadi wakil di gelaran BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, Tiongkok, gagal memenuhi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

#kembalikekeluarga

Sabtu 15/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Najwa Shihab, pembawa acara kelas prime time, menunjuk­kan kelebihannya sebagai pemandu acara yang sangat menarik, inspiratif, lembut, dan menyenangkan. Rabu lalu melalui program acara Mata Najwa, setelah pindah dari stasiun siar sebelumnya, mewawancarai keluarga Presiden Jokowi secara leng­kap, dengan Ibu Iriana, dengan tiga putri-putri, juga menantu, dan cucu.

Temanya menyangkut keluarga— tanpa ada kaitannya dengan kam­panye, atau riuh gaduh pilpres. Yang tampil justru suasana teduh, sejuk, menginspirasi bagi penon­ton dengan kata-kata sederhana, mudah dicerna, dan mengena.

“Jangan lupa bahagia”, pesan Ibu Iriana yang benar-benar makjleb. Tayangan itu sendiri dibuat sederhana, kasual, dengan pak­aian yang biasa dikenakan sehari-hari, dan berlangsung mengalir. Paling tidak, cucu pertama Presiden, Jan Ethes Srinarendra berlangsung secara apa adanya. Sungguh ini sajian yang mengena, yang baik, bermanfaat, tanpa perlu ngotot pura-pura.

Acara ini seperti menegaskan me­masuki akhir tahun dan suasana pesta awal tahun, pusat perhatian kembali ke keluarga. Bahkan sudah agak lama ada tagar #kembalikekeluarga, kembali ke keluarga. Seperti setelah dilupakan sekian lama, keluarga menjadi ingatan penting.

Kebersamaan sebuah keluarga menjadi penting, manakala dalam hubungan yang paling inti seperti ini sekalipun, bisa terjadi permusuhan karena beda pilihan. Dalam sistem demokrasi, berbeda pilihan siapa yang dicoblos hal yang wajar.

Namun menjadi kubu yang bermusuhan, sebaiknya jangan. Nilai-nilai kekeluargaan diresapi kembali secara sadar. Nilai-nilai pertalian asal-usul, nilai kebersamaan, nilai berbagi, nilai tanpa kebencian. Apa pun yang terjadi dalam keluarga, diibaratkan berada dalam jiniwit katut”, apa yang menimpa salah satu anggota dirasakan oleh anggota yang lain.

Saya terlarut dengan tema keluarga. Bukan kebetulan pernah menulis tentang keluarga, judulnya antara lain Keluarga Cemara. Terbit pertama sebagai cerpen seri, kemudian dibukukan, dijadikan sinetron (saya yang mem­produksi), dan kini beredar di gedung bioskop, awal tahun depan.

Biasa hari Kamis, karena film Indonesia mendapat giliran hari itu setiap ming­gunya. Kini sudah beredar trailer-nya, cuplikan di gedung bioskop, dan tentu saja di media sosial. Saya tersentuh dan bangga dan haru, melihat salah satu meme yang ada, yaitu kutipan lagu theme song, namun diikuti visualisasi gambar Presiden Republik Indonesia. Dengan edit model fade out fade in, gambar nampak dan lenyap secara ritmis ditampilkan keluarga orang pertama di Republik ini.

Silih berganti. Tanpa ada konflik, tanpa ada yang mengganggu satu dengan yang lainnya. Dengan keluarga—ayah, ibu, anak-anak yang mengesankan kejujuran kepolosan, bukan pencitraan atau rekayasa.

Saya menjadi emosional. Juga kalau menonton kesekian kali, tidak malu-malu juga kalau ada air mata di sudut. Saya tidak sendirian, setidaknya kalau membaca komentar yang diberikan. Perasaan yang sama juga dirasakan orang lain. Saat itu unsur subjektif yang saya alami menjadi pengalaman objektif.

Betapa damai, betapa rukun, be­tapa membangkitkan optimistis yang menggelora jika masing-masing keluarga menemukan kekuatan ini di masing-masing keluarga. Keluarga darah daging satu nenek-kakek, atau keluarga dalam penger­tian “keluarga pencinta bola”—yang karena tak perlu gebuk-gebukan ketika bermain bola.

Saya sadar tidak mudah menjadi “bersaudara”, berada dalam satu “keluarga”. Justru karena bersaudara, perpecah­kan bisa menjadi lebih sengit, dendam dan permusuhan tak ada akhir. Seperti dalam kisah-kisah keluarga yang berperang.

Saya sadar ini bukan perkara mudah. Justru itu menandai pentingnya menjadi keluarga, berada dalam kelompok yang sama secara aman, nyaman, serta memuliakan kehidupan. Kita akan diingatkan bahwa hal itu masih ada di program acara televisi, di gedung bioskop, panggung teater, dan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Selamat Hari Keluarga Nasional. Kita rayakan kembali setelah enam bulan lalu, dan enam bulan yang akan datang.

Tampilkan Semua

Buat Perencanaan Kehidupan agar Tak Menyesal

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setiap manusia mesti mengetahui tujuan hidup dan cara meraihnya. Apa jadinya bila manusia tidak tahu tujuan hidup dan cara meraihnya. Jangan sampai menghabiskan usia hanya dengan angan-angan, tanpa kerja nyata yang bermanfaat. Buku...
Selengkapnya

Pinjaman “Online” Mesti Diperketat

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Buntut dari laporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta tentang terdapat 1.330 pengaduan korban pinjaman dalam jaringan atau online dari 25 provinsi di Indonesia telah membuat pihak terkait, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan...
Selengkapnya

Mengisi Masa “Advent”

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hiruk pikuk politik semakin tinggi dan kadang cenderung memanas. Padahal, perhelatan masih tahun depan. Di tengah situasi politik seperti ini, umat Kristiani harus mampu merenungi makna penantian menyambut kelahiran Sang Penebus. Masa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Gisella Anastasia Rayakan Natal Bersama Keluarga Gading Marten

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ada yang berbeda dengan momen liburan natal dan tahun baru kali ini bagi Gisella Anastasia dan Gading Marten. Pasalnya, tahun ini mereka diketahui telah mantap memutuskan untuk berpisah. Namun demi sang buah hati, Gempi, kedua­nya sepakat untuk merayakan natal di rumah keluarga Gading Marten. Artis yang akrab disapa Gisel ini ingin anaknya tak merasa ke­hilangan momen bahagia di keluarganya.

"Kalau kemarin kan biasanya tukeran kado sama keluarga besar Mas Gading, sekarang kalau nggak ada halangan dan apa-apa, ya aku temanin Gempi bisa jadi mungkin natalan di tempat keluarga Mas juga. Biar Gempi tetap bisa merasakan indahnya Natal," kata Gisel, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Se­latan, baru-baru ini.

Pasalnya, Gisel mengatakan anaknya sudah mulai mengerti setidaknya makna dari peraya­an natal. "Makin gede dia makin ngeh makna Natal, kalau dirayakan dengan Santa Klaus. Dia ngomongnya aku takut sama Santa tapi kalau sudah ketemu nggak takut," ucap Gisel meniru­kan perkataan anaknya itu.

Untungnya lagi menurut Gisel, anaknya itu tidak pernah rewel meminta kado khusus pada saat natal. Itulah yang membuat penyanyi jebo­lan Indonesian Idol itu senang. Gisel menyebut anaknya itu anak baik, ia bersyukur lantaran dikaruniai anak yang mudah mengerti. Gisel juga menga­takan anaknya Gempi akan me­nerima apapun kado yang ia terima dengan senang hati. yzd/S-1

Tampilkan Semua

Tekad Tulus Jadi Wakil Rakyat

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tekad Krisdayanti untuk terjun ke ranah politik nampaknya memang kian mantap. Kini ia te­ngah disibukkan dengan kegiat­an sosialisai di sejumlah daerah terkaitnya pencalonannya sebagai calon legislatif di DPR RI, lewat daerah...
Selengkapnya

Mini PC Bertenaga untuk Kelas Pekerja

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ada banyak keunggulan sebenarnya dari perangkat kerja komputasi rumahan. Selain spesifikasi yang mumpuni, desain dan ukurannya pun kian minimalis. Sebelumnya perangkat kerja komputasi atau PC rumahan, dan juga perkantoran pada umumnya...
Selengkapnya

Mencari Pencerahan dalam Suksesi Pemimpin Perguruan Tinggi

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gegap gempita pemilihan rektor perguruan tinggi di Tanah Air, nyaris sarat nuansa primordialisme. Gesekan antar-sivitas akademika, tidak jarang ikut mewarnai proses pemilihan, bahkan ada yang berujung di pengadilan, lantaran saling...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Kodam Jaya Bentuk Tim Investigasi

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta - Kodam Jaya menyatakan telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap kelompok massa pelaku perusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas (insiden Ciracas) Jakarta Timur.

“Berkaitan dengan kerusakan Mapolsek Ciracas apakah ada keterkaitan, sampai saat ini Kodam Jaya sudah membentuk tim investigasi, dibantu Pom (polisi militer) AU, AL, dan TNI untuk sama sama mengungkap kelompok massa yang merusak di sana,” ujar Kolonel Infanteri Kristomei Sianturi, di Jakarta, Jumat (14/12).

Terkait kabar beberapa oknum anggota TNI terlibat dalam perusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas Jakarta Timur, Kolonel Kristomei mengatakan akan menindak tegas bila terbukti ada yang terlibat dalam insiden tersebut. Di sisi lain, ia meminta masyarakat untuk tidak termakan hoaks atau berita palsu mengenai keterkaitan insiden tersebut dengan anggotanya.

“Saat ini beredar berita hoaks dan masyarakat dapat mengonfirmasi langsung kepada kami,” ujar dia.

Kolonel Kristomei juga mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya dalam keberhasilannya mengungkap dugaan lima pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI kurang dari dua hari.

Sebelumnya, terjadi keributan di kawasan parkir Ruko Arumdina, kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, akibat juru parkir beserta sejumlah orang yang melakukan pemukulan terhadap dua korban yakni anggota TNI dan Paspamres masing-masing Kapten Komarudin dan anggota Pratu Rivonando Maulana.

Tim gabungan dari Resmob Polda Metro Jaya dan Reskrim Polres Jakarta Timur telah berhasil menangkap total lima tersangka penganiayaan tersebut.

Para tersangka tersebut yakni APP alias B (32) berperan memegangi tangan korban dari belakang, tersangka HP alias E (30) mendorong korban pada bagian dada, tersangka D (35) menarik, memukul korban kedua, Pratu Ritunando, tersangka IH alias I (33) dan istrinya SR alias S melakukan pemukulan terhadap korban.

Peristiwa penganiayaan tersebut berbuntut pada sekelompok orang yang mendatangi Mapolsek Ciracas Jakarta Timur hingga terjadi perusakan dan pembakaran pada kantor kepolisian tersebut.

Sementara itu, tim gabungan Resmob Polda Metro Jaya dan Reskrim Polres Jakarta Timur menangkap total lima tersangka penganiaya seorang anggota Paspamres dan seorang anggota TNI di Ciracas Jakarta Timur. “Ada lima tersangka yang ditangkap,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat.

Kombes Argo menjabarkan, lima tersangka memiliki peran masing-masing dalam aksi pengeroyokan yang terjadi di lolasi kejadian di kawasan parkir ruko Arumdina, kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur terhadap korban yakni Kapten Komarudin dan Pratu Rivonando Maulana.  jon/Ant/P-5

Tampilkan Semua

Mulai 18 Desember, Pembangunan Tol Japek Berhenti

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kemenhub tetap menerapkan rekayasa lalu lintas di tol Jakarta- Cikampek selama libur akhir tahun. JAKARTA – Penghentian sementara konstruksi Tol Layang Jakarta–Cikampek (Japek) dimulai pada 18 Desember 2018 hingga 1 Januari...
Selengkapnya

“headway” diperpendek

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Jakarta Akhir Pekan

Sabtu 15/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Intimate Christmas With Maria Shandi Tempat : Motion Blue JakartaTanggal : 15 Desember 2018Pukul : 20.30 WIB Iwan Fals kembali menggelar konser menjelang ujung tahun. Konser bertema Nyanyian Yang Tersimpan menjadi konsep yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

LPSK Siap Lindungi Saksi Kecurangan Pemilu 2019

Jumat 14/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merilis laporan akhir tahun 2018 yang menyatakan terjadi peningkatan drastis permintaan permohonan perlindungan saksi dan korban terhadap tiga kasus, korupsi, kekerasan seksual terhadap anak dan terorisme.

 

Total permohonan perlindungan yang diterima LPSK hingga November 2018 mencapai 1.290 permohonan. Dari jumlah itu, sekitar 90 persen permohonan dikabul­kan dan layak mendapat perlindungan. Yang terbaru, LPSK berencana memberi perlindungan kepada pihak-pihak terkait kepemiluan yang akan bersengketa pada Pemilu 2019.

Untuk mengulas hal itu, Koran Jakarta mewawancarai Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, di Jakarta. Berikut isi wawan­caranya.

Apa alasan LPSK mau melindungi pihak-pihak terkait kepemiluan dalam sengketa Pemilu 2019?

Dalam penanganan kasus pemilu, LPSK perlu melakukan tindakan dan respons lebih teliti. LPSK bersedia membantu penyelenggara pemilu khususnya KPU jika memerlukan bantuan untuk melindungi saksi kecurangan Pemilu. Sebab dalam pelaksanaan pemilu, kerap terjadi kecurangan, namun sering belum ada yang terungkap. Hal ini bisa saja terjadi karena tidak adanya saksi yang berani mengungkap.

Nantinya LPSK bekerjanya seperti apa?

Prinsipnya LPSK, jangan sampai jadi bagian dari suatu skenario yang bermuara kepada permainan politik. Misal, beberapa waktu lalu ada laporan permo­honan korban penculikan yang terkait persoalan pemilu, tapi kita mendorong pelaporan kasusnya ke penegak hukum. Belakangan, LPSK mengetahui itu cerita bohong dan terkait berbagai kepentingan termasuk politik.

Memangnya LPSK sudah menerima berapa laporan?

Ya, kami mengakui sampai saat ini LPSK belum menerima laporan ancaman terhadap penyelenggara pemilu ke LPSK. Tapi, LPSK sudah ada MoU dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlaku lima tahun ke depan.

Dalam MoU itu isinya apa saja?

MoU itu melindungi para saksi, pelapor dan korban. Karena dalam pemilu ini bukan saja tindak pidana pemilu, tapi ada aspek kekerasan, penyuapan, korupsi, ancaman dan sebagainya.

Apa dasar hukum LPSK dapat berkoor­dinasi dengan lembaga lain untuk melindungi saksi, semisal saksi kepemiluan?

Kami (LPSK) dapat bekerja sama dengan instansi lain dalam melaksanakan pembe­rian perlindungan dan bantuan seperti ter­cantum dalam Pasal 36 Ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

LPSK akan melindungi saksi untuk membantu mengungkap ke­curangan pemilu. KPU dan Bawaslu dapat berkoor­dinasi dengan LPSK untuk mewujudkan hal tersebut. Bila memung­kinkan, ke depan bisa dibuka kerja sama un­tuk mengatasi masalah kecurangan pemilu dengan pihak-pihak di luar itu. rama agusta/ AR-3

Tampilkan Semua

Saya Sedih, Masih Ada Kepala Daerah Kena OTT

Kamis 13/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tang¬kap tangan (OTT). Kali ini yang kena jaring dalam operasi tangkap tangan adalah Bupati Kabupaten Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Penangkapan diduga karena terkait dengan...
Selengkapnya

Ribuan E-KTP di Pondok Kopi, Jakarta Timur Sengaja Dibuang

Rabu 12/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kasus tercecernya ribuan keping e-KTP di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur, menyedot perhatian publik. Apalagi, sebelumnya ada kasus mirip, ketika ribuan keping e-KTP yang kemudian diketahui masuk kategori KTP rusak ditemukan di jalan raya...
Selengkapnya

Pemerintah Harus Optimal dalam Mengawasi E-KTP Menjelang Pemilu

Selasa 11/12/2018 | 06:29
A   A   A   Pengaturan Font
Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) seakan-akan tidak pernah habis masalahnya. Belum lama pengungkapan kasus penjualan blangko di toko online, masyarakat menemukan sekarung e-KTP yang tercecer di daerah Pondok Kopi, Duren Sawit,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

#kembalikekeluarga

Sabtu 15/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Najwa Shihab, pembawa acara kelas prime time, menunjuk­kan kelebihannya sebagai pemandu acara yang sangat menarik, inspiratif, lembut, dan menyenangkan. Rabu lalu melalui program acara Mata Najwa, setelah pindah dari stasiun siar sebelumnya, mewawancarai keluarga Presiden Jokowi secara leng­kap, dengan Ibu Iriana, dengan tiga putri-putri, juga menantu, dan cucu.

Temanya menyangkut keluarga— tanpa ada kaitannya dengan kam­panye, atau riuh gaduh pilpres. Yang tampil justru suasana teduh, sejuk, menginspirasi bagi penon­ton dengan kata-kata sederhana, mudah dicerna, dan mengena.

“Jangan lupa bahagia”, pesan Ibu Iriana yang benar-benar makjleb. Tayangan itu sendiri dibuat sederhana, kasual, dengan pak­aian yang biasa dikenakan sehari-hari, dan berlangsung mengalir. Paling tidak, cucu pertama Presiden, Jan Ethes Srinarendra berlangsung secara apa adanya. Sungguh ini sajian yang mengena, yang baik, bermanfaat, tanpa perlu ngotot pura-pura.

Acara ini seperti menegaskan me­masuki akhir tahun dan suasana pesta awal tahun, pusat perhatian kembali ke keluarga. Bahkan sudah agak lama ada tagar #kembalikekeluarga, kembali ke keluarga. Seperti setelah dilupakan sekian lama, keluarga menjadi ingatan penting.

Kebersamaan sebuah keluarga menjadi penting, manakala dalam hubungan yang paling inti seperti ini sekalipun, bisa terjadi permusuhan karena beda pilihan. Dalam sistem demokrasi, berbeda pilihan siapa yang dicoblos hal yang wajar.

Namun menjadi kubu yang bermusuhan, sebaiknya jangan. Nilai-nilai kekeluargaan diresapi kembali secara sadar. Nilai-nilai pertalian asal-usul, nilai kebersamaan, nilai berbagi, nilai tanpa kebencian. Apa pun yang terjadi dalam keluarga, diibaratkan berada dalam jiniwit katut”, apa yang menimpa salah satu anggota dirasakan oleh anggota yang lain.

Saya terlarut dengan tema keluarga. Bukan kebetulan pernah menulis tentang keluarga, judulnya antara lain Keluarga Cemara. Terbit pertama sebagai cerpen seri, kemudian dibukukan, dijadikan sinetron (saya yang mem­produksi), dan kini beredar di gedung bioskop, awal tahun depan.

Biasa hari Kamis, karena film Indonesia mendapat giliran hari itu setiap ming­gunya. Kini sudah beredar trailer-nya, cuplikan di gedung bioskop, dan tentu saja di media sosial. Saya tersentuh dan bangga dan haru, melihat salah satu meme yang ada, yaitu kutipan lagu theme song, namun diikuti visualisasi gambar Presiden Republik Indonesia. Dengan edit model fade out fade in, gambar nampak dan lenyap secara ritmis ditampilkan keluarga orang pertama di Republik ini.

Silih berganti. Tanpa ada konflik, tanpa ada yang mengganggu satu dengan yang lainnya. Dengan keluarga—ayah, ibu, anak-anak yang mengesankan kejujuran kepolosan, bukan pencitraan atau rekayasa.

Saya menjadi emosional. Juga kalau menonton kesekian kali, tidak malu-malu juga kalau ada air mata di sudut. Saya tidak sendirian, setidaknya kalau membaca komentar yang diberikan. Perasaan yang sama juga dirasakan orang lain. Saat itu unsur subjektif yang saya alami menjadi pengalaman objektif.

Betapa damai, betapa rukun, be­tapa membangkitkan optimistis yang menggelora jika masing-masing keluarga menemukan kekuatan ini di masing-masing keluarga. Keluarga darah daging satu nenek-kakek, atau keluarga dalam penger­tian “keluarga pencinta bola”—yang karena tak perlu gebuk-gebukan ketika bermain bola.

Saya sadar tidak mudah menjadi “bersaudara”, berada dalam satu “keluarga”. Justru karena bersaudara, perpecah­kan bisa menjadi lebih sengit, dendam dan permusuhan tak ada akhir. Seperti dalam kisah-kisah keluarga yang berperang.

Saya sadar ini bukan perkara mudah. Justru itu menandai pentingnya menjadi keluarga, berada dalam kelompok yang sama secara aman, nyaman, serta memuliakan kehidupan. Kita akan diingatkan bahwa hal itu masih ada di program acara televisi, di gedung bioskop, panggung teater, dan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Selamat Hari Keluarga Nasional. Kita rayakan kembali setelah enam bulan lalu, dan enam bulan yang akan datang.

Tampilkan Semua

Yos Johan Utama

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Semua perguruan tinggi, termasuk Universitas Diponegoro, dituntut untuk terus meningkatkan kualitasnya. Guna bisa mewujudkan hal tersebut, jelas dibutuhkan kerja keras dari semua jajaran yang ada di Universitas Diponegoro, mulai dari...
Selengkapnya

Tisu, Andal untuk Menyerap Lemak Limbah Masakan

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Banyak tebaran kertas di muka bumi. Ada yang digunakan untuk keperluan sekolah dan pekerjaan, ada juga untuk keperluan bungkus. Kertas juga difungsikan sebagai pembersih atau tisu. Khusus kertas tisu, ternyata ada beberapa kelebihan...
Selengkapnya

Sensor Multifungsi dari Kertas Tisu

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sensor kertas toilet ini sangat ringan, fleksibel dan murah, serta memiliki aplikasi potensial dalam perawatan kesehatan, hiburan dan robotika. Penemuan-penemuan baru di bidang sains dan teknologi, terkadang tidak memerlukan bahan yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta