Koran Jakarta | February 22 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Tinggalkan Sumber Energi Kotor, Beralih ke EBT

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
>>Mahasiswa tolak pembangunan PLTU batu bara di Bali karena bahayakan lingkungan.

>> Sangat aneh jika pemerintah ngotot menggunakan energi batu bara yang kotor dan mahal.

>>Mahasiswa tolak pembangunan PLTU batu bara di Bali karena bahayakan lingkungan.>> Sangat aneh jika pemerintah ngotot menggunakan energi batu bara yang kotor dan mahal. JAKARTA...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Lahan Gambut Kembali Terbakar

Kamis 22/2/2018 | 00:05
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Bupati Rita Widyasari Didakwa Terima Suap Rp6 Miliar

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, didakwa menerima suap enam miliar rupiah dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun, sebagai imbalan atas pemberian izin lokasi perkebunan...
Selengkapnya

Dua Korban Proyek Tol Becakayu Patah Tulang

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Cetakan konstruksi bekisting pier head Tol Becakayu melorot, dan cor- coran semennya jatuh. JAKARTA - Dokter Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Praharmaniati, mengatakan dua dari enam korban ambruknya bekisting pier head Tol...
Selengkapnya

Presiden Minta Para Ulama Berikan Kesejukan

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kepada para ulama dan habaib agar ikut memberikan tausyiah maupun ceramah yang sejuk kepada umat sehingga kondisi menjadi tenang, terutama di daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Arinal Lepas 8 Calon Jemaah Umroh

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Bandar Lampung – Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi beserta istri, Riana Sari, melepas keberangkatan delapan orang peserta (jemaah) umroh di Hotel Branti Indah, Branti, Natar, Lampung Selatan, Selasa (20/2).

Delapan peserta umroh itu, merupakan warga Lampung yang beruntung mendapat undian hadiah utama dari empat kali kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Jaringan Arinal Berkarya (JAYA).

Dalam sambutannya, Riana Sari mengatakan bahwa umroh yang diterima kedelapan jemaah merupakan rizki dari Allah. ”Ini merupakan rahmat yang Allah berikan kepada bapak dan ibu melalui pak Arinal,” ujar Riana.

Riana berpesan, agar para peserta umroh menjaga kesehatannya selama perjalanan Umroh, di Mekkah. “Pesan kami yang pertama, jaga kesehatan. Jangan lupa makan dan istirahat yang cukup,” terangnya.

Kedepannya, dia berharap agar para jemaah terus menjalin silaturahmi dengan keluarganya. ”Insya Allah hubungan kita kedepannya akan lebih baik lagi,” ujarnya. Selain itu, Riana meminta doa dari para jemaah agar Arinal dan wakilnya Chusnunia (Nunik) dimudahkan segala urusannya.

”Saya titip doa, semoga pak Arinal dan Bu Nunik diberi kesehatan dan hajatnya dikabulkan,” harapnya. Di sela-sela percakapan dengan para peserta Umroh, Arinal sempat mengatakan agar kedelapan jamaah saling bantu - membantu saat dalam perjalan Umroh nantinya.

”Saling jaga bu, pak. Kita kan berangkatnya bareng-bareng, jadi saling memperhatikanlah satu sama lainnya,” ucap Arinal kepada kedelapan jamaah. Kedelapan peserta umroh yang beruntung tersebut,

Adrik Gunawan 40 tahun dan Istri Risdayanti 39 tahun warga Krui, Jamalluddin 29 tahun dan Istri Aminah 25 tahun warga Pajar Bulan,

Lampung Barat, Mat Duli 49 tahun dan ibundanya Inda Wajamar 72 tahun warga Kotabumi, Imam Nawawi 50 tahun dan Istri Mutoharoh 45 tahun warga Gunung Labuhan, Waykanan. sur/AR-3

Tampilkan Semua

KPU Keluhkan Sejumlah Kendala

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menghadapi hajat besar Pilkada serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019, Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara masih menghadapi berbagai keterbatasan.   Jakarta – Dalam Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pilkada Serentak...
Selengkapnya

Calon Kepala Daerah Diingatkan Hindari Korupsi

Senin 19/2/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
KPK dan Polri ingin pesta demokrasi tahun ini berjalan baik dan tidak dikotori dengan korupsi. Ini penting agar pilkada mendapatkan pemimpin daerah yang berkualitas, berintegritas, dan mumpuni. JAKARTA – Komisi Pemberantasan...
Selengkapnya

Tidore Kepulauan Serius Kembangkan Sektor Pariwisata

Senin 19/2/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tidore menjadi daerah yang dikaruniai berkah kekayaan alam maupun bahari. Wilayah yang berada di Maluku Utara ini memiliki laut biru penuh biota dan nilai sejarahnya sebagai daerah rempah-rempah di masa penjajahan. Daerah yang belum...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Ibu Majikan Adelina Terancam Hukuman Mati

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font

Kuala Lumpur – Ibu majikan tenaga kerja Indonesia (TKI), Adelina, S Ambika, 59 tahun, didakwa oleh jaksa melakukan pembunuhan. Dia terancam hukuman mati jika nanti dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Bukit Mertajam, Malaysia. Sementara majikan Adelina, R Jayavartiny, 32 tahun, didakwa melanggar Undang-undang Imigrasi.

Dua wanita Malaysia ini mulai di sidang dan diadili di Pengadilan Bukit Mertajam, Malaysia, Rabu (21/2) pukul 13.50 waktu setempat, dengan pengawalan ketat. Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (21/2), Ambika dijerat dakwaan pembunuhan sesuai Pasal 302 Undang-Undang Pidana Malaysia.

Ambika menganggukkan kepala tanda memahami dakwaan itu, namun dia tidak memberikan pembelaannya. Sementara itu, Jayavartiny yang merupakan majikan Adelina, dijerat dakwaan mempekerjakan warga negara asing secara ilegal. Jayavartiny tetap mempekerjakan Adelina meskipun mengetahui Adelina tidak memiliki izin kerja yang valid.

Jika dinyatakan bersalah melanggar dakwaan yang diatur Pasal 55B Undang-Undang Imigrasi ini, Jayavartiny terancam hukuman denda antara 10 ribu–50 ribu ringgit atau hukuman penjara tidak lebih dari 12 bulan, atau kombinasi kedua hukuman itu. Tindak pidana kedua wanita itu dilakukan di rumah mereka di Taman Kota Permai, antara Maret 2017 hingga 10 Februari 2018.

Untuk dakwaan pembunuhan terhadap Adelina yang dijeratkan kepada Ambika, jaksa menyebutnya terjadi di tempat yang sama pada 10 Februari sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Adelina meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam pada 11 Februari lalu, sehari setelah diselamatkan dari rumah majikannya.

Laporan post-mortem yang dirilis Kepolisian Malaysia menyebut penyebab kematiannya adalah kegagalan sejumlah organ tubuh yang dipicu anemia parah. Pakar patologi, Dr Amir Saad Abdul Rahim, yang melakukan post-mortem menyebut penyebab kematian menunjukkan ada kemungkinan besar bahwa Adelina telah ditelantarkan.

Adelina ditemukan dengan luka-luka di wajah dan tubuhnya. Dia juga dilaporkan nyaris dua bulan tidur di beranda bersama anjing peliharaan majikannya. Saudara laki-laki majikan Adelina sempat ditangkap polisi, namun kemudian dibebaskan setelah membayar jaminan. Dia akan tampil dalam sidang sebagai saksi. Hakim Muhamd Anas Mahadzir menetapkan sidang selanjutnya akan digelar pada 19 April mendatang. 

 

Afp/P-4

Tampilkan Semua

Pemberontak Ancam Duduki Kota Lain di Filipina

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANILA – Pemimpin kelompok pemberontak Muslim di Filipina, pada Selasa (20/2) mewanti-wanti bahwa kelompok yang loyal dengan Islamic State (ISIS) telah mempersenjatai diri dan mendapat sokongan dana dan mereka bisa kembali...
Selengkapnya

AS-Korsel Lanjutkan Latihan Militer

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
AS dan Korsel menyatakan akan menggelar latihan militer gabungan sebelum April. Rencana itu dikecam Korut dengan menyatakan latihan militer gabungan itu mengancam upaya rekonsiliasi. SEOUL – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan...
Selengkapnya

Sony Kembangkan Kecerdasan Buatan bagi Taksi

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Perusahaan elektronik raksasa Sony, pada Selasa (20/2) mengumumkan rencana untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan bagi sistem pemesanan sejumlah perusahaan taksi di Jepang. “Rencana usaha patungan ini akan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

HKEX Kembali Dibuka

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Gubernur Hong Kong, Carrie Lam(kanan) dan Kepala Bursa Efek Hong Kong (HKEX), CK Chow memukul gong tanda dibukanya kembali perdagangan setelah sepekan libur merayakan Tahun Baru Imlek di Hong Kong, Selasa (20/2). Hari pertama perdagangan, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,78 persen.

Tampilkan Semua

Produksi Garmen

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pekerja menyelesaikan produksi pakaian jadi di pabrik olahan pakaian jadi C59, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/2). Pemerintah mencatat produk olahan pakaian jadi menyumbang ekpor sebesar 90 triliun rupiah dari total nilain ekspor 125...
Selengkapnya

Membuat Miniatur Mobil

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perajin membuat miniatur mobil berbahan kayu pinus di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (20/2). Miniatur mobil yang dijual seharga 150 ribu rupiah hingga 750 ribu rupiah tergantung ukuran dan desain tersebut dipasarkan secara...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Kota Batu Terus Kreatif Mengembangkan Wisata Desa

Senin 12/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Batu, Jawa Timur, yang terletak di lereng Gunung Panderman, dikenal sebagai salah satu kota wisata di Indonesia dengan beragam potensi keindahan alam. Kekaguman bangsa Belanda terhadap keindahan alam Batu membuat daerah berhawa sejuk itu diberi julu­kan De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa.

Sebagai bagian dari ke­satuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya, sebagian besar keadaan topografi Batu didominasi kawasan dataran tinggi dan perbukitan yang berlembah-lembah. Tanahnya yang subur membuat wilayah tersebut tak hanya menonjol dari sektor pariwisata, namun juga maju di bidang pertanian sayur dan buah-buahan.

Oleh karena itu, pereko­nomian kawasan agropolitan ini banyak ditunjang dari sektor pariwisata dan perta­nian. Pembangunan berbagai wahana wisata yang pesat, membuat sebagian besar pertumbuhan PDB Kota Batu ditunjang dari sektor tersebut. Sementara bidang pertanian, Batu merupakan salah satu daerah penghasil apel terbesar di Indonesia sehingga juga dijuluki sebagai Kota Apel.

Untuk mengetahui berbagai upaya yang telah dan akan di­lakukan untuk mengembang­kan kawasan agropolitan Batu melalui sektor pariwisata dan pertanian, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, di Batu, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Batu terus mengembang­kan sektor pariwisata, pro­gram apa yang Anda laku­kuan untuk tahun ini?

Kota Wisata Batu, begitu kami selalu menyebutnya se­bagai branding. Masyarakat sebagai bagian yang paling penting, didorong menjadi tuan rumah yang baik, seka­ligus bisa meman­faatkannya menjadi sumber penghasilan. Ber­beda dengan pihak swasta yang membuka berbagai wahana baru, yang sifatnya lebih modern, tahun ini kami konsentrasi pada pe­ngembangan wisata.

Program kami, ba­gaimana caranya agar desa-desa di Batu punya ciri khas yang dikem­bangkan sesuai potensi masing-masing. Sekarang sudah mulai ada be­berapa tempat di desa yang dikelola oleh masyarakat setempat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Namun, itu belum merata di semua desa ada.

Sudah ada berapa desa yang mulai mengembang­kan?

Batu hanya terdiri dari tiga kecamatan, semua sudah mulai ada. Namun memang desanya baru sekitar lima dari 24 desa yang ada di Batu. Kami ingin nantinya di setiap desa ada.

Seperti apa konsep wisata desa yang sudah berjalan?

Kebanyakan berkonsep alam dengan berbagai spot foto yang unik. Ada juga yang bertema dirgantara seperti paralayang serta wisata per­tanian seperti petik apel dan komoditas buah lain.

Bagaimana dukungan Pemkot Batu?

Selain dana desa dari pusat, ada ban­tuan dana desa dari Pemkot Batu. Dana desa itu yang diharapkan bisa untuk mengembangkan desa agar punya tujuan wisata unggulan sesuai potensi masing-masing.

Dananya digunakan untuk apa saja?

Infrastruktur sudah pasti, tapi itu sudah lebih banyak dari pusat. Yang dari Pem­kot lebih diharapkan untuk mengembangkan objek wisa­tanya. Dana desa Pemkot Batu digunakan untuk mem-back up dana dari pusat. Seperti promosi, pengembangan dan pelatihan SDM, serta pe­nguatan objeknya.

Target kunjungan wisatawan?

Kalau tahun 2015 sudah mencapai 4,4 juta wisatawan, tahun 2018 kami harapkan mampu menembus 5 juta orang. Untuk mencapainya, yang sedang menjadi concern kami adalah infrastruktur untuk mencapai Batu belum mencukupi. Dengan angka kunjungan 4 juta, macetnya sudah seperti itu.

Apa yang diharapkan?

Jalan tembus alternatif. Proyek jalan tembus Pasuru­an-Batu, sepertinya tidak jadi. Nanti akan ada tol dari Pandaan sampai Karangploso (Kabupaten Malang). Nah, dari Karangploso ke Batu yang harus kami pikirkan. Saya akan komunikasi dengan Kabupaten Malang, untuk membangun akses jalan ke Batu.

Batu ini kecil, makanya kami butuh dukungan daerah lain dan provinsi. Tanpa mer­eka, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kabupaten Malang besar sekali. Untuk sepenuh­nya menganggarkan jalan tembus itu, kami perlu minta bantuan provinsi.

Sinergi lain dengan dae­rah tetangga?

Kota Wisata Batu memang identik dengan Malang karena dulu menjadi bagian darinya. Konsep besarnya, bagaimana memajukan pariwisata ini bersama-sama dengan kolabo­rasi. Kota Batu dengan wisata gunungnya, Kabupaten Ma­lang dengan wisata baharinya, seperti Pantai Balekambang, Pulau Sempu, dan Gondang Merak serta Kota Malang seba­gai pusat shopping.

Bagaimana dengan perta­nian?

Kami terus mengembang­kan pertanian organik dan nonorganik, termasuk untuk perdagangannya. Belum lama ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membantu kami mengem­bangkan perbanyakan bibit dengan tehnik ex vitro bagi petani kentang di Desa Sum­ber Brantas. Kami minta BPPT membuat teknologi serupa untuk apel. n N-3

Tampilkan Semua

Pemkot Kota Tual Terus Berupaya Kembangkan Wisata Kota

Senin 5/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keindahan alam yang menawan di Kota Tual, Maluku belum bisa diwujudkan menjadi salah satu destinasi wisata nasional sehingga banyak dikunjungi wisatawan. Banyak kendala yang dihadapi untuk meng­angkat wilayah tersebut men­jadi...
Selengkapnya

Pendekatan Personal untuk Selesaikan Tanah Bandara

Senin 29/1/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yog­yakarta (DIY), menjadi topik berita nasional terkait persoalan penolakan sebagian warga yang tanahnya termasuk dalam lahan pembangunan New Yogyakarta International Airport Kulon Progo....
Selengkapnya

Pantai Pangandaran Direvitalisasi Jadi Wisata Dunia

Senin 22/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Potensi terbesar yang dimiliki Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, adalah pariwisata, baik objek wisata pantai maupun sungai. Terdapat banyak objek wisata favorit, baik yang diminati turis mancanegara maupun domestik. Tersedia juga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Bank Fokus Perumahan Gelar Super Untung Jaman Now

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Core business Bank BTN sebagai perbankan yang fokus pada pembiayaan perumahan dan industri turunannya, akan terus dipertahankan. Kekuatan ini telah dijalankan Bank BTN sejak 1976. “Kami bangga telah menjadi bagian dari BUMN di dalam negeri yang ikut mempunyai  andil dalam pembangunan ekonomi bangsa. 68 tahun Bank BTN hadir di negeri ini adalah bukti kerja perseroan dan dinikmati khususnya oleh masyarakat menengah bawah (MBR) yang kami berikan akses pembiayaan melalui KPR BTN,” terang Direktur Utama Bank BTN, Maryono, di Jakarta, belum lama ini.

Peran Bank BTN dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat tidak dapat dipungkiri. Selama mengawal program rumah untuk rakyat tersebut, peran Bank BTN selalu paling signifikan. Walaupun peran itu didistribusikan kepada seluruh bank, tetapi porsi Bank BTN selalu mendominasi lebih dari 95 persen.

Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa sejak awal BTN berdiri memang sudah siap untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan papan bagi rakyat. Bank BTN terhitung konsisten dengan core business yang dianut. Pembiayaan rumah sudah menjadi pilihan bisnis utama perseroan dan terbukti membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat, ekonomi nasional maupun perusahaan.

Sementara, dari sisi kinerja, Bank BTN berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45 persen di atas rata-rata industri perbankan pada tahun  2017 lalu yang hanya mencapai  9,80 persen. Mengawali triwulan pertama 2018, Bank BTN menggelar  roadshow untuk meraup dana ritel lewat Program Super Untung Jaman Now. 

Setelah sukses menggelar  roadshow di Jakarta, Bekasi, Serpong, dan  Surabaya, Bank BTN mengadakan aktivasi  Program Super Untung Jaman Now di Paragon Mall, Semarang dan E Walk Mall Balikpapan, serta rencanan ya akan digelar di Medan.

Selama event berlangsung di kota-kota tempat roadshow digelar, Bank BTN memberikan penawaran khusus, dengan menabung sebesar 111 juta rupiah, penabung bisa langsung membawa pulang iPhone X, tabungan gratis 68.000 rupiah. “Dengan roadshow, kami bisa berinteraksi langsung dengan nasabah potensial untuk bergabung dengan program ini. Dengan melakukan event yang penuh hiburan dan aneka barang kekinian bagi nasabah sehingga mereka tertarik mengikuti program Super Untung Jaman Now,” kata DirekturBank BTN, Budi Satria di Jakarta, Minggu (18/2).

Super Untung Jaman Now merupakan salah satu strategi Bank BTN memupuk DPK Ritel, yang mencatatkan pertumbuhan  yang signifikan di awal tahun  ini. Sebagai catatan, dengan jumlah penabung  mencapai sekitar 7,5 juta nasabah, DPK Ritel  Bank BTN yang terdiri dari produk Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Prima, Tabungan BTN e’BataraPos, dan  Deposito ritel per 14 Februari 2018, tumbuh sekitar 30 persen dibandingkan periode  yang sama tahun lalu sebesar 51,38 triliun rupiah.

Sementara, khusus untuk program Super Untung Jaman Now, Bank BTN berhasil menggaet 872 rekening jauh dari target yang dipatok pada awal peluncuran program pada Desember  2017 lalu sebesar 500 rekening. Seiring dengan penambahan jumlah rekening, jumlah tabungan Batarayang berhasil diraup mencapai 1,2 triliun rupiah.

Dengan pencapaian yang cukup baik ini, Budi, optimistis  bisa mengejar target pertumbu han DPK 2018 sebesar 19 sampai 22 persen. Pada program Super Untung  Jaman Now, Bank BTN menyediakan beragam barang kekinian. Adapun, program ini berlaku hingga Maret 2018. yun/E-6 

Tampilkan Semua

Penghargaan untuk Hunian di Kawasan “Sunrise Property

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk. yang berlokasi di Jl Raya Cakung-Cilincing, exit tol Cakung Timur,...
Selengkapnya

Konsep Kluster Masih Andalan Pengembang

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembang masih mengadopsi konsep kluester untuk menarik minat calon pembeli. Konsep ini diusung oleh hunian yang masuk katagori skala kota.  Konsep kluster masih primadona pengembang sebagai sebuah strategi penjualan. Pengembang...
Selengkapnya

Museum BTN

Senin 12/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Kerja Sama Sarana Komunikasi

Selasa 20/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden Direktur K-LINK Indonesia, Dato’ DR. H. MD Radzi Saleh (kiri ) bersama Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Kirill Mankovski dalam acara penandatanganan nota kerja sama antara XL Axiata dengan K-Link salah satu perusahaan penjual langsung (MLM ) di Jakarta pekan lalu. Melalui kerja sama ini XL Axiata menyediakan sarana komunikasi bagi member Klink, sehingga memudahkan anggota Klink untuk berkomunikasi dengan sesama anggota dan menjadi lebih produktif dengan adanya free akses website dan aplikasi K-Link Indonesia.

Tampilkan Semua

Teknologi Digital Ubah Cara Perekrutan SDM

Selasa 20/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sempat dikhawatirkan dapat membuat peran perekrut menjadi impersonal dan robotik, fitur digital kecerdasan Buatan (AI) saat ini menyajikan informasi yang dibutuhkan mencari dan mempekerjakan para profesional yang lebih...
Selengkapnya

Ponsel Lokal Kualitas Juara

Selasa 20/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ponsel lokal semakin menunjukkan tajinya. Melalui serangkaian riset, merek lokal mampu manawarkan teknologi canggih untuk bersaing dengan kompetitor. Melanjutkan seri sebelumnya G1 dan G1Pro, merek lokal Advan menawarkan Advan G2....
Selengkapnya

Waspadai Aplikasi Penguras Kinerja Ponsel Android

Kamis 15/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Aplikasi yang berjalan di latar seringkali membuat baterai ponsel menjadi cepat habis, ruang penyimpang menjadi berkurang, dan kuota data menjadi terkurang. Laporan Avast, pada kuartal III 2017 menyebutkan terdapat beberapa aplikasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Teknologi “Dual Layer” untuk Kaca Film Bebas Kabut

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kaca film dengan teknologi nano ceramic umumnya menghasilkan efek kabut (hazy). Dampak ini tentu saja membayakan karena akan menghalangi pandangan pengemudi, saat berkendara. Maxpro Manufacturing Inc, sebuah produsen kaca film asal AS memiliki solusi dalam menghindari efek kabut. Dengan mesin New Era pabrikan ini dapat menciptakan dual layer nano ceramic yang mampu memberikan pandangan yang jernih tanpa adanya efek kabut.

“Mesin New Era ini adalah mesin tercanggih sampai saat ini yang bisa membuat bahan nano ceramic tanpa efek kabut, sehingga mampu memberikan tingkat pandangan dengan kejernihan tinggi,” jelas Sales Manager PT Agni Manggala Nusa Yogi Aditya, Senin (19/2).

Dengan teknologi dual layer nano ceramic Maxpro menawarkan produk Max- Cool, dengan keunggulan sebagai satu-satunya kaca film asal Amerika Serikat yang mampu memberikan tolak panas (IR Rejection) hingga 80 persen dan total solar rejected (TSR) mencapai 70 persen.

“Perlindungan dari UV yang dimiliki oleh varian MaxCool dapat mencapai 300-400 nanometer, sementara di kaca film lain hanya maksimal di kisaran 250 nanometer saja, ini merupakan sebuah keunggulan tersendiri,” tambah Yogi.

Varian MaxCool ini juga sudah menggunakan bahan film celup (dip dyed) untuk pewarnaan pada kaca film yang membuat lapisan varian MCIR ini memiliki partikel lebih halus. Varian MCIR itu diklaim tidak mudah pudar. Maxpro menawarkan garansi varian sampai 5 tahun bagi pembeli MaxCool.

Produk MaxCool tersedia dalam tiga pilihan kegelapan, yaitu MCIR 35 dengan intensitas sampai 80 persen, MCIR 15 berintensitas 60 persen, dan MCIR 05 dengan intensitas 40 persen. Ketiga varian ini diklaim cocok untuk kondisi iklim dan pasar di Indonesia.

“Dengan segala keunggulan varian MaxCool ini kami berani memberikan rekomendasi kepada konsumen untuk memilih MCIR 15 dengan intensitas kegelapan 60 persen untuk dipasang di kaca depan. Kami sudah melakukan tes di Sidoarjo yang minim cahaya dengan menggunakan lampu standar mobil dan itu aman,” kata Yogi.

Harga jual Maxcool dengan tiga varian dipatok antara 3,3 juta rupiah untuk mobil kecil dan small MPV, dan 4 juta rupiah untuk mobil jenis SUV serta 4,5 juta rupiah untuk mobil berdimensi besar seperti Toyota Alphard.

Harga ini merupakan harga promo setelah diskon 30 persen dan untuk pembelian kaca film full block dan berlaku hingga akhir Februari 2018 dengan cicilan 0 persen mulai dari 3 sampai 12 bulan di area Jakarta, Palembang, Sidoarjo, Malang, dan Bandung. hay/E-6

Tampilkan Semua

Amaze Usung Platform Baru

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Honda untuk pertama kalinya di dunia meluncurkan All New Honda Amaze di ajang Delhi Auto Expo 2018, yang digelar di Noida, India, 7 Februari 2018. Generasi kedua Honda Amaze dirancang diatas platform baru dengan dua pilihan, yaitu mesin...
Selengkapnya

Versi “Facelift” Tampil Lebih Menarik

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil edisi khusus menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan versi biasa. Dengan bermacam tambahan pada ekterior dan interior membuat mobil tampal menarik. Sejak diluncurkan pertama kali pada April 2015, Mazda CX-5 belum mengalami...
Selengkapnya

Honda CR-V dan Civic Rasa Diesel

Rabu 14/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Honda yang dikenal irit dengan konsumsi bensin, kini mulai mencoba diesel. Di pasar India, pabrikan asal Jepang ini menawarkan versi diesel, yakni Honda CR-V dan Honda Civic. Peluncuran mobil ini dirilis di ajang Delhi Auto Expo 2018,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Milla Genjot Pemain Timnas

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla menggenjot latihan ball possession untuk para pemainnya dalam program pemusatan latihan tahap dua di lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Milla juga memberi menu small side games untuk melatih respons dan reflek pemainnya saat menghadapi tekanan.

Seperti dilansir situs resmi PSSI, menu latihan pada awal pemusatan latihan tahap dua ini belum terlalu berat karena para pemain baru saja bergabung dan butuh penyesuaian. Pemusatan latihan timnas U-23 juga dilaksanakan secara bergantian dengan timnas U-19 tahun.

Dalam sesi latihan pertama timnas U-23, Rezaldi Hehanusa dan penjaga gawang Andritany Ardhiayasa belum bergabung. Kedua pemain Persija ini mendapatkan dispensasi mengikuti kegiatan klubnya yang baru saja menjuarai Piala Presiden.

Sementara itu, empat pemain Bali United yang baru saja tampil di final Piala Presiden 2018, Ilija Spasojevic, Yabes Roni, I Made Andhika Wijaya, dan Ricky Fajrin masih berlatih ringan secara terpisah. Tiga muka baru di timnas yakni kiper Muhammad Ridho yang berasal dari klub Borneo FC, Nelson Alom dari Persebaya dan I Made Andhika Perdana Wijaya dari Bali United sudah langsung terlibat dalam sesi latihan tim. S-1

Tampilkan Semua

Shakhtar Minim Persiapan

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KIEV – Shakhtar Donetsk menatap laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions Kamis (22/2) dini hari WIB kontra AS Roma dengan persiapan minim. Klub asal Ukraina itu tak bisa berlatih maksimal karena situasi di negara itu. Perang...
Selengkapnya

Wigan Hentikan Ambisi City

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANCHESTER – Manchester City tersingkir dari Piala FA setelah takluk 0-1 dari Wigan Athletic dalam laga putaran kelima. Gol satu-satunya pada laga yang berlangsung Selasa (2/2) dicetak oleh Will Grigg. Pemain Wigan itu...
Selengkapnya

Immobile Akhiri Krisis Lazio

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
ROMA – Ciro Immobile mencetak dua gol dalam selang waktu lima menit untuk mengakhiri tiga hasil seri Lazio. Kemenangan 2-0 atas Verona pada laga Serie A yang berlangsung Selasa (20/2) dini hari WIB itu mengangkat tim asal Roma itu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Pungutan Zakat Profesi PNS

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Khatibul Umam Wiranu

Rencana pemerintah memungut zakat profesi (zakat mal) sebesar 2,5 persen dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menimbulkan kegelisahan. Rencana ini juga menimbulkan polemik. Apa dasar pemerintah memungut zakat profesi dari PNS? Ada beberapa peraturan, misalnya UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Peraturan Menteri Agama No 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah.

Kemudian, PP No 60 Tahun 2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. Semua itu tidak mendelegasikan kepada pemerintah untuk memungut zakat kepada PNS beragama muslim.

Gagasan memungut zakat profesi bagi PNS muslim oleh pemerintah sama sekali tidak memiliki pijakan yuridis, filosofis, maupun sosiologis sebagai syarat dasar pembentukan suatu peraturan perundang-undangan. Kendati demikian, kekosongan hukum tersebut akan terpenuhi bila akhirnya pemerintah menerbitkan peraturan presiden (Perpres) khusus mengatur pungutan zakat mal bagi PNS muslim. Perpres yang sifatnya regeling tersebut tentu berdampak pengaturan dan mengikat bagi PNS jika telah diundangkan.

Belakangan, pemerintah mengoreksi wacana yang telanjur muncul di publik tersebut. Pemerintah tidak memungut dengan mewajibkan zakat mal bagi PNS muslim. Namun, posisi pemerintah hanya memfasilitasi pembayaran zakat bagi profesi PNS. Jika kontsruksinya demikian, tidak ada yang baru dari rencana ini. Karena dalam praktik, di kantor pemerintahan seperti di kementerian dan lembaga, gerai-gerai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kerap hadir, misalnya saat ramadan.

Bila mengikuti alur pikir pemerintah yang hanya memosisikan sebagai fasilitator pembayaran zakat, tak perlu repot-repot menerbitkan Perpres. Terlalu besar “baju” perpres jika muatannya berupa imbauan moral agar PNS muslim mengeluarkan zakat profesi. Lebih tepat bila pemerintah atau Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran atau imbauan mengenai pungutan tadi.

Walaupun kewenangan menerbitkan perpres tersedia dan diatur dalam konstitusi, dalam hukum administrasi negara ini disebut firjj ermesson. Artinya, presiden bisa menentukan norma-norma aturan kebijakan (Jimly Ashiddiqie, 2007). Namun, bukan berarti presiden bebas menerbitkan perpres kapan saja dalam merespons setiap persoalan masyarakat.

Hak mengeluarkan perpres dibatasi kewenangan pendelegasian yang tertuang dalam UU, PP, serta dalam rangka pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan. Tidak hanya itu, pembentukan perpres juga terkait dengan perencanaan pembentukan Perpres setiap tahun (Pasal 24 UU No 12 Tahun 2011). Dengan demikian, tidak bisa presiden atau pemerintah menerbitkan PP atau perpres, tanpa perencanaan setiap tahun yang dituangkan dalam bentuk perpres.

Masalah

Di samping sisi legal yuridis, rencana pungutan zakat memiliki masalah serius secara teknis pemungutan. Ketentuan mengenai zakat sangat erat kaitannya dengan tuntutan dan tata cara sesuai dengan syariat. Salah satu yang harus menjadi pijakan seorang wajib zakat dalam konteks zakat penghasilan nisab menjadi ukuran penghitungan secara akumulatif per tahun. Ini dapat dikenakan wajib zakat serta haul yang berarti perhitungan selama setahun, sejak harta diperoleh.

Pasal 2 huruf c PMA No 52 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Fitrah disebutkan, syarat zakat mal cukupnya nisab. Penghitungan nisab dimulai saat seseorang mendapat harta (gaji PNS). Dalam Pasal 26 Ayat (1) dan (2) di PMA yang sama juga disebutkan nisab zakat pendapatan senilai 653 kilogram gabah atau setara dengan 524 beras.

Kriteria nisab ini tentu secara teknis akan menyulitkan pemerintah dalam memungut zakat profesi PNS muslim. Perbedaan penghasilan, kebutuhan, serta pengeluaran setiap bulan akan menimbulkan keruwetan operasional di lapangan. Operasional pemungutan berbanding lurus dengan kondisi objektif PNS. Penghitungan pemerintah bahwa ada potensi zakat profesi PNS muslim sebesar 10 triliun rupiah tentu terbuka untuk diungkap asal angka tersebut? Apakah pemerintah mengetahui profil secara detil kondisi keuangan setiap PNS muslim?

Tidak tepat bila penghitungan zakat profesi berpijak pada pengeluaran pemerintah berupa gaji PNS muslim dengan memoting 2,5 persen karena kriteria nisab yang harus terpenuhi dalam wajib zakat. Dengan kata lain, tidak secara otomatis seluruh PNS muslim menjadi wajib zakat penghasilan. Sebab setiap PNS muslim memiliki kebutuhan dan pengeluaran yang variatif. Di titik inilah, pemerintah tampak serampangan soal hitung-hitungan potensi zakat.

Zakat sebagai intsrumen untuk kepedulian sosial terhadap golongan lemah dan diperlemahkan sudah disepakati. Makanya, sejumlah regulasi terkait zakat, sebagai bentuk komitmen politik hukum DPR dalam menguatkan sektor zakat. UU No 23 Tahun 2011 memiliki semangat tentang pelibatan masyarakat untuk memobilisasi zakat.

Ini berbeda dengan rezim UU No 38 Tahun 1999 di mana keberadaan amil zakat dimonopoli lembaga bentukan pemerintah. Tidak ada ruang bagi masyarakat untuk mobilisasi pemungutan zakat. Terkait ini baiknya pemerintah memberi contoh, khususnya dari pucuk mulai dari presiden, wapres, menteri, pejabat eselon I dan II, serta kepala daerah terkait zakat penghasilan ini. Dengan demikian, imbauan yang akan dikeluarkan pemerintah memiliki gereget.

Prinsipnya, imbauan berisi seruan moral tersebut akan berefek bila ada keteladanan dari para pemimpin tingkat atas. Langkah ini lebih beradab daripada menghitung potensi zakat profesi bagi PNS muslim tanpa memperhatikan kondisi objektif aparatur birokrasi. 

Penulis Anggota Komisi VIII DPR

Tampilkan Semua

Membangun Ekonomi Digital

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tak dapat dipungkiri bahwa perekonomian nasional makin mengandalkan sektor digital, yang ditandai dengan meningkatnya kontribusi pasar digital terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Tingginya potensi sektor ekonomi digital di...
Selengkapnya

Menganut Islam Mazhab Damai

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Islam yang Saya Anut Penulis : M Quraish Shihab Penerbit : Lentera Hati Cetakan : Januari 2018 Tebal : 346 halaman ISBN : 978 - 602-7720-74-9 Aksi penyimpangan sosial yang dilakukan sebagian umat Islam, baik secara kelompok...
Selengkapnya

Panduan untuk Perempuan yang Sedang Jatuh Cinta

Selasa 20/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Life Is Too Short To… Penulis : Bunga Mega Terbit : Februari 2017 Tebal : 132 Halaman Penerbit : Elex Media Komputindo ISBN : 978-602-02-9962-4   Setiap orang termasuk perempuan, jatuh cinta itu biasa. Namun,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Christine Hakim Jadikan Akting Bagian dari Ibadah

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Christine Hakim menganggap karier yang masih bersinar meski 44 tahun sudah berlalu sejak dia mulai terjun ke dunia film tak lepas dari rencana besar Yang Maha Kuasa.

Perempuan berusia 61 tahun yang awalnya tak berniat menjadi aktris, namun kemu­dian menjadi salah satu bintang Indonesia yang mendapat berbagai penghargaan dalam perfilman itu menganggap profesinya sebagai amanah dari Tuhan yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.

“Jadi, apa yang saya lakukan (akting) itu bagian dari ibadah. Harus hati-hati dan nawaitu-nya lebih dikuat­kan. Hal positif diperbesar, hal negatif dikurangi," katanya di sela berbagi ilmu serta pengalaman dalam acting clinic, bagian acara dari Plaza Indonesia Film Festival (PIFF) 2018 di Jakarta, Selasa (20/2).

Meski sudah dicap se­bagai aktris senior, pelakon yang sudah beberapa kali membawa pulang Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik itu mengata­kan bahwa seorang aktor tidak pernah berhenti belajar sepanjang hidupnya.

Penghargaan dan apresiasi, menurut dia, tidak boleh menjadi tujuan yang menim­bulkan rasa puas sehingga enggan mengem­bangkan diri.

Dalam kesempatan itu, Aktris yang sudah paruh baya ini juga membagikan resep seder­hana untuk hidup sehat. Resep hidup sehat itu sudah diterapkan sejak 20 tahun lalu agar tubuhnya tetap fit meski harus menjalani kegiatan yang segunung. “Setelah usia 40 tahun, saya sadar banget untuk mengurangi begadang," kata Christine.

Prinsip itu tentunya tidak bisa diterapkan bila berhubungan dengan pekerjaan yang kadang tidak mengenal waktu. Kendati de­mikian, dia sebisa mungkin berusaha mengistirahatkan diri sebelum malam terlalu larut. “Saat ada kesempatan, saya cari waktu agar tidurnya tidak lebih dari jam 10 malam," uar pemilik nama lengkap Herlina Christine Nathalia Hakim.

Tidur lebih cepat artinya bangun lebih pagi ketika udara masih sejuk dan segar, tubuh dan pikiran terasa prima untuk beraktivitas sehari­an. Dia juga membiasakan diri untuk selalu berprasangka positif atas apa yang terjadi dalam hidup. “Kalau ada apa-apa, serahkan pada Tuhan," katanya. Ant/S-2

Tampilkan Semua

Titik Temu Peradaban Timur – Barat

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Cerita di suatu daerah dapat menjadi penyambung lidah untuk menarik wisatawan. Cerita yang dipilih bisa cerita dari masa lalu maupun masa kini. Karena, cerita selalu memiliki daya tarik. Barangkali belum lepas dari ingatan kita, tentang...
Selengkapnya

Menelisik Perilaku Pengguna Internet di Indonesia

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) kembali menggelar survei mengenai penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia. Merujuk pada survei ini, diketahui sebanyak 54,68 persen atau sekitar 143,26 juta jiwa yang baru...
Selengkapnya

Segarnya Es Doger Bandung

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bandung memiliki udara yang cenderung sejuk, apalagi akhir-akhir ini memang masih sering turun hujan. Jika dingin tentunya rasa lapar gampang menyergap, tentunya ingin menikmati makanan atau jajanan yang menghangatkan perut. Tapi bukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Air Tak Sehat

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Razia "Orang Gila“

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Home Industri

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pembangunan Infrastruktur

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Kita Akan Tindak Keras Penyebar ‘Hoax’ dan Ujaran Kebencian”

Rabu 21/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kekhawatiran terbesar dalam pilkada serentak 2018 adalah membanjirnya hoax dan fitnah yang dijadikan alat politik. Kemudian, politisasi isu SARA. Apalagi pilkada serentak tahun ini waktunya berdekatan dengan tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang juga digelar serentak pada 2019.

Jika politisasi SARA dan juga penyebaran hoax serta fitnah tidak diredam dan dihilangkan, konsolidasi demokrasi bisa rusak.

Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pilkada 2018, di Jakarta, Selasa (20/2). Berikut petikan wawancaranya.

Banyak yang mengkhawatirkan, polarisasi dalam kontestasi bakal merusak konsolidasi demokrasi. Tanggapan Anda?

Berbagai pendapat lembaga internasional, paling tidak Indonesia saat ini sudah dianggap berhasil mengembangkan demokrasi politik nasional. Terbukti, beberapa survei menempatkan Indonesia di posisi terhormat. Indonesia juga dianggap negara yang layak untuk investasi dari tiga negara besar di dunia. Bahkan Menkeu kita terbaik.

Harapan Anda?

Harapan saya, seluruh yang bertanggung jawab dapat melaksanakan pilkada serentak dengan baik dan bisa memunculkan pemimpin yang berintegritas. Kita dapat memilih ahlinya. Kalau ahlinya, insya Allah negeri ini akan mendapat kebaikan.

Rakornas ini tujuannya apa?

Kita bisa terhindar dari hoax, kita bisa terhindar dari ujaran kebencian, itu semua kita bahas gimana caranya. Tapi sebenarnya kita hanya mengimbau kepada masyarakat bahwa negeri ini milik kita bersama yang menjaga kita bersama. Jangan kita berusaha untuk mengganggu yang membuat negeri ini tidak aman, tidak beres, ada konflik. Itu kan yang menjaga kita.

Jadi, arahan Anda pada semua yang terlibat pilkada serentak?

Tadi kan saya jelaskan dalam sambutan saya bahwa pilkada ini milik bangsa Indonesia, bukan milik perorangan, kelompok, lembaga tertentu. Maka saya minta semua stakeholder yang bermain dalam pilkada ini ayo, kalau masih mengambil bagian, tahu apa tugasnya, melaksanakan dengan baik, ini pilkada aman saja. Yang membuat masalah kan kita sendiri. Money politic siapa? Kita sendiri para kontestan dan masyarakat.

Antarkontestan juga. Lalu, hoax yang kemudian masuk dalam proses black campaign siapa? Partai politik, ada yang terlibat. Sebenarnya kalau semuanya sadar ada aturan main yang ditaati, baik itu penyelenggaraan pemilu, fasilitator, parpol, kontestan, rakyat pemilih, aparat keamanan, ini akan amanaman saja. Republik ini menyelenggarakan apa-apa saja aman.

Persiapan pilkada sendiri bagaimana?

Persiapan prima, polisi cukup lengkap, polisi cukup tergelar di seluruh wilayah, back up TNI juga sudah cukup. Koordinasi sudah cukup, rencana sudah cukup baik. Tapi, kembali tadi pengamanan itu ngamankan siapa sih. Kalau yang diamankan sudah ngamankan diri sendiri masingmasing kan sudah aman. Tinggal aparat keamanan mengamankan dari aksi terorisme dan radikalisme. Tapi black campaign, hoax, itu kan muncul dari diri sendiri.

Soal menangkal hoax, bisa andalkan teknologi?

Hoax kan tidak jelas asalusulnya, tapi sekarang kita akan melacak hoax itu pertama kali berasal dari siapa. Kita harus tahu di sana, dan kita akan tangkap. Kita tidak peduli lagi sekarang kepada unsur masyarakat, perorangan, yang nyata-nyata melanggar hukum, mengganggu ketertiban umum, mengacaukan program pemerintah bersama rakyat, seperti hoax dan ujaran kebencian. Kita akan mendeteksi itu, dan kita akan menindak dengan keras dan tegas. 

 

agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

“Silakan PBB dan PKPI Tempuh Jalur Hukum”

Selasa 20/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berdasarkan Rekapitulasi Nasional hasil verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019, KPU secara resmi menetapkan sebanyak 14 parpol dinyatakan memenuhi syarat (MS) sebagai peserta Pemilu 2019, sedangkan dua parpol tidak memenuhi...
Selengkapnya

“Semua Elemen Transportasi Udara Diminta Antisipasi Cuaca Buruk”

Senin 19/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon penumpang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta semua elemen yang ada di transportasi udara, seperti maskapai, bandara, pengawas lalu lintas udara dan lainnya, untuk bersiap...
Selengkapnya

“Saya Merasa Terpukul, Sedih, dan Prihatin”

Kamis 15/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencokok kepala daerah yang diduga terlibat kasus suap. Kali ini Bupati Subang, Imas Aryumningsih. Imas ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus kongkalikong proyek di Subang. Penangkapan Imas...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Produk Sampingan Keju Pembentuk Otot Tubuh

Sabtu 17/2/2018 | 05:30
A   A   A   Pengaturan Font

Meningkatnya permintaan konsumen akan Greek yogurt Yunani, memang berdampak baik bagi industri makanan. Akan tetapi kondisi ini membuat limbah whey yang dihasilkan juga jauh lebih besar. Selama ini para Ilmuwan terus mengembangkan cara untuk mengubah sampah whey ini menjadi harta karun berharga. Jika tidak dibuang dengan baik, limbah satu ini menyebabkan masalah lingkungan serius. Beberapa teknik dikenal untuk mengolah whey ini. Para ilmuwan di University of Wisconsin-Madison mengembangkan pilihan yang lebih baik - yang akan mengubah sampah ini menjadi harta karun.

“Tujuan keseluruhan adalah untuk mengambil campuran hal-hal yang bermasalah ini - acid whey dan mengisolasi semua komponen dan menemukan penggunaan yang komersial,” kata Dean Sommer, pakar teknologi pangan pada Wisconsin Center for Dairy Research (CDR) di UW-Madison. Selama lebih dari satu dekade, Perusahaan makanan telah memisahkan komponen sweet whey sebagai - produk sampingan dari produksi keju, menghasilkan bubuk protein whey bernilai tinggi yang dikembangkan dalam produk makanan dan minumun tinggi protein untuk pembentuk otot. Dibandingkan dengan sweet whey, Acid whey dari yogurt Yunani lebih sulit diproses.

Mirip dengan sweet whey, sebagian besar kandunganya acid whey adalah air yakni hampir 95 persen - tapi mengandung protein lebih sedikit, yang dianggap bagian yang berharga. Beberapa “zat padat” lainnya dalam acid whey , meliputi laktosa, asam laktat, kalsium, fosfor dan galaktosa, membuatnya lebih sulit untuk diproses. Misalnya, galaktosa dan asam laktat, ternyata menjadi berantakan dan lengket saat dikeringkan.

Alih-alih mengeringkannya, ilmuwan CDR sedang mengembangkan teknologi yang memanfaatkan filter berteknologi tinggi, atau membran, untuk memisahkan berbagai komponen. “Kami mengambil selaput yang tersedia untuk kita dan merangkai mereka bersama-sama dan mengembangkan sebuah proses yang memungkinkan kita mendapatkan beberapa bahan bernilai tambah di ujung yang lain,” kata Karen Smith, ahli di bidang teknologi pengolahan susu yang juga sedang mengerjakan proyek tersebut. Pada titik ini, CDR telah memfokuskan perhatiannya pada laktosa dimana perusahaan makanan akan membayarnya saat sudah menjadi bentuk makanan.

“Ini adalah hasil hal yang paling berharga dimana volume cukup banyak dan potensi yang layak,” kata Sommer. Teknologi ini cukup jauh. Sementara Sommer tidak dapat membocorkan nama, beberapa perusahaan yang sudah menerapkan teknologi pengisolasian laktosa di pabrik komersial mereka. Mengisolasi komponen lainnya merupakan tahap penelitian berikutnya dan merupakan bagian dari visi jangka panjang dari teknologi ini.Saat disempurnakan, Sommer melanjutkan, whey asam akan diproses hingga tidak ada lagi yang tersisa. “Hanya air saja,” kata Sommer. nik/berbagai sumber/E-6

Tampilkan Semua

Siswanto

Sabtu 17/2/2018 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
Di beberapa negara maju di Benua Eropa dan Amerika, museum menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakatnya. Bagi mereka, museum menjadi tempat menyimpan bendabenda koleksi, antik, dan kuno sekaligus citra atau jati diri negara...
Selengkapnya

Riset Cairan Limbah Susu untuk “Biofuel”

Sabtu 17/2/2018 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
“Whey” (produk sampingan susu) kaya akan bahan organik seperti laktosa yang dapat bermanfaat bagi beberapa hal, termasuk untuk industri peternakan. Kini para periset dari Universitaet Tübingen telah menemukan cara untuk...
Selengkapnya

Menjaga Jati Diri lewat Seni

Sabtu 17/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pementasan seni musik, tari, puisi maupun teater menjadi cara untuk menyalurkan jiwa seni.  Karena haus ruang ekspresi seni, sejumlah anak muda Tidore yang tengah merantau di Yogyakarta membentuk wadah seni. Mereka merangkumnya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta