Koran Jakarta | January 21 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Utang untuk Kegiatan Produktif Hindarkan RI dari “Debt Trap”

Sabtu 20/1/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Pembangunan infrastruktur yang merata adalah kunci pengentasan kemiskinan. Untuk memperkuat fondasi ekonomi, pemerintah mau tidak mau harus mengurangi utang. Pembangunan infrastruktur yang merata adalah kunci pengentasan kemiskinan. Untuk memperkuat fondasi ekonomi, pemerintah mau tidak mau harus mengurangi utang.   JAKARTA -...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kehidupan Pers Indonesia Makin Baik

Sabtu 20/1/2018 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Perikehidupan pers di Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan kondisi yang sedikit lebih baik bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tren ini terlihat dari beberapa indikator yang diamati Dewan Pers selama tahun 2017.


“Tren kondisi yang sedikit lebih baik ini terlihat dalam beberapa indikator dalam catatan dan evaluasi atas program-program yang dilaksanakan Dewan Pers selama 2017,” kata Anggota Dewan Pers, Ahmad Djauhar, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (19/1).


Namun secara umum , kehidupan pers di Indonesia masih menyisakan kekhawatiran. Ahmad menyebut adanya kekhawatiran tersebut karena makin maraknya praktik bisnis media yang tidak profesional serta maraknya upaya penyalahgunaan profesi wartawan alias jurnalisme anarkis.


Menurut Ahmad, riak-riak muncul ketika praktik jurnalisme yang masih rendah ketaatannya pada etika jurnalisme, berkolaborasi dengan praktik bisnis maupun kepentingan praktis atas tujuan politis tertentu. Kondisi inilah yang dilihat oleh Dewan Pers sebagai bentuk anarkisme atas produk jurnalisme.


Beberapa catatan penilaian ini, tambah Ahmad, didasarkan pada sejumlah program implementasi tugas dan fungsi Dewan Pers, sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Nilai Indeks Kemerdekaan Pers 2016 beranjak lebih baik bila dibandingkan dengan hasil pengukuran Indeks Kemerdekaan Pers Tahun 2015.


Jadi Tolok Ukur


Indeks Kemerdekaan Pers 2016 tersebut, tambah Ahmad, menjadi tolok ukur kondisi kemerdekaan pers yang secara kumulatif menggambarkan bahwa 30 provinsi di Indonesia berada dalam posisi agak bebas (fairly free) yang dengan nilai indeks sebesar 68,95. Keadaan ini membaik dibanding keadaan kemerdekaan pers pada 2015 dengan hasil pengukuran indeks sebesar 63,44.


Dengan demikian, kemerdekaan pers Indonesia dapat dikatakan mendekati bebas. Namun, tambah Ahmad, bila dilihat lebih mendalam, kemerdekaan pers Indonesia pada tahun 2016 sebetulnya mengalami defisit dalam hal kebebasan-untuk (freedom for).


Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo mengatakan pihaknya sudah menerima 400 aduan pelanggaran kode etik jurnalistik sepanjang 2017. Pelanggaran itu dilakukan oleh sejumlah media dan wartawan. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya, sebanyak 650 aduan. eko/N-3

Tampilkan Semua

Dinkes Asmat Diminta Galakkan Kewaspadaan Dini

Sabtu 20/1/2018 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk mencegah terulangnya kasus wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, dinas kesehatan setempat diminta menggalakkan sistem kewaspadaan dini.   JAYAPURA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua meminta Dinkes Kabupaten...
Selengkapnya

Kemensos Luncurkan PKH Contact Center

Sabtu 20/1/2018 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kementerian Sosial meluncurkan PKH Contact Center bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), masyarakat dan para pihak terkait. “PKH Contact Center ini dalam rangka akselerasi, percepatan...
Selengkapnya

Mantan Dirut PT Energy Management Tersangka Korupsi

Sabtu 20/1/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan mantan Direktur Utama PT Energy Management Indonesia, anak perusahaan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Aris Yunanto, sebagai tersangka dugaan korupsi dalam pengelolaan tahun...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Uji Materi UU Ormas

Jumat 19/1/2018 | 06:40
A   A   A   Pengaturan Font

Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat (tengah) didampingi Majelis Hakim MK Anwar Usman (kiri) dan I Dewa Gede Palguna memimpin sidang lanjutan uji materi UU Ormas di Ruang Sidang Gedung MK, Jakarta, Kamis (18/1). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan ahli.

Tampilkan Semua

TNI, Polri dan Kemenkes Kerja Sama Tangani Warga Asmat

Jumat 19/1/2018 | 06:35
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan bahwa para petugas kesehatan baik dari Kementerian Kesehatan, TNI dan Polri sudah menangani warga Asmat, Provinsi Papua yang terkena penyakit campak dan kekurangan gizi atau...
Selengkapnya

Presiden Akan Kunjungan ke Lima Negara Asia Selatan

Jumat 19/1/2018 | 06:22
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kenegaraan ke beberapa negara Asia Selatan yakni Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan. “Sebelum rapat dengan Presiden, kita di tingkat menteri di...
Selengkapnya

Rapat Bersama

Jumat 19/1/2018 | 06:21
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Sudah 120 Negara Dukung RI Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jaka rta – Kementerian Luar Negeri menyatakan sudah lebih dari 120 negara menyatakan dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2019-2020. “Kita cukup percaya diri untuk posisi di DK PBB.

Sudah ada lebih dari 120 negara yang mendukung Indonesia untuk keanggotaan di DK PBB,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat (19/1). Indonesia bersaing dengan Maladewa untuk memperebutkan kursi perwakilan di DK PBB dari kawasan Asia Pasifik. DK PBB beranggotakan 15 negara.

Lima di antaranya adalah anggota tetap, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Rusia, China dan Prancis. Sementara 10 anggota tidak tetap dipilih untuk setiap periode dua tahun.Pemilihan anggota tidak tetap DK PBB akan berlangsung pada Juni 2018.

Indonesia harus mendapatkan dukungan 129 negara sebagai ambang batas terpilih.Indonesia sudah pernah tiga kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB, yaitu periode 1973-1974, 1995- 1996, dan 2007-2008. 

 

sur/Ant/AR-3

Tampilkan Semua

Dubes Huang Dorong Perkembangan Kawasan

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TANGERANG - Duta Besar Tiongkok untuk Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Huang Xilian, bertekad untuk mendorong perkembangan positif pada hubungan kawasan. “Saya ingin bekerja sama lebih dalam dengan rekanan untuk...
Selengkapnya

Kolaborasi Google-Tencent Ciptakan Teknologi Baru

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SHANGHAI – Dua perusahaan jasa dan produk internet raksasa dunia, Google dan Tencent, pada Jumat (19/1) menyatakan telah membuka peluang bagi kolaborasi dalam pengembangan teknologi-teknologi. Pernyataan dua perusahaan...
Selengkapnya

UE Terus Kampanyekan Upaya Perangi Sampah Plastik Kemasan

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Uni Eropa (UE) sedang mengkampanyekan perang terhadap sampah plastik. Langkah ini adalah bagian dari sebuah rencana mendesak untuk memastikan setiap jenis kemasan di Benua Biru ini bisa digunakan kembali atau bisa di daur ulang terhitung...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Sinergi Bisnis

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Pemerintah Lelang 43 Wilayah Kerja Migas

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah bakal melelang 43 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dengan rincian 40 WK migas konvensional dan 3 WK migas nonkonvensional. WK migas konvensional yang hendak ditawarkan terdiri dari...
Selengkapnya

Selalu Berpikir Panjang

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jeff Bezos, pendiri Amazon.com ini berprinsip, setiap kali kembali dan mencoba lagi akan menemukan jalan keluar dari kebuntuan. Saat awal berdiri pada Juli 1994, perusahaan online atau dalam jaringan (daring) yang dikembangkan Jeffrey...
Selengkapnya

Impor Pangan Harus Dibatalkan

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pembukaan keran impor secara mendadak sebenarnya bukti ketidaksiapan pemerintah menjaga pasokan pangan, baik dari sisi produksi maupun rantai distribusi. JAKARTA – Keputusan pemerintah membuka keran impor untuk tiga jenis...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Surabaya Terus Kembangkan Aneka Objek Wisata

Senin 15/1/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai kota metropolitan terbesar kedua dengan infrastruktur perhubungan yang cukup lengkap, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), selama ini dikenal sebagai kota perdagangan. Sejumlah sentra industri tersebar di sekitar Surabaya, seperti Rungkut (Surabaya), Gresik, Sidoarjo, dan Pasuruan. Surabaya juga menjadi tempat singgah wisatawan. Mereka bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata terkenal, baik yang ada di Jatim, seperti Gunung Bromo, Batu, dan Banyuwangi, maupun di luar Jatim seperti Yogyakarta, Bali, Lombok, dan kawasan timur Indonesia.

Kondisi itu berdampak pada tingginya lalu lintas orang, baik di Bandara Juanda, Stasiun Pasar Turi, maupun Pelabuhan Tanjung Perak. Tak ingin ketinggalan, Pemkot Surabaya berupaya menggali beragam potensi wisata yang ada di Kota Pahlawan. Saat ini, Surabaya memiliki sekitar 35 destinasi wisata yang dikelola baik oleh pemerintah, swasta, maupun perorangan.

Dari berbagai upaya promosi dan penataan, angka kunjungan wisatawan di Surabaya mulai menunjukkan perkembangan. Untuk mengetahui apa saja yang dilakukan Pemkot dalam menggali potensi pariwisata di Kota Pahwalan ini, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo,berkesempatan mewawancarai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, baru-baru ini.

Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana perkembangan pariwisata di Surabaya? Cukup menggembirakan, dibandingkan tahun sebelumnya. Target jumlah pengunjung tahun 2017 sudah terlampaui. Baru-baru ini, kami kedatangan kapal pesiar Genting Cruise dari Hong Kong. Genting Cruise mengangkut 400 penumpang. Kehadiran kapal pesiar di Surabaya dari tahun ke tahun terus meningkat. Pemkot Surabaya beserta seluruh stakeholder benar-benar serius membangun sektor wisata.

Apa saja yang dilakukan? Cukup banyak yang dilakukan. Kami ingin membuat wisatawan asing nyaman saat berada di Surabaya. Selain berbagai upaya promosi dan beragam event, juga disediakan pemandu wisata di bandara. Mempercantik beberapa tempat yang dianggap mampu menarik perhatian wisatawan asing, seperti taman, museum, dan fasilitas lain yang bakal meningkatkan jumlah wisatawan. Kami juga sedang mempersiapkan sejumlah paket tur.

Paket tur apa saja yang disiapkan? Beberapa paket tur yang disiapkan untuk wisatawan yang datang. Ada paket kepahlawanan, seperti wisata museum, wisata ibadah, wisata kampung, heritage, tradisional, dan taman. Nanti kami tawarkan. Sebab 3–4 tahun lalu, para turis asing hanya stay tiga jam, kini sudah meningkat menjadi satu hari.

Bisa dijelaskan potensi wisata sejarah dan kepahlawanan? Kota ini sarat akan sejarah. Dulu, Surabaya itu pusatnya Kerajaan Majapahit yang memiliki nilai sejarah, namun tidak banyak diketahui orang. Saya dan teman-teman akan menggali lebih dalam sejarah itu. Surabaya juga punya potensi untuk menjadi destinasi wisata pahlawan. Selaras dengan predikat Kota Pahlawan, ada banyak peninggalan bernilai sejarah yang menjadi rekam jejak para pahlawan pendiri bangsa. Saya ingin menghidupkan kembali Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang nanti dijadikan sebagai tempat pariwisata. Dinas Pariwisata sudah saya suruh untuk mendata monumen dan situs-situs yang bisa diangkat menjadi jujukan wisata, seperti rumah pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto di Peneleh yang baru-baru ini diresmikan. Museum ini memang belum sempurna. Ke depan, akan terus kami sempurnakan sehingga jadi aset wisata pahlawan di Surabaya.

Rencana pengembangan museum? Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan kami minta untuk membuat museum ini menjadi mudah dimengerti anak-anak. Nanti akan ada media interaksi sehingga anak-anak senang. Semisal tentang siapa saja tokoh yang dulunya belajar di rumah ini, sehingga akan membuat anak-anak senang dan lebih mudah memahami nilai-nilai kepahlawanan yang ingin disampaikan. Terus dikembangkan museum Dr Soetomo dan museum WR Soepratman. Ini bisa jadi kekuatan yang besar. Ini luar biasa asetnya. Bahkan, kelak bisa menjadi rezeki untuk warga.

Ada rencana melibatkan warga? Ya, kami melibatkan warga agar kawasan tersebut bisa mengalirkan rezeki untuk mereka. Kami minta warga di kawasan tersebut bisa memanfaatkan kawasan wisata pahlawan itu. Salah satu bentuknya dengan mengembangkan usaha mandiri. Saya harap warga di sini bisa memanfaatkan dengan menjual suvenir, semisal kaos atau gantungan kunci sesuai dengan temanya. Warga juga diharapkan tidak mengubah bentuk rumah demi menjaga nuansa sejarahnya.

Seperti apa wisata kampung? Pemkot mendukung pengembangan destinasi wisata yang berbasis masyarakat atau dikelola mandiri oleh warga. Wisata kampung akan terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan destinasi lain, sebagai paket kunjungan yang lebih menarik. Yang sudah ada, seperti Kampung Lawas Maspati, Kampung Wisata Inspirasi Dolly yang akan terdiri dari beragam kampung tematik di setiap gang berbeda-beda, serta Kampung Keraton yang erat hubungannya dengan sejarah Keraton Surabaya, akan dijadikan sebagai cagar budaya. Saya sudah mengondisikan kepada teman-teman Dinas Pariwisata untuk merawatnya. N-3

Tampilkan Semua

Kendal Terus Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM

Senin 8/1/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus meningkatkan sektor ekonomi ekonomi, khususnya usaha mikro, kecil, dan mene­ngah (UMKM) dan pariwisata. Sejumlah produk khas Kendal didorong mampu bersaing di tingkat nasional. Produk asli...
Selengkapnya

Pemkab Terus Bantu Tingkatkan UMKM di Kudus

Senin 18/12/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus meningkatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pengembangan UMKM dilakukan agar produknya bisa naik kelas me­nembus pasar internasional. Sejumlah program diluncur­kan untuk...
Selengkapnya

Pengadaan Tanah Tol Balikpapan-Samarinda Rampung

Senin 11/12/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Proyek jalan tol Balikpapan- Samarinda yang masuk ke dalam daftar 37 proyek prioritas nasional terus dikebut pengerjaannya. Salah satunya dengan merampungkan pengadaan tanah pada Desember 2017 yang selama ini menjadi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Motif Garis untuk Suasana Kontemporer

Jumat 19/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Karpet bermotif garisgaris menghidupkan ruang dalam nuansa kontemporer. Polanya dibuat saling tumpang tindih membentuk gelombang.

Karpet yang biasa terhampar di living room maupun ruang lainnya mampu memberikan nyawa dalam sebuah ruang. “Garis klasik diberi sentuhan kontemporer dengan persimpangan dan lapisan tampak mengalir mulus dari satu warna ke warna berikutnya,” ujar The Rug Company, sebuah perusahaan karpet tentang Carnival Pale koleksi teranyarnya. Pernyataan ini dilansir dari situs dezeen.com, sebuah situs arsitektur dan desain interior.

Karpet karya Paul Smith, seorang desainer busana menggunakan pita dengan warna bersahaja. Warna yang dibuat berbeda satu sama lain menciptakan pola berlapis-lapis, saling bergabung maupun tumpang tindih.

Dengan pola seperti itu, karpet muncul dalam berbagai warna. Seperti garis abu-abu bergelombang yang dapat berubah laksana cahaya saat berjalan di atas karpet.

Bagi The Rug Company, permainan pita yang tumpang tindih menjadi tantangan untuk para penenun di Nepal yang didaulat untuk membuat karpet. Ini karena setiap desain membutuhkan 52 warna dalam pita yang berpotongan untuk membentuk pola yang berlapis-lapis dan saling tumpang tindih.

The Rug mengibaratkan motif karpet layaknya besi yang dicor. “Motif besi yang dicor ditafsirkan kembali ke dalam kilau lembut benang sutera yang benangnya dipintal,” ujar dia. Motif karpet terinspirasi dari fasad besi cor di toko sepanjang jalan di Albemarle Street, Mayfair, London, Inggris. Selain warna bersahaja, Smith menggunakan warna-warna berani.

Semua karpet ditenun dengan wol Tibet oleh para penenun di Nepal. Pengerjaan karpet membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat pembuatan setiap warna dilakukan dalam satu hari untuk satu warna. Smith lebih dikenal sebagai desainer busana pria. Ia juga dikenal sebagai pembuat perabot sejumlah keperluan rumah tangga. din/E-6

Tampilkan Semua

Pelestarian Nilai Sejarah dalam Bangunan Baru

Jumat 19/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bangunan bernilai sejarah tidak selamanya berdiri menjadi museum. Bangunan tersebut dapat digunakan sepanjang tidak merusak kondisi fisik bangunan. “Kalau kondisi bangunan yang usianya lebih dari abad 20, bisa dipakai, dipakai...
Selengkapnya

Ikon Apartemen Premium ada di Cikarang

Jumat 19/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jababeka Residence, yang dikembangkan PT Grahabuana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk, menutup tahun 2017 dengan mencetak rekor baru di Cikarang. Jababeka Residence meluncurkan serviced apartment Kawana Golf Residence sebagai...
Selengkapnya

BUMN Properti Komitmen Kembangkan Multiproyek Hunian

Jumat 19/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Manajemen PT Wika Realty, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., memaparkan bisnis barunya pada 2018. Ada beberapa proyek strategis yang disiapkan Wika Realty tahun ini. Perusahaan ini akan mengembangkan tiga jenis proyek baru,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Kanal Retail Tingkatkan Fitur Layanan "Online"

Kamis 18/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Platform digital kini menjadi salah satu kanal retail pilihan untuk meningkatkan hasil penjualan karena dapat menawarkan kemudahan akses dan fleksibilitas bagi konsumen. Konsep Shop-in-shop meningkatkan nilai exposure, danpage view yang berimbas pada nilai transaksi.

Meskipun prosentase retail online baru mencapai 2,4 persen dari total pasar retail, namun potensinya sangat menjanjikan, di mana pada tahun 2017 tercatat kenaikannya mencapai 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kesempatan yang dihadirkan platform digital menarik berbagai pihak. Merek terus memperluas pasar secara online, antara lain dengan memiliki situs e-dagang sendiri. Namun untuk mengelolanya butuh investasi yang tidak sedikit.

Sebagai terobosan dari memberikan situs e-dagang kepada penjual Lazada memperkenalkan konsep Shop-in-shop pada 2014. Merek bisa memiliki “toko online” sendiri di dalam platform Lazada, dan juga menawarkan jasa Lazada Marketing Solution (LMS) untuk membantu brand memaksimalkan penjualan onlinenya.

Hadir sejak 2016, Lazada Marketing Solution (LMS) menawarkan solusi strategi marketing online bagi merek untuk mengelola sendiri "toko online"nya di platform Lazada. Melalui LMS merek tidak lagi perlu merintis toko online-nya dari nol, mereka juga dapat menyesuaikan tampilan dan pesan yang disampaikan sesuai target konsumen yang diinginkan.

“LMS juga dapat membantu brand mengenal dan membentuk engagement yang paling sesuai untuk masing-masing target konsumen untuk meningkatkan penjualan,” kata Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Indonesia Achmad Alkatiri, Senin (15/1).

Salah satu contoh keberhasilan LMS membantu merekadalah saat salah satu dari perusahaan FMCG ternama berhasil mencapai kenaikan 5 kali lipat penjualan produk premium baby care-nya pada saat kampanye Online Revolution 2017 dibandingkan dengan hari biasa tanpa kampanye.

Melalui Shop-in-Shop atau official store brand tersebut dan juga main pageLazada, brand dapat mengedukasi konsumen tentang produk mereka dengan lebih strategis sehingga kini mereka memiliki pelanggan setia yang rutin melakukan pembelian berkala produk premium baby care baik di situs Lazada maupun aplikasinya.

“Melalui onsite placement produk tersebut mendapat rata-rata impresi 1,9 juta dengan konversi ke kunjungan sebesar 61 persen setiap harinya,” ujar Achmad.

Saat ini, LMS tengah meluncurkan program terbaru bernama Hero Brands. Melalui kolaborasi bersama brand, agency, dan para entrepreneur muda program ini bertujuan untuk memposisikan brand sebagai pilihan belanja premium bagi para konsumen Lazada.

LMS memberikan exposure lebih tinggi di halaman depan Lazada, media sosial, dan Customer Relationship Management (CRM). Sehingga diharapkan melalui program ini  page view (PV), net merchandise value (NMV), dan item yang terjual dari brand meningkat secara signifikan melebihi non Hero Brandshay/E-6

Tampilkan Semua

Kecerdasan Buatan untuk Rekrutmen Pekerja

Kamis 18/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Maraknya platform digital untuk sumber daya manusia tidak lepas dari tingginya angkatan kerja. Dengan dukungan kecerdasan buatan, pencari kerja dan perusahaan perekrut bisa mendapatkan kandidat yang pas. Jumlah angkatan kerja yang...
Selengkapnya

Pemindai Sidik Jari dari Layar Ponsel

Kamis 18/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu inovasi teknlogi mobile pada Consumer Electronics Show 2018 yang berlangsung di Las Vegas, AS, adalah sistem keamanan figer print dari layar ponsel. Teknologi yang dikembangan oleh Synaptics dengan nama Clear ID bakal hadir...
Selengkapnya

Produk Baru, Penyimpan Flash Disk 1 TB

Selasa 16/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada Consumer Electronics Show 2018 (CES 2018), Western Digital memamerkan teknologi flash disk dengan kemampuan menyimpan hingga 1TB, akses streaming media melalui perangkat smart home dan seri SSD portabel berperforma tinggi yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Giicomvec 2018, Ajang Pamer Kendaraan Komersial

Rabu 17/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2018 akan menghadirkan pameran khusus kendaraan komersial. Nama pameran ini adalah Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (Giicomvec) 2018, yang akan berlangsung pada 1–4 Maret 2018, di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran kendaraan komersial sangat strategis bagi kalangan industri otomotif dan pelaku usaha. Pameran ini diadakan karena Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat perkembangan industri manufaktur dan pembangunan infrastruktur yang cukup tinggi.

“Berkembangnya aktivitas pembangunan infrastruktur di Indonesia membutuhkan mobilitas yang tinggi. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat potensial bagi industri kendaraan komersial,” ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, Selasa (16/1).

Yohannes yakin Indonesia akan tetap menjadi pasar potensial bagi kendaraan komersial. Indonesia memiliki potensi pasar komersial yang besar dengan kebutuhan tinggi untuk kendaraan komersial yang efisien dan tahan lama untuk dapat mendukung produktivitas para pelaku usaha logistik, distribusi, dan perdagangan.

Menurutnya, data Gaikindo sepanjang tahun 2017 menunjukkan peningkatan performa penjualan pada semua tipe di kendaraan komersial, terutama pada jenis truk dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 5-10 ton. Peningkatan penjualan tipe tersebut diklaim cukup signifikan meskipun ia tidak menyebutkan angkanya.

Yohannes menambahkan, optimisme akan pasar komersial di Indonesia meyakinkan beberapa pemain kendaraan komersial baru siap bersaing di Tanah Air. “Melihat performa penjualan yang membaik ini, kami yakin para agen pemegang merek kendaraan komersial akan tetap optimistis dan percaya diri menghadirkan produk terbaiknya untuk pasar Indonesia,” ungkapnya.

Penyelenggaraan pameran business to business (B to B) GIICOMVEC 2018 dinilai akan menjadi ajang yang paling tepat untuk industri kendaraan komersial dengn menunjukkan perkembangan terkini dan membuka peluang bisnis baru.

Giicomvec 2018 akan menghadirkan bermacam merek mulai dari Daihatsu, DFSK, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, UD Truck, United Tractors, Volvo, dan Iveco. Maxvel Electric Bus telah memberikan komitmennya untuk menghadirkan produk unggulannya.

Ketua III Gaikindo, Rizwan Alamsjah yang membawahi bidang pameran, menyampaikan bahwa kehadiran Giicomvec 2018 menjadi ajang yang ditunggu para agen pemegang merek kendaraan komersial Indonesia.

“Pameran ini akan menjadi ajang dan kesempatan yang sangat baik bagi para APM kendaran komersial Indonesia untuk menunjukkan produk terbaru dan terbaiknya untuk menjaring peluang bisnis baru,” kata Rizwan.

Sementara Marketing Director dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono, mengatakan, Giicomvec 2018 merupakan sarana berkomunikasi memasarkan brand Fuso, serta memfasilitasi konsumen untuk melihat peluang bisnis mereka, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan kendaraan. hay/E-6

Tampilkan Semua

Mobil Bongsor dan Kecil di Detroit Auto Show

Rabu 17/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
North America Auto Show atau biasa dikenal dengan Detroit Auto Show (DAS), bisa menjadi gambaran pasar mobil di Amerika Serikat (AS) dan global. Pasar otomotif selalu dinamis. Jika sebelumnya pasar global didominasi sedan medium dan...
Selengkapnya

"Platform" Navigasi Menuju Mobil Otonom

Rabu 10/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam mengembangkan mobil otonom, LG melakukan kerja sama dengan Here, platform dari Nokia yang kini dimiliki oleh Audi, BMW dan Daimler. Here merupakan platform navigasi pemetaan untuk mengumpulkan produk telematika yang ditujukan untuk...
Selengkapnya

Adu Canggih Teknologi Mobil

Rabu 10/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Integrasi industri otomotif dengan teknologi informasi membuat ajang Consumer Electronics Show (CES) 2018 marak dengan adu canggih pabrikan global.  Pabrikan mobil dunia menghadirkan kendaraan dengan fitur teknologi canggih di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Kehidupan Pers Indonesia Makin Baik

Sabtu 20/1/2018 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Perikehidupan pers di Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan kondisi yang sedikit lebih baik bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tren ini terlihat dari beberapa indikator yang diamati Dewan Pers selama tahun 2017.


“Tren kondisi yang sedikit lebih baik ini terlihat dalam beberapa indikator dalam catatan dan evaluasi atas program-program yang dilaksanakan Dewan Pers selama 2017,” kata Anggota Dewan Pers, Ahmad Djauhar, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (19/1).


Namun secara umum , kehidupan pers di Indonesia masih menyisakan kekhawatiran. Ahmad menyebut adanya kekhawatiran tersebut karena makin maraknya praktik bisnis media yang tidak profesional serta maraknya upaya penyalahgunaan profesi wartawan alias jurnalisme anarkis.


Menurut Ahmad, riak-riak muncul ketika praktik jurnalisme yang masih rendah ketaatannya pada etika jurnalisme, berkolaborasi dengan praktik bisnis maupun kepentingan praktis atas tujuan politis tertentu. Kondisi inilah yang dilihat oleh Dewan Pers sebagai bentuk anarkisme atas produk jurnalisme.


Beberapa catatan penilaian ini, tambah Ahmad, didasarkan pada sejumlah program implementasi tugas dan fungsi Dewan Pers, sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Nilai Indeks Kemerdekaan Pers 2016 beranjak lebih baik bila dibandingkan dengan hasil pengukuran Indeks Kemerdekaan Pers Tahun 2015.


Jadi Tolok Ukur


Indeks Kemerdekaan Pers 2016 tersebut, tambah Ahmad, menjadi tolok ukur kondisi kemerdekaan pers yang secara kumulatif menggambarkan bahwa 30 provinsi di Indonesia berada dalam posisi agak bebas (fairly free) yang dengan nilai indeks sebesar 68,95. Keadaan ini membaik dibanding keadaan kemerdekaan pers pada 2015 dengan hasil pengukuran indeks sebesar 63,44.


Dengan demikian, kemerdekaan pers Indonesia dapat dikatakan mendekati bebas. Namun, tambah Ahmad, bila dilihat lebih mendalam, kemerdekaan pers Indonesia pada tahun 2016 sebetulnya mengalami defisit dalam hal kebebasan-untuk (freedom for).


Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo mengatakan pihaknya sudah menerima 400 aduan pelanggaran kode etik jurnalistik sepanjang 2017. Pelanggaran itu dilakukan oleh sejumlah media dan wartawan. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya, sebanyak 650 aduan. eko/N-3

Tampilkan Semua

Jadwal Misi Pulihkan Diri

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Manchester City akan berupaya untuk kembali ke jalur kemenangan setelah kalah dari Liverpool di Anfield pekan lalu. MANCHESTER - Manchester City akan berupaya memulihkan diri, kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Newcastle United di...
Selengkapnya

Inter dan Roma Tak Pikirkan Scudetto

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MILAN - Hampir satu bulan yang lalu, laga Inter Milan melawan AS Roma akan dianggap sebagai benturan dua pesaing utama gelar Serie A musim ini. Namun, saat kedua tim bertemu di San Siro pada hari Minggu (21/1), keduanya tidak akan...
Selengkapnya

Aubameyang Diragukan Bertahan

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BERLIN - Masa depan striker pencetak gol terbanyak Bundesliga musim lalu, Pierre-Emerick Aubameyang, di Borussia Dortmund diragukan. Hal itu karena klub Lembah Ruhr mencoba mengubah situasi yang mereka alami musim ini. Pemain...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Tangan Kiri Jangan Iseng

Sabtu 20/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Is, lelaki, berkaca mata, usia 29 tahun, rambut agak keriting, berwajah tidak mencurigakan. Saat melintas dari Jalan Margonda, Depok, ke Jalan Kuningan Datuk yang masih wilayah Beji, wajahnya tak terlihat karena tertutup helm.

Is naik sepeda motor melewati jalan yang sepi di hari Kamis (11/1/18), di depannya “kebetulan” ada Am, perempuan juga berjalan searah. Is dari belakang meluncur, dan jalanan yang sempit, lebar tiga meter, membuatnya iseng—seperti yang diakui kemudian.

Tangankirinya meremas payudara Am yang kaget, marah, sementara is terus melaju. Mungkin kejadian seperti ini sering terjadi. Iseng yang merugikan yang sangat mungkin terjadi di dalam kendaraan umum.

Yang membedakan dengan kejadian lain adalah ada CCTV, kamera yang merekam. Dan mengunggahnya, dan viral. Dan aparat keamanan bertindak. Is ditangkap di rumah orang tuanya—yang kemudian turut mengantar ke kantor polisi.

Is tidak ditahan karena ancaman hukumannya kurang dari lima tahun, dan dianggap tidak mengulangi perbuatannya, dan tidak menghilangkan barang bukti. Iseng menjadi kata serius manakala dikaitkan dengan tindak susila.

Di saat kepekaan masyarakat soal pelanggaran susila sedang panas dan tinggi—karena berita pelecehan seksual guru, atau orang dewasa dengan korban mencapai puluhan—kasus “memeras payudara” termasuk ramai.

Meskipun sebenarnya, apa yang dilakukan Is dilakukan tanpa rencana—kecuali kalau diniati dan memang direncanakan. Tetap bukan kelakuan atau tindakan yang bagus, dan karena itu perlu menjadi bahan peringatan.

Keisengan itu tak terjadi andai hanya ada di dalam pikiran, dalam kepala. Melihat perempuan dan membayangkan sesuatu—hanya membayangkan dalam kepala yang tertutup helm, bukanlah tindak kejahatan.

Kalaupun karena terlalu berkhayal mungkin saja bisa membuat motornya oleng, tapi itu risiko yang ditanggung sendiri. Tidak melibatkan dan merendahkan orang lain. Yang perlu dihindarkan dari kasus semacam ini adalah jangan membiasakan iseng—dengan tangan kiri, atau kanan, atau anggota badan yang lain.

Kadang iseng buruk itu terjadi karena benar-benar iseng: menempelkan permen karet di tempat duduk, misalnya. Atau pipis di botol plastik seolah teh. Atau tindakan yang menyebabkan orang lain menderita karena keisengan, kejahilan kita.

Sesuatu yang sama sekali tak berguna—juga tak membuat kita kaya, selain menyengsarakan orang lain. Ini pun tak membuat kita merasa sukses. Yang lebih perlu lagi adalah bagi iseng/usil/jahil ini bermula dari kebiasaan, yang diulang, dan sebenarnya bisa dihindarkan.

Dan kasus Is dan Am adalah peringatan agar hal semacam ini tak perlu terjadi. Is sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatan isengnya, dan Am sendiri tak merasa nyaman kalau kasusnya diviralkan.

Dengan kata lain, tak ada yang diuntungkan sama sekali. Akan lebih bagus lagi kalau saja keisengan yang ada dihilangkan, dan diganti sebaliknya. Dijadikan kebiasaan untuk, misalnya, hal-hal yang bisa membahayakan orang lain, seperti pecahan kaca di jalanan. A

tau sekadar pintu untuk orang yang akan masuk setelah kita. Memberikan tempat duduk di kendaraan umum, dan bukan iseng membasahi kursi.

Dan beberapa misal lain, beberapa hal kecil yang kelihatan sepele, termasuk merusak bangku di stadion—atau gedung pertunjukkan, atau tempat umum. Kalau ini soal kebiasaan, jadikan kebiasaan yang baik.

Dan itu mudah dilakukan. Dan itu baik dan benar adanya. Banyak jalan sepi tak dengan sendirinya harus diisengi—dan menjadikan hina.

Tampilkan Semua

Sipir dan Narkoba

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) IIB Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto, 42 tahun terkait keterlibatannya dalam tindak pidana pencucian uang yang dilakukan napi narkotika bernama Sancai....
Selengkapnya

Netralitas Aparatur di Pilkada

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam hirukpikuk menyambut Pilkada Serentak 2018, netralitas PNS, TNI, dan Polri muncul lagi. Sudah jadi rahasia umum, oknum PNS tidak netral dalam pilkada untuk meraih jabatan prestisius andai jagonya terpilih. Kini, malah muncul...
Selengkapnya

Reorientasi Pemberdayaan Desa

Jumat 19/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Trisno Yulianto Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) merupakan penguatan warga sipil sebagai antitesis hegemoni negara. Dia memiliki rekam historis sebagai langkah pengembangan kapasitas dalam kerangka ideologi kerakyatan. PMD muncul...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Rianti Cartwright Bintangi Film Horor Pertama Kali

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jika biasanya Rianti Cartwright kerap berlakon di filmfilm drama, satu film yang dibintanginya tahun ini bergenre horor, bertajuk "Bayi Gaib". Praktis, itupun menjadi film horor perdananya. “Jadi ini film horor pertama aku. Mudah mudahan bisa diterima," ujar Rianty, saat ditemui di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Dalam film garapan Sutradara Rizal Mantovani itu Rianti mendapat peran utama, melakonkan tokoh Farah yang tengah hamil sembilan bulan dan mengalami teror gaib. Rianti beradu akting dengan Ashraf Sinclair. Ternyata, alasan Rianti tak menerima genre horor selama ini lantaran ia tergolong wanita yang penakut. Untungnya, tatkala syuting ia tak merasakan ketakutan lantaran suasana syuting kala itu tak dibuat tegang. “Jadi syuting film horor biasanya bakalan serem tapi ini ramai, kita ketawa mulu, nggak merasakan suasana yang mencekam," cerita Rianti.

Rianti pun mengaku tak kuasa menolak saat diajak langsung oleh Rizal Mantovani. Tak heran, sebab ia sebelumnya juga pernah bekerjasama dengan Rizal di film "Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2". “Aku nggak pernah nonton film horor. Paling nggak mau, soalnya suka kepikiran. Jadi aku dari dulu tuh selalu ragu untuk ambil film horor. Tapi karena kali ini yang ngajak tuh Mas Rizal, dan aku udah pernah kerja sama dengan Mas Rizal, jadi nggak canggung,” paparnya.

Tak seperti yang dibayangkannya selama ini, ternyata menonton film horor dengan langsung terlibat sebagai pemain tidaklah menyeramkan. Rianti pun tak menutup kemungkinan jika nantinya ia akan kembali membintangi film bergenre horor. Artis kelahiran Bandung, 22 September 1983 ini pun berharap, film terbarunya itu bisa diterima masyarakat. Apalagi, saat ini film-film bergenre horor mulai mendapat perhatian dari penonton film Indonesia. yzd/S-2

Tampilkan Semua

Java Jazz Festival Goo Goo Dolls Jadi “Special Show”

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Band AS, Goo Goo Dolls, menjadi salah satu musisi yang akan tampil di special show dalam perhelatan Java Jazz Festival 2018. Ajang tahunan yang berlangsung pada 2,3 dan 4 Maret 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran itu juga...
Selengkapnya

Transfer Teknologi Jepang untuk Tingkatkan Laboratorium Klinik Indonesia

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Laboratorium Klinik Kalgen Innolab yang bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik, kini berdiri di Indonesia. Laboratorium Klinik Kalgen Innolab akan memberikan layanan laboratoriun mulai dari...
Selengkapnya

Kanker yang Menyerang Kelenjar Getah Bening

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kanker adalah suatu penyakit ganas yang berasal dari satu sel dalam tubuh yang tumbuhnya terus menerus dan tidak terkendali. Umumnya jika seseorang terkena kanker sel tak terkendali itu sudah mencapai satu milliar sel. Jenis kanker pun...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Jakarta Akhir Pekan

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Amatiran! Tua Muda Bersatu Bikin Pameran

Tempat: Museum Basoeki Abdullah, Cilandak Jakarta

Tanggal: 13-27 Januari 2018

Anak muda kreatif Jakarta berkumpul menunjukkan kebolehan mereka dengan menggelar pameran komik dan ilustrasi bertajuk “Amatiran! Tua Muda Bersatu Bikin Pameran” di Museum Basoeki Abdullah, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

30 seniman muda terdiri dari guru, siswa dan alumni dari SMA Labschool Jakarta, SMA Islam Al Azhar 3 dan SMP Al Azhar 1 Jakarta. mereka adalah pemilih kegiatan ekstrakulikuler komik dan ilustrasi di sekolahnya masing-masing.

Muhammad Khatibul Umam selaku ketua panitia pameran ini menyatakan, ajang ini digelar sebagai apreasiasi sekaligus motivasi kepada karya para siswa, guru dan alumni ekstrakulikuler Komik dan Ilustrasi di ketiga sekolah itu.

Sebanyak 43 karya ditampilkan dalam pameran itu setelah melalui tahap kurasi. Pada hari pembukaan, Sabtu, pameran berlangsung meriah dengan dikunjungi para peserta, pecinta komik dan ilustrasi, seniman senior, orangtua siswa hingga masyarakat umum.

Erwin Herianto, Staf Edukator Museum Basoeki Abdullah menyatakan, pihak museum senantiasa mendorong anak muda untuk tampil dengan ide-ide kreatif dan menariknya dalam bidang seni. Bentuk suport tersebut dengan menyediakan ruang pamer bagi komunitas atau induvidu secara gratis.

 

Predator League 2018 : Costreet & Cosplay Competition

Tempat: Mall Taman Anggrek, Jakarta

Tanggal: 21 Januari 2018

Ikuti Costreet & Cosplay Competition dengan total hadiah Rp.10.000.000.

Special performance by MINISTRY OF IDOL.

Peraturan Lomba Cosplay:

  • Kategori : BEBAS (kecuali ORIGINAL)
  • Durasi perform maksimal 3 menit
  • Format BGM yang dipakai MP3
  • Penilaian lomba individu. bisa tampil bersama, tetapi penilaian tetap Individual
  • Kostum tidak mengandung SARA, Pornografi, dan Politik.
  • Dilarang menggunakan senjata api, tajam dan barang berharga lainnya.
  • Para peserta harus menjaga kebersihan area acara.
  • Keputusan Juri tidak bisa diganggu gugat.

Tata Cara Pendaftaran Costreet & Cosplay:

  • Kirimkan data diri (nama, alamat dan No. HP), Data karakter (Nama dan asal Karakter) dan Photo Karakter ke email cospjakarta@gmail.com dengan Subject “Predator League Cosplay” buat Lomba Cosplay dan “Predator League Costreet” buat Costreet.
  • Pendaftaran On The Spot dan Daftar Ulang dibuka Jam 10.00 s/d 13.30 WI

Cosplay Competition Prize:

  • 1st Winner : Rp.2.500.000,-
  • 2nd Winner : Rp.1.500.000,-
  • 3rd Winner : Rp.1.000.000,-

Special Category for DOTA Cosplay:

  • @Rp. 500.000,- for 2 Winner

Costreet Competition Prize:

  • Total Prize of Rp. 3.000.000,- for 15 Winner
    • 5 Winner of Armor Costreet
    • 5 Winner of Non-Armor Costreet
    • 5 Winner of DOTA Costreet

 

Festival Sate

Tempat: Ladies Parking, Thamrin City, Jakarta

Tanggal: 19-21 Januari 2018

Datang dan Ramaikanlah acara Festival Sate yang diadakan pada tanggal 19 sampai dengan 21 januari 2018, berlokasi di Ladies Parking Thamrin City, Jakarta. Berbagai stand kuliner sate bisa kamu jumpai di sini. Yuk buat kalian penggila sate ajak teman dan keluarga untuk meramaikan acara ini.

 

Alkafest “Rise And Shine”

Tempat: SMAI Al-Azhar Kelapa Gading, Jakarta
Tanggal: 20 Januari 2018

Alkafest proudly announce to you their guest star:

- NAIF
- Yura Yunita
- Dhyo Haw

Prepare yourself for next year’s Alkafest “Rise And Shine” and get chance to be the center of the spotlight in the stage of Alkafest “Rise And Shine” 2018.

Live performance at SMAI Al-Azhar Kelapa Gading on the stage, January 20th 2018.

Attention! No need to worry cause Alkafest “Rise And Shine” is now selling PRESALE tickets. A ticket for only 45K

 

Indonesia Art Exhibition

Tanggal : 17-21 Januari 2018

Tempat : Jababeka Convention Center (JCC), Cikarang

Waktu : 09.00 – 18.00

Indonesian Art Exhibition (IAE) yang mengambil tajuk ‘Standing with The Masters’ inimembawa lebih dari 70 karya-karya dari seniman lukis Indonesia dari segala periode sejak abad ke-19, dipelopori Raden Saleh.

Dalam gelaran ini, pula karya lima maestro seni rupa Indonesia versi museum OHD yaitu Affandi, Kartika Afandi, Hendra Gunawan, Soedibio, H. Widayat turut dihadirkan, berikut juga dengan deretan karya dari galeri NU milik Gus Mus dan ditemani oleh 34 seniman Ancol.

Tak Cuma lukisan, dalam gelaran perdananya ini, IAE yang dipelopori langsung oleh PT Jababeka, Tbk turut pula menghadrikan 20 guci langka dari Dinasti Ming dan Tang yang akan menghiasi ruang pameran dengan kapasitas 3.000 orang tersebut. Ditambah 159 karya seni batik lukis, patung, instalas, 5 humanoid dari Kota Tua Jakarta serta akan menampilkan beberapa tanaman bonsai super pilihan.

 

Pameran Iqra: Bacalah Exhibition

Tanggal : 19 - 27 Januari 2018

Tempat : Galeri Cipta III, TIM

Waktu : 10.00 - 20.00 WIB

Diambil dari bahasa Arab, ‘Iqra’ dapat diartikan sebagai ‘Baca’. Pada pameran ini, para perupa diajak untuk memberikan tawaran bacaan melalui karya-karya eksperimentatifnya, baik secara tema maupun teknis, yang nantinya akan dibaca, dianalisa dan direnungkan oleh pengunjung sesuai dengan intepretasinya.

 

Pementasan Teater “Les Misérables”

Tanggal : Sabtu, 20 Januari 2018

Tempat : Teater Kecil , Taman Ismail Marzuki

Waktu : Pertunjukan Pertam pukul 15:00 WIB, pertunjukkan kedua 19:00 WIB.

Pementasan teater “Les Misérables” untuk ke 14 kali menunjukkan teater dari adaptasi novel karya Victor Hugo oleh Teater Cassava ini cukup diminati oleh para penontonnya.

“Les Misérables” bercerita tentang tentang sebuah pertobatan, pengorbanan, dan cinta. Dengan latar belakang masa awal revolusi Perancis ini, menggambarkan para tokoh bertahan melawan hukum, yang tak mengenal  ketiga nilai-nilai tersebut..

Untuk bisa menikmati pementasan ini, penonton perlu merogoh kantong sebesar   125.000 rupiah kelas Valjean 100.000 untuk Javert , 75.000 untuk Fantine, dan 50.000 untuk  Cosette.

 

Mozaik Budaya Provinsi Bali : Prembon Calon Arang

Tempat : Panggung Terbuka Candi Bentar, TMII

Tanggal : Sabtu 20 Januari 2018

Waktu : 18 :30 sampai selesai.

HTM : 50.000

Bagi anda yang belum memiliki agenda acara di akhir pekan ini, pertunjukan Prembon Calon Arang ini barang kali bisa menjadi pilihan. Prembon adalah salah satu bentuk drama tari klasik Bali yang memadukan dua pertunjukan seni sekaligus yakni drama tari Arje dan topeng. Untuk pertunjukan nanti, cerita yang dibawa adalah Calon Arang.

Kemala Ayu & Friends

Tanggal:19-20 Januari 2018

Tempat: Motion Blue Jakarta

Kemala Ayu adalah seorang penyanyi jazz senior dari Semarang yang dikenal sebagai Anita Baker Indonesia. Semangat untuk jazz dimulai pada usia 15 tahun saat membawakan lagu-lagu Roberta Flack, Shirley Bassey, Al Jarreau, dan masih banyak lagi. Pada tahun 1980, ia memenangkan kompetisi menyanyi yang disebut lomba Cipta Lagu Pemuda (Young Song Creation Competition). yang diselenggarakan secara nasional oleh Stasiun Radio Prambors.

Kemala Ayu pindah ke Jakarta pada usia 17 tahun dan tampil bersama Denny Tr dari Karimata Band, Idham Nursaid, Ronald Panjaitan dan Penyanyi Enrico Tobing di captain's Bar. Dia membentuk grup jazz bernama Canizaro dan kemudian menjadi vokalis band Jazz Fusion Black Fantasy yang terkenal pada tahun 1980an yang dipopulerkan melalui lagu "Buat Kamu" atau "For you". Dia juga membentuk kelompak lain yang disebut Spirit Band dan menghasilkan dua album, kemudian dia menjadi vokalis Hydro Band selama 5 tahun (bersama Helmie Indra Kusuma, Dewa Budjana, Rudy Subekty, Ronald Panjaitan, dll). Dia juga vokalis Trigonia Band (dengan Idang Rasjidi, Yance manusama, dan Cendy Luntungan) selama 5 tahun.

 

International Education Expo

Tempat: Crowne Plaza Jakarta dan Mercure Hotel Alam Sutera

Tanggal: 20-21 Januari 2018

Waktu: 13.00-18.00 WIB

International Education Expo 2018 merupakan pameran pendidikan internasional terbesar di awal tahun dengan menghadirkan universitas favorit dari luar negeri yang termasuk dalam Top University di Asia dan Eropa.

Kegiatan pameran pendidikan internasional ini akan diadakan selama 2 hari di Jakarta dan Tangerang secara Gratis terbuka untuk umum. Selain berkonsultasi secara langsung dengan para perwakilan resmi universitasnya, kalian juga bisa mendapatkan beragam beasiswa serta promo berupa Application Fee dan promo lainnya.

Dengan target pengunjung 2.000 peserta dan menghadirkan lebih dari 30 booth universitas, International Education Expo 2018 yang di selenggarakan oleh ICAN Education Consultant diharapkan dapat menjadi jawaban peningkatkan kualitas pendidikan dan karier bagi kalangan pelajar dan profesional di Indonesia.

Tampilkan Semua

Peluncuran Samsung A8

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Jalur Khusus

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pencari Suaka Terlantar

Sabtu 20/1/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Penggunaan Cantrang Dibolehkan Sementara di Pantura Saja”

Jumat 19/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang penggunaan alat tangkap cantrang. Hal itu diputuskan setelah belasan ribu nelayan pantai Utara Jawa (Pantura) mencapai kesepakatan dengan Presiden Jokowi setelah menggelar aksi menolak penggunaan cantrang jilid II . Pada Desember lalu juga nelayan telah melakukan hal yang sama.

 

Adapun aturan pelarangan itu termuat dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkap Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik.

Regulasi ini secara resmi diberlakukan sejak 1 Januari lalu, setelah beberapa kali mengalami penundaan karena masifnya protes dari berbagai daerah.


Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Berikut petikannya.


Mengapa aturan pelarangan cantrang dicabut?


Keputusan ini sebenarnya diawali dari proses yang panjang, yakni ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Tegal, Jateng, pada Senin, (15/1).

Presiden bertemu dengan perwakilan nelayan Jateng dari Tegal, Batang, Pati, dan Rembang. Dalam pertemuan itu, pemerintah dan nelayan berdiskusi serta mencari solusi dari kebijakan pelarangan penggunaan cantrang. Pertemuan pun kembali dilanjutkan pada hari Rabu, (17/1) di Istana Merdeka Jakarta.


Pada pukul 15.30 WIB, Kepala Negara menepati janjinya bertemu dengan para perwakilan nelayan, yaitu Ketua Aliansi Nelayan Indonesia, Riyono, Wakil Ketua Aliansi Nelayan Indonesia, Suyoto, Ketua KUD Mina Santosa Tegal, Hadi Santoso,

dan Nahkoda Kapal, Rasmijan. Mereka hadir bersama Bupati Batang, Wihaji, Bupati Tegal, Enthus Susmono, Wali Kota Tegal, Nursoleh, Bupati Pati, Haryanto, dan Bupati Rembang, Abdul Hafidz.


Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi saya, bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja.

Di saat yang bersamaan, ribuan nelayan dari berbagai daerah juga menggelar aksi demonstrasi menentang cantrang di depan Istana Merdeka. Bahkan, aksi tersebut sudah dimulai sejak pagi hari.


Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, pemerintah bersama nelayan sepakat untuk tidak mencabut Permen tentang Pelarangan Cantrang.

Namun, pemerintah akan memberikan perpanjangan waktu kepada kapal cantrang untuk tetap melaut sampai dengan pengalihan alat tangkap mereka selesai. Jadi, bukan mencabut, hanya diperpanjang.


Apa saja kesepakatan poin penting dalam kesepakatan tersebut?


Tidak boleh ada penambahan kapal cantrang. Semua kapal cantrang yang ada harus melakukan pengukuran ulang kapalnya dengan benar dan hanya di Pantai Utara Pulau Jawa.

Pemerintah memberikan kesempatan kepada nelayan untuk beralih dari penggunaan cantrang. Pemerintah memberikan waktu ke pada nelayan hingga sampai rampung semua, pindah dari cantrang menuju ke yang baru, tanpa ada batasan waktu pun.


Apa pencabutan larangan ini berlaku untuk seluruh wilayah?


Tidak, penggunaan cantrang hanya boleh dilakukan bagi nelayan atau kapal yang beroperasi di Pantai Utara Jawa (Pantura). Apabila ada kapal nelayan yang menggunakan cantrang di luar wilayah itu, akan ditindak tegas, ditangkap, untuk selanjutnya diproses secara hukum dan kapalnya ditenggelamkan.


Lalu, kapan aturan pelarangan ini diberlakukan?


Rentang waktu penggunaan cantrang tidak ditentukan. Intinya, secepat mungkin, tetapi KKP tetap berupaya agar secepatnya pelarangan itu diberlakukan.

KKP berencana untuk membentuk satuan tugas khusus untuk mempercepat peralihan alat tangkap. Hingga saat ini sekitar 1.223 kapal yang masih menggunakan cantrang.

Dari jumlah tersebut 80 persen di antaranya merupakan kapal dengan ukuran di atas 30 groos ton (GT) dan sisanya di bahwa itu.


Apa alasan Anda membuat aturan ini?


Tujuan pemerintah membuat kebijakan tersebut adalah semata-mata untuk melindungi para nelayan dan laut Indonesia. Itu juga untuk melindungi laut kita dari alat tangkap yang merusak lingkungan. erik sabini/AR-3

Tampilkan Semua

“Izin Cyber University Tidak Sembarangan”

Kamis 18/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggk mendorong kampus untuk mempersiapkan diri memasuki era revolusi industri 4.0 (generasi keempat) yang ditandai dengan maraknya ekspansi ke dunia digital dan internet. Salah satu perubahan...
Selengkapnya

“Presiden Belum Perlu Keluarkan Perppu Pemilu”

Rabu 17/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Terkait keputusan Mahkamah Konstitusi tentang verifikasi partai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pemilu karena khawatir ada pelanggaran perundang-undangan. ...
Selengkapnya

“Sri Wahyumi Melanggar Pasal 77 Ayat 2 UU Pemerintahan Daerah”

Selasa 16/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, memberhentikan sementara Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip. Sri Wahyumi diberhentikan sementara dalam waktu tiga bulan. Untuk sementara, tugasnya sebagai bupati akan dijalankan oleh wakilnya,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Tangan Kiri Jangan Iseng

Sabtu 20/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Is, lelaki, berkaca mata, usia 29 tahun, rambut agak keriting, berwajah tidak mencurigakan. Saat melintas dari Jalan Margonda, Depok, ke Jalan Kuningan Datuk yang masih wilayah Beji, wajahnya tak terlihat karena tertutup helm.

Is naik sepeda motor melewati jalan yang sepi di hari Kamis (11/1/18), di depannya “kebetulan” ada Am, perempuan juga berjalan searah. Is dari belakang meluncur, dan jalanan yang sempit, lebar tiga meter, membuatnya iseng—seperti yang diakui kemudian.

Tangankirinya meremas payudara Am yang kaget, marah, sementara is terus melaju. Mungkin kejadian seperti ini sering terjadi. Iseng yang merugikan yang sangat mungkin terjadi di dalam kendaraan umum.

Yang membedakan dengan kejadian lain adalah ada CCTV, kamera yang merekam. Dan mengunggahnya, dan viral. Dan aparat keamanan bertindak. Is ditangkap di rumah orang tuanya—yang kemudian turut mengantar ke kantor polisi.

Is tidak ditahan karena ancaman hukumannya kurang dari lima tahun, dan dianggap tidak mengulangi perbuatannya, dan tidak menghilangkan barang bukti. Iseng menjadi kata serius manakala dikaitkan dengan tindak susila.

Di saat kepekaan masyarakat soal pelanggaran susila sedang panas dan tinggi—karena berita pelecehan seksual guru, atau orang dewasa dengan korban mencapai puluhan—kasus “memeras payudara” termasuk ramai.

Meskipun sebenarnya, apa yang dilakukan Is dilakukan tanpa rencana—kecuali kalau diniati dan memang direncanakan. Tetap bukan kelakuan atau tindakan yang bagus, dan karena itu perlu menjadi bahan peringatan.

Keisengan itu tak terjadi andai hanya ada di dalam pikiran, dalam kepala. Melihat perempuan dan membayangkan sesuatu—hanya membayangkan dalam kepala yang tertutup helm, bukanlah tindak kejahatan.

Kalaupun karena terlalu berkhayal mungkin saja bisa membuat motornya oleng, tapi itu risiko yang ditanggung sendiri. Tidak melibatkan dan merendahkan orang lain. Yang perlu dihindarkan dari kasus semacam ini adalah jangan membiasakan iseng—dengan tangan kiri, atau kanan, atau anggota badan yang lain.

Kadang iseng buruk itu terjadi karena benar-benar iseng: menempelkan permen karet di tempat duduk, misalnya. Atau pipis di botol plastik seolah teh. Atau tindakan yang menyebabkan orang lain menderita karena keisengan, kejahilan kita.

Sesuatu yang sama sekali tak berguna—juga tak membuat kita kaya, selain menyengsarakan orang lain. Ini pun tak membuat kita merasa sukses. Yang lebih perlu lagi adalah bagi iseng/usil/jahil ini bermula dari kebiasaan, yang diulang, dan sebenarnya bisa dihindarkan.

Dan kasus Is dan Am adalah peringatan agar hal semacam ini tak perlu terjadi. Is sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatan isengnya, dan Am sendiri tak merasa nyaman kalau kasusnya diviralkan.

Dengan kata lain, tak ada yang diuntungkan sama sekali. Akan lebih bagus lagi kalau saja keisengan yang ada dihilangkan, dan diganti sebaliknya. Dijadikan kebiasaan untuk, misalnya, hal-hal yang bisa membahayakan orang lain, seperti pecahan kaca di jalanan. A

tau sekadar pintu untuk orang yang akan masuk setelah kita. Memberikan tempat duduk di kendaraan umum, dan bukan iseng membasahi kursi.

Dan beberapa misal lain, beberapa hal kecil yang kelihatan sepele, termasuk merusak bangku di stadion—atau gedung pertunjukkan, atau tempat umum. Kalau ini soal kebiasaan, jadikan kebiasaan yang baik.

Dan itu mudah dilakukan. Dan itu baik dan benar adanya. Banyak jalan sepi tak dengan sendirinya harus diisengi—dan menjadikan hina.

Tampilkan Semua

Bambang Soesatyo

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
DPR mengalami beragam persoalan pada tahun 2017. DPR banyak disorot masyarakat karena dinilai kinerjanya rendah dan sungguh tidak memuaskan. DPR jadi sorotan karena adanya sejumlah anggotanya yang tersangkut hukum hingga penyelesaian...
Selengkapnya

Suplemen untuk Kesehatan Tubuh Terus Dikembangkan

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Generasi baru suplemen atau super food yang mampu mengatasi sejumlah penyakit, ke depan, dapat dikembangkan lagi. Ilmuwan telah meneliti protein yang membantu menjaga sel-sel di tubuh tetap sehat. Zat bermanfaat terdiri dari sulforaphane...
Selengkapnya

Murah, Biaya Memelihara Rumput dengan Robotik

Sabtu 20/1/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi robot pemeliharaan rumput liar ini memungkinkan proses penyiangan rumput liar di lahan, pertanian menjadi lebih cepat dan lebih efektif. Penggunaan robot juga lebih murah dari aspek biaya dibandingkan dengan penyiangan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta