Koran Jakarta | July 19 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Percepatan PLTSa Butuh Dukungan Semua Sektor

Jumat 19/7/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>> Perencanaan proyek pembangkit dinilai terburuburu, tanpa standar ketat. >> Pemerintah pusat diharapkan memberikan koridor harga yang masuk akal. JAKARTA...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Diperiksa KPK

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Dugaan Pencucian Uang

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Kekurangan Siswa

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pengiriman 30 Kg Ganja ke Surabaya Digagalkan

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG – Polrestabes Semarang menggagalkan pen­giriman 30 kg ganja dari Jakarta tujuan Surabaya yang meng­gunakan jasa pengiriman bus. Ganja yang dibungkus dengan kardus tersebut diangkat bus Safari Dharma Raya yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Pilpres Adalah “Political Game”, Jangan Baperan

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Jelang pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) rakyat Indonesia terpolarisasi pada dua kutub, pemilih Joko Widodo- Ma’ruf Amin dan pemilih Prabowo Subiyanto-Sandiaga Uno. Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) semua harus move on. Soalnya, pilpres sekadar permainan politik (political game) jangan jadi alat pemecah belah. “Sering kali saya bilang, just a political game. Semua harus sadari itu. Jadi, jangan baper terus. Kapan move-on-nya kalau terus bermain perasaan,” ungkap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7), saat menerima perwakilan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta 2019–2024 yang dipimpin ketuanya, Sayid Iskandarsyah, didampingi Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jaya, Diapari Sibatangkayu, pengurus harian, dan dewan penasihat.

“Pilpres dan juga pileg itu adalah political game. Kita jangan baper alias bawa perasaan kata anak sekarang. Setelah pemilu, pilpres, dan pileg selesai, kita harus move on. Semua harus kembali ke basic kita masing-masing. Yang semula bekerja, ayo kerja lagi,” papar Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan. Pileg tujuannya untuk persatuan, bukan sebaliknya. “Setelah pileg dan pemilu selesai harus bersatu. Yang menang bertugas mempersatukan Indonesia. Semua harus bersatu, untuk membangun bangsa ini,” katanya.

Koalisi, lanjut Ketua Umum PAN ini, yang ada hanya untuk pilpres. Setelah pesta demokrasi selesai semuanya bubar. “Pak Prabowo sudah menegaskan kepada saya, pasca-Putusan MK, koalisi kita bubar. Semuanya sudah selesai,” ujarnya. Menurutnya, kerja sama masih bisa dilanjutkan dalam proyek lain. Masih ada pilgub, pilbub, dll, di berbagai daerah yang harus dilaksanakan. Untuk menghadapi perhelatan ini tidak bisa sendirian. Partai yang satu akan bekerja sama dengan partai yang lain.

Soal wacana koalisi yang hangat dibicarakan pasca- Jokowi ditetapkan sebagai pemenang pilpres, menurut Zulkifli Hasan tidak ada. “Kita tak ada oposisi, multipartai iya, tapi oposisi tak ada dalam sistem ketatanegaraan kita. Yang ada musyawarah mufakat,” katanya. Selanjutnya adalah kewenangan dan hak presiden untuk memilih anggota kabinetnya. “Hak presiden untuk membentuk kabinet. Itu hak prerogatif presiden,” lanjutnya.

yok/AR-3

Tampilkan Semua

Revisi UU KPK Perkuat Lembaga

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi mesti diperkuat agar lembaga ini mampu mencegah dan menangani kasus korupsi dengan lebih baik lagi. JAKARTA – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, menilai bahwa lembaga yang...
Selengkapnya

Bamsoet Janji Ajak Purnawirawan TNI/Polri Kembali Besarkan Golkar

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Calon Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo berjanji mengajak purnawirawan TNI/Polri untuk menjadi pengurus Golkar dan kembali membesarkan partai manakala terpilih sebagai dalam musyawarah nasional (munas). ”Golkar...
Selengkapnya

PDIP Terbuka dengan Partai di Luar Koalisi

Jumat 19/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka peluang bergabungnya partai politik di luar Koalisi Indonesia Kerja (KIK) untuk masuk ke dalam paket pimpinan MPR RI periode 2019-2024. Wakil Sekretaris Jenderal PDIP,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Singapura Perkenalkan Robot Pembersih

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

SINGAPURA – Singapura pada Rabu (17/7) mulai perke­nalkan ratusan robot yang bertugas untuk membersihkan hotel, pusat perbelanjaan dan gedung pemerintahan yang ada di kota negara itu. Selain berfungsi menjaga kebersihan, robot-robot itu bisa bernyanyi dan berbicara dalam sejum­lah bahasa.

“Pada Maret tahun depan, diharapkan 500 unit robot pembersih ini siap dioperasikan,” demikian diwartakan kantor berita AFP, Kamis (18/7).

Menurut Dylan Ng, CEO LionBot, perusahaan lokal yang membuat robot ini, mereka telah membuat 13 model robot yang bisa berinteraksi dengan warga dengan perantaraan aplikasi di media sosial. Sebelumnya, robot-robot pember­sih ini telah dipergunakan di kompleks perbelanjaan dan hiburan terbaru di Bandara Changi, galeri seni, resor, dan perkantoran. Warga Singapura pun bisa menyewa robot pembersih ini dengan biaya sekitar 1.350 dollar Singapura per bulannya.

“Robot-robot ini tak bertujuan menggantikan tugas te­naga kerja pembersih manusia, namun sebagai pemban­tu mereka. Tak hanya itu, robot-robot ini pun memiliki tu­juan yang amat serius yaitu mengatasi kekurangan tenaga kerja karena semakin tingginya angka manula di Singapu­ra,” pungkas Ng.  AFP/I-1

Tampilkan Semua

Guatemala akan Buka Kembali Kedubes di Jakarta

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Guatemala akan membuka kembali kantor kedutaan besar di Indonesia, setelah kantor kedutaannya sempat ditutup pada 1993 akibat krisis ekonomi yang diha­dapi negara di Amerika Tengah tersebut. “Kita melihat banyak...
Selengkapnya

33 Tewas dalam Kebakaran di Studio Animasi Jepang

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Sebuah kebakaran di sebuah perusahaan pro­duksi animasi di Kota Kyoto, Jepang, telah menewaskan se­kitar 33 orang dan melukai puluhan orang lainnya pada Ka­mis (18/7). Juru bicara kepolisian menyatakan kebakaran...
Selengkapnya

Kemlu: Penghargaan Pada Benny Wenda Bukan Hal Besar

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
 JAKARTA - Pelaksana tu­gas (Plt) juru bicara Kemen­terian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, menyebut pembe­rian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Prospek Investasi

Jumat 19/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Penyusunan Rute Tol DIY Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Jumat 19/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYA KARTA – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyelesaian penyusunan trase atau rute jalan tol yang akan melewati wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada...
Selengkapnya

Negara Maju Cegah Rencana Pengembangan Libra

Jumat 19/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Chantilly – Kelompok negara maju yang tergabung dalam Group 7 (G7) sepakat dari mencegah perkembangan mata uang digital, Libra. Mereka tetap bersikeras masalah regulasi yang sulit harus diselesaikan terlebih dahulu. Rencana...
Selengkapnya

Pasar Otomotif Kian Terpacu

Jumat 19/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Penyelenggara GIIAS berharap pameran tersebut sebagai ajang yang menginspirasi publik dengan kehadiran teknologi otomotif dan transformasi terkininya menuju masa depan. TAN GERANG SELATAN – Pemerintah berharap gelaran Gaikindo...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam (SDA). Paradigma lama, transmigrasi hanyalah proses memindah kepadatan penduduk.

Saat ini diarahkan untuk mencapai kesejahteraan, kemandirian, integrasi transmigran dengan penduduk sekitar, dan kelestarian fungsi lingkungan secara berkelanjutan dengan adaptasi pada percepatan teknologi digital 4.0. Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat memiliki Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya di Kecama­tan Rasau Raya.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pem­kab) dalam mengembangkan Kawasan Terpadu Mandiri di Kecamatan Rasau Raya, war­tawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro, berkesempatan mewawancarai Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, di Yogyakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana program transmigrasi dikembangkan di Kubu Raya?

Kubu Raya memiliki po­tensi pertanian yang produktif dengan kontribusi ke Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten sebesar 12,38 persen di bawah industri pengolahan yang sebesar 31,66 persen. Sejak era 1970-an sudah ada beberapa desa di sejumlah kecamatan yang di­jadikan area transmigrasi dan berhasil. Nah, Kawasan Ter­padu Mandiri Rasau Jaya ini kemudian menjadi kawasan transmigrasi percontohan.

Seluas apa Kawasan Ter­padu Mandiri Rasau Jaya?

Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya berdasar Perda RTRW 2016–2035 terdiri dari Kecamatan Rasau Jaya, Kubu, Sungai Raya, dan Teluk. Total empat kecamatan dengan 48 desa. Luas kawasan ini 710 hektare dengan pusat kawasan terpadu mandiri berada di Desa Rasau Jaya 1. Sedangkan jumlah desa utama ada em­pat, yakni Desa Sungai Deras, Desa Kampung Baru, Desa Kubu, dan Desa Bintang Mas. Tingkat perkem­bangan desanya dinyatakan sebagai mandiri menengah pada tahun 2016.

Kelengkapan sarana prasa­rana di Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Raya, apa saja?

Sudah cukup lengkap. Di sana ada rumah pintar, pasar tradisional Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Raya, pusat bisnis Rasau Raya, Masjid Islamic Centre, Islamic Centre, dermaga penyeberangan, gedung ruang tunggu penye­berangan, dan untuk mendu­kung industri pertanian ada rice milling plant yang cukup respresentatif.

Apa rencana Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya ke depan?

Keberadaan Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya ini menjadi best practice bagi Pemkab Kubu Raya dalam membangun dan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi kawasan terisolir. Pemkab Kubu Raya akan menjadikan program trans­migrasi sebagai upaya yang solutif. Di era milenial ini, infrastruktur digital sangat membantu masyarakat di semua sektor, khususnya perekoniman. Maka ke depan kami ingin terus mengem­bangkan dengan arah kebi­jakan yang telah disiapkan.

Apa saja kebijakannya?

Misalnya spasial plan­ning for spasial decision yang berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan men­jadikan Perda RTRW sebagai satu-satunya pedoman per­encanaan wilayah, one map policy, untuk menghindari tumpang tindih pemanfaatan lahan. Kami punya kebijakan pencadangan tanah untuk area permukiman transmi­grasi. Lalu, perencanaan dan penganggaran dengan sistem berbasis IT serta penguatan aparatur pemerintah dengan penguatan IT.

Secara makro, bagaimana sebenarnya relasi Kabu­paten Kubu Raya dan Kota Pontianak sebagai Ibu Kota Provinsi Kalbar?

Secara geografis, Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi yang sangat strategis, yakni sebagai hinterland bagi Kota Pontianak. Kota Pontianak ini ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), yaitu Kawasan Pontianak Met­ropolitan Area (PMA) pada RTRW Na­sional tahun 2008–2028.

Kondisi tersebut mem­berikan manfaat bagi per­kembangan perekonomian Kabupaten Kubu Raya, teru­tama sektor perdagangan dan jasa, seperti hotel, restoran, dan properti. Kubu Raya juga merupakan pintu gerbang Pro­vinsi Kalbar karena terdapat Bandara Internasional Supa­dio Kubu Raya, Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, dan Pelabuhan Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya.

Selain itu, terdapat pula fasilitas strategis nasional lain, seperti pangkalan TNI AU dan markas Kodam Tanjung­pura XII. Kehadiran semua itu menunjang stabilitas keaman­an di Kabupaten Kubu Raya khususnya dan Kalimantan Barat secara umum.

Bisa diceritakan bagaima­na pertumbuhan ekonomi selama ini?

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kubu Raya pada 2017 sebesar 5,17 persen le­bih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebe­sar 5,07 persen. Di Kalbar kami tertinggi kedua setelah Kabu­paten Ketapang yang memiliki pertumbuhan 7,21 persen. Untuk ekonomi Kalbar tahun 2017, Kubu Raya menyumbang pertumbuhan 0,79 persen.

Setelah Rasau Jaya, wilayah manalagi yang direncanakan menjadi dae­rah transmigrasi?

Tahun 2019 ini target kami adalah menyusun Rencana Kawasan Transmigrasi Keca­matan Terentang.

N-3

Tampilkan Semua

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Cegah Sampah dari Rumah Masuk ke Sungai Citarum

Senin 1/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat (Jabar) yang mengaliri area irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hek­tare. Citarum mengaliri 12 wi­layah administrasi kabupaten/kota dan merupakan sumber air untuk kebutuhan...
Selengkapnya

Kopi Gayo untuk Sejahterakan Rakyat Bener Meriah

Senin 24/6/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai kabupaten yang masih relatif muda, baru berusia 15 tahun pada tahun ini, Kabu­paten Bener Meriah, Provinsi Aceh terus berbenah untuk mengoptimalkan potensi daer­ahnya. Dengan visi kabupaten yang islami, harmoni, maju, dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Paparkan Solusi Terbaru

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Desain Rumah Vertikal untuk Nelayan

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perubahan tempat tinggal dari horizontal ke vertikal tidak sekadar perubahan bentuk tempat. Yang tidak kalah penting adalah, perubahan tersebut mampu mengakomodisr aktifitas keseharian masyarakat. Hal tersebutlah yang dilakukan Daniel,...
Selengkapnya

Rumah Mungil, Ideal di Era Modern

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Rumah berukuran mungil bukan sekadar tren melainkan sudah menjadi kebutuhan. Alasan memiliki rumah mungil tidak selalu lantaran harga tanah yang melambung. Alasannya lainnya adalah rumah mungil dipandang lebih praktis dan tidak terlalu...
Selengkapnya

Penandatanganan Kerja Sama

Senin 15/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Selular Award 2019

Kamis 18/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Tren 2019, TV Berfitur Kecerdasan Buatan

Kamis 18/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabar gembira datang dari penyedia solusi system on chip (SoC), MediaTek. Vendor ini mengumumkan telah meluncurkan S900, sebuah SoC televisi cerdas terbaru yang mendukung resolusi 8K dan komputasi edge AI (artificial...
Selengkapnya

Ponsel Tiongkok Usung “Game” Multi-Turbo

Kamis 18/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Vivo Indonesia menghadirkan ponsel seri tebaru Vivo S1 untuk segmen anak muda. Ponsel ini diasumsikan selalu tampil mengikuti perkembangan jaman. Ponsel ini menawarkan desain menanarik yang gaya mewakili anak muda sebagai target...
Selengkapnya

Teknologi Jaringan 5G Melesat

Kamis 18/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
5G yang menawarkan kunggulan pada latensi yang rendah, di beberapa negara maju mengalami perkembangan yang pesat. Jaringan komunikasi nirkabel 5G yang memiliki keunggulan pada jeda pengiriman data hingga mencapai 1 milidetik (ms), terus...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Motor Enduro Italia Dibanderol Rp650 Juta

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PT Piaggio Indonesia menampilkan seri terbaru dari Moto Guzzi, Moto Guzzi V85TT, untuk pertama kalinya di Indonesia. Piaggio Group sendiri telah meluncurkan Moto Guzzi V85TT untuk wilayah Asia Pasifik, pada bulan Mei lalu.

Melalui pameran kali ini, PT Piaggio Indonesia mengambil kesempatan untuk menyapa para pencinta dan penggemar Moto Guzzi di Indonesia dengan menghadirkan secara resmi Moto Guzzi V85TT.

Motor ini menawarkan fitur premium dan berbagai pilihan aksesori untuk memuaskan setiap pengendara, dalam perjalanan sehari-hari di segala jenis medan, off-road maupun untuk touring.

“Bulan Mei lalu, Piaggio Group telah meluncurkan Moto Guzzi V85TT untuk wilayah Asia Pasifik di Thailand. Kini, kami sangat antusias menyambut Moto Guzzi V85TT yang resmi hadir dan dapat segera menyapa para pecinta dan penggemar Moto Guzzi di Indonesia,” kata PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal, di Jakarta.

Motor jenis travel enduro klasik ini didedikasikan bagi mereka yang menginginkan kendaraan roda dua serbaguna yang memiliki keunikan khas Italia, serta mendukung semangat bertualang pada pengalaman berkendara sehari-hari mereka di berbagai kondisi jalan.

V85TT memadukan gaya klasik dunia off-road dengan elemen teknologi canggih seperti cluster instrumen digital dan pencahayaan LED. Selain itu Daytime running lamp (DRL) di lampu depan dihiasi dengan siluet dari lambang Moto Guzzi yang ikonik.

Moto Guzzi V85TT juga dilengkapi dengan plexiglass windshield dan sepasang handguard yang menjadikannya kendaraan roda dua yang cocok untuk segala musim, siap untuk memulai petualangan kapan pun dan dimana pun.

Moto ini ditawarkan dengan harga 650 juta rupiah (on-the-road Jakarta) yang dilengkapi dengan program penawaran eksklusif cicilan 0 persen. PT Piaggio Indonesia menghadirkan Moto Guzzi V85TT ke Mall-to-mall exhibition yang mengadaptasi konsep Motoplex.

Pada iven Mall-to-mall exhibition di Kota Kasablanka Jakarta a 9 Juli hingga 14 Juli 2019, Moto Guzzi menghadirkan empat brand premium Italia guna memberikan pengalaman produk yang lengkap bagi pelanggan setia dan pengunjung mall, mencakup; keunggulan produk, jaringan diler, servis dan suku cadang, juga aksesoris. hay/E-6

Tampilkan Semua

Menanti Mobil Baru di GIIAS 2019

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil-mobil konsep bisa menjadi gambaran tentang kendaraan yang akan diluncurkan ke pasar di masa depan. Ajang GIIAS 2019 akan kembali bakal memanjakan pecinta otomotif nasional. Pada iven ini akan hadir mobil baru, mobil konsep, dan...
Selengkapnya

Edisi Terbatas Bonneville T120

Rabu 10/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Triumph Motorcycle melalui distributornya di Indonesia, PT GAS Triumph Motorcycle, memasarkan dua unit Bonneville edisi terbatas yakni Bonneville T120 Ace Cafe dan Bonneville T120 diamond. Kedua motor edisi khusus ini dijual pada harga...
Selengkapnya

Vega Force Tampil Sporti

Rabu 10/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di jaman motor matik, motor jenis under bone atau bebek ternyata masih diminati oleh sebagian konsumen. Tidak heran kemudian pabrikan masih tetap memproduksi motor bebek kerena memang pasarnya masih ada. Bagi pecinta motot bebek, Yamaha...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Persela Kalahkan Bali United

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kejutan terjadi dalam pertand­ingan lanjutan Liga 1 Indonesia ketika Persela Lamongan mengalahkan tim papan atas Bali United 2-0, di Stadion Surajaya Lamongan, Ka­mis (18/7). Dua gol kemenangan tim berjuluk pasukan “Joko Tingkir” itu diborong Alex dos Santos Goncalves pada menit ke-15 dan akhir babak pertama.

Dengan kemenan­gan tersebut, pasukan besutan Nil Maizar itu mulai merangsek naik di papan klase­men sementara. Saat ini Persela berada di urutan 13 dengan nilai 8. Ini merupakan kemenangan kedua di era kepelatihan Nil Maizar yang meng­gantikan Aji Santoso. Sebelumnya Persela mengalahkan Kalteng Putra 3-0.

Menurut Nil kemenangan demi kemenan­gan yang diraih Persela membuat kepercayaan diri dan harga diri para pemain mulai bangkit. “Dengan kemenangan ini harga diri pemain mulai bangkit. Mudah-mudahan ke depan para pemain bisa mempertahankan ini. Kare­na perjuangan masih banyak,” paparnya.

Dalam pertandingan lainnya, Borneo FC mengalahkan Barito Putra 4-3. Empat gol ke­menangan Borneo masing-masing diciptakan Asri Akbar menit ke-30, Terens Owang Puhiri (42’), Renan da Silva (58’) dan Matias Conti (76’). Sedangkan tiga gol Barito Putra mas­ing-masing diciptakan Rizky Pora menit ke-48, Gavin Kwan Adsit (55’) dan Rafael da Silva San­tos (65’).

Sementara itu Madura United akan men­jamu Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (19/7). Pada pertandingan Minggu (20/7), Persib Bandung akan dijamu PSIS Semarang dan Bhayangkara FC menjamu Persipura. Ant/S-1

Tampilkan Semua

MU Atasi Leeds United

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PERTH – Paul Pogba bersinar ketika Manchester United meraih kemenangan 4-0 atas rival lama mereka di sepaknola Inggris Leeds United, Rabu malam (17/7) waktu setempat. MU menghadapi kritik setelah kemenangan tidak meyakinkan 2-0...
Selengkapnya

City Kalahkan Westham

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NANJING – David Sil­va memimpin City ketika mereka bangkit dari keting­galan untuk mengalahkan West Ham United 4-1 dalam pertandingan persahabatan di kota Nanjing, Tiogkok, Rabu (17/7) malam. Pemain internasional...
Selengkapnya

Atletico Rekrut Trippier

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID – Bek kanan asal Inggris Kieran Trippier ber­gabung dengan Atletico Ma­drid dari Tottenham Hotspur. Demikian diumumkan klub asal Spanyol itu, Rabu (17/7) waktu setempat. Atletico mengatakan di situs web mereka bahwa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kiat Membangkitkan Potensi Kepemimpin

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : The Leader Who Had No Title
Penulis : Robin Sharma
Penerbit : Bentang Pustaka
Cetakan : Pertama, Januari 2018
Tebal : 264 Halaman
ISBN : 978-602-291-506-5

Leader is action, not position. Kiranya ungkapan itulah yang tepat untuk mendeskripsikan isi buku ini. Banyak orang memahami, ke­tika seseorang menduduki suatu jabat­an, berarti sudah pasti menjadi seorang pemimpin. Dengan kata lain, seorang pemimpin sering kali diidentikkan de­ngan jabatan tertentu. Padahal, banyak pejabat yang bahkan sudah mengepalai sebuah instansi pun tidak dapat me­nunjukkan kepemimpinan. Pemimpin bukan soal jabatan.

Buku berupaya meluruskan pema­haman makna pemimpin sejati yang tidak dibatasi profesi. Guru, manajer, karyawan, pedagang, pramuniaga, pelayan restoran, petugas kebersihan jalan, bahkan seorang buruh pasar pun bisa menjadi pemimpin. Yang penting, dia bisa menginspirasi orang-orang se­kitar. Jadi, setiap orang bisa menjadi pe­mimpin. Tinggal perlu membangkitkan potensi dan energi kepemimpinan dalam diri.

Untuk mencapainya harus memi­liki IMAGE. Ini akronim dari inovasi, menguasai (mastery), autensitas, guts, dan etika (hal 77). Seorang pemimpin berjiwa inovatif, mampu menciptakan sesuatu yang baru dan memberi per­ubahan keadaan. Hal ini bisa dimiliki jika kita senantiasa bertanya pada diri mengenai “apa yang bisa diperbaiki hari ini?” Bagaimana cara mengobar­kan produktivitas? Bagaimana supaya bisa kerja lebih cepat?

Menguasai berarti berupaya memahami bidang yang ditekuni, sehingga orang tidak akan meragukan dan mengabaikan kemampuan kita. Seorang pemimpin tidak mungkin bisa mengubah jika sendiri tidak mengua­sai dengan baik bidang yang digeluti. Maka, dia mesti berkomitmen untuk menjadi yang pertama, utama, satu-satunya, dan terbaik.

Autensitas ialah menjadi diri sendiri, bukan meniru kebiasaan orang lain. Sikap autentik juga bermakna andal, menjunjung tinggi misi dan nilai. Dia berbicara terus terang dan menjunjung bakat diri. Dengan demikian, keper­cayaan orang lain akan melekat.

Sedangkan guts maksudnya memi­liki jiwa gigih dan pemberani. Pemim­pin sejati haruslah berani melampaui orang lain. Dia berani mengambil target tinggi dan melangkah lebih jauh lagi dalam mengerjakan sesuatu agar mencapai hasil maksimal. Dia tidak takut menerima kritik atau cemoohan.

Terakhir, etika berkaitan dengan cara bersikap dan bertindak. Orang hendaknya selalu rendah hati dan memiliki tata krama baik. Dia harus memastikan, tindakan mencerminkan keyakinan. Tampilan senada dengan suara hati (hal 105).

Selain IMAGE, masih ada lagi bebera­pa poin penting yang harus dicermati jika ingin menjadi seorang pemimpin hebat dan menginspirasi. Buku menghadirkan akronim yang mudah diingat. Semua diuraikan dalam bentuk cerita hidup dan mengalir. Di akhir setiap bagian, buku ini juga dilengkapi dengan langkah aksi singkat untuk menerapkan materi kepe­mimpinan yang sudah dipelajari. Diresensi Marzuki Wardi, Alumnus IKIP Mataram

Tampilkan Semua

Pejabat Tidak Etis

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah perilaku yang tidak etis di depan publik diperli­hatkan oleh dua pejabat negara. Mereka adalah Wali Kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly. Mereka bertengkar dan...
Selengkapnya

Residu Antibiotik Ayam

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
oleh drh setyo yudhanto, msc Produk-produk olahan ayam merupa­kan sum­ber protein hewani yang digemari ma­syarakat. Dia memiliki gizi tinggi dan lezat. Harganya pun terjangkau. Namun, bela­kangan berkembang...
Selengkapnya

Islam Moderat dan Isu-isu Demokratisasi

Kamis 18/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Islam Moderat dan Isu-isu KontemporerPenulis : Ayang Utriza, DEA., Ph.DPenerbit : Kencana, 2016, Divisi dari Prenadamediamedia GroupCetakan : ke-1, Oktober 2016Tebal : xiv + 252 hlmISBN : 978-602-422-052-5 Ayang Utriza Yakin,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Mengunjungi Destinasi Ramah Anak di Bandung

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ingin wisata keluarga di Kota Bandung di akhir pekan? Ada banyak alasan Bandung layak menjadi pilihan tempat wisata keluarga. Selain lokasinya mudah dijangkau, pemandangan alam yang indah, tersedia juga wisata kuliner yang lezat dan berbagai macam hotel di Bandung ini.

Jangan khawatir, terdapat reko­mendasi wahana bermain anak menarik pula. Tentunya wisata ramah anak ini bisa menjadi solusi liiburan bersama si kecil, sementara Anda juga tidak hanya mengantar. Nah, inilah igat tempat wisata ramah anak, bisa Anda kunjungi saat weekend gateway.

Day & Nite Eatery dan Bird & Bromelia Pavilion

Hasil gambar untuk Bird & Bromelia Pavilion

Saat sampai di Kota Bandung, tentu perut terasa lapar. Anda bisa langsung menuju Day & Nite Eatery dan Bird & Bromelia Pavilion. Bird & Bromelia Pavilion adalah salah satu wahana hi­buran, wisata pertanian, pemandangan alam serta pusat kebugaran. Di tempat ini Anda bisa bersantap sekaligus men­gisi liburan keluarga.

Di dalam Bird & Bromelia Pavilion terdapat tempat makan kekinian, yaitu Day & Nite Eatery and Grocery. Tempat makan ini memiliki dekorasi unik menggunakan bekas kontainer yang disulap menjadi terlihat artistik. Jangan lupa mencicipi menu yang nikmat dan bervariasi seperti Nasi Timbel Merah atau Roti Prata.

Jadi, Anda bisa makan dan si kecil bermain-main dengan burung-burung berbagai jenis! Lokasi: Jalan Akaza Utama No. 9 (Dago Giri) Komplek Pramestha Resort Town, Desa Mekar Wangi, Kecamatan Lembang.Tiket Ma­suk: Rp35 ribu weekday dan Rp50 ribu Weekend.

D’Dieuland

Hasil gambar untuk D’Dieuland

Anda dan keluarga bisa mengunjun­gi tempat seluas 5.500 meter di kawasan Punclut ini sambil mencoba aneka wahana yang seru dan menarik. Tidak hanya bagi si kecil tapi juga bagi orang dewasa. Tak hanya itu, terdapat spot foto menarik seperti sungai dengan air mancur, atap bis, patung bersayap, ataulampion ceriayang membuat foto Anda instagramable.

Banyak wahana yang membuat si ke­cil sibuk sepanjang hari seperti lautan kubus, jembatan gantung, matras ala trampolin, atau kursi gantung dengan bantal warna-warni. Anda pun bisa menikmati suasana dengan berjalan-ja­lan di jembatan warna-warni Skywalk, lalu bersantap di kastil ala Disneyland sambil menyaksikan menyaksikan keindahan pemandangan kota dari atas gunung. Lokasi: Punclut, Dago Tiket Masuk: Rp10 ribu weekdays dan Rp15 ribu weekend.

Le Delice

Le Delice,mengusung konsep untuk tempat makan seluruh anggota keluarga,sekaligus piknik di kebun den­gan suasana hijau. Le Delice Cafe juga dilengkapi berbagai macam perleng­kapan piknik. Anak-anak akan senang mendapatkan pengalaman baru mera­sakan suasana yang unik dan nyaman.

Terdapat juga area bermain anak, ayunan, dan rumah-rumahan. Anda bisa berfoto di depan kebun mungil yang khas untuk berpiknik: menggu­nakan kain alas kotak-kotak merah pu­tih, keranjang makanan dan peralatan­nya, sertasepeda cantik yang terparkir manis. Lokasi: Jalan Gatot Subroto, Bandung.

Nah, itulah tiga tempat wisata ramah anak yang mengedukasi di Kota Band­ung. Bagi Anda yang ingin menjelajahi kota ini, Anda bisamemesan hotel di Bandung melalui website Airy atau mengunduh aplikasinyadi Android dan iOS.

Hotel yang tergabung di jaringan Airy Rooms menawarkan 7 fasilitas yang lengkap,seperti kamar ber-AC dengan tempat tidur bersih, TV layar datar, air minum gratis, Wifi, hingga shower air hangat dilengkapi peralatan mandi.

Meski fasilitas lengkap, harga yang ditawarkan oleh hotel di jaringan Airy Rooms ini sangat terjangkau. Pem­bayarannya pun cukup mudah, Anda bisa membayar di gerai indomaret tunai, menggunakan kartu kredit atau transfer bank. JadiAnda bisa mele­wati liburan bersama keluarga dengan akomodasi yang nyaman. Pastikan Anda pesan hotel di Airy Rooms untuk jaminan penginapan terbaik.

Apa yang tebersit pertama kali saat kamu mendengar Bandung? Pastinya sebuah kota dengan beragam ku­liner dan tempat wisatanya. Dalam dua dekade terakhir, Bandung telah berkembang menjadi kota pelesir den­gan berbagai objek wisata. Tak heran para pelancong mengincar kota Band­ung sebagai tempat liburan terbaik. tgh/R-1

Destinasi Manjakan Mata

Kota dengan sebutan Paris Van Java ini memang menarik, karena memiliki banyak destinasi yang memanjakan mata. Wisata yang ditawarkan Bandung, mu­lai dari wisata alam, hingga jenis wisata kekin­ian yang pastinya membuat siapapun yang berkunjung ke Bandung merasa betah dan ingin balik lagi. Berikut beberapa diantaranya.

  1. Gunung Batu Lembang

Jika Anda termasuk traveler yang tertarik untuk menguji adrenalin, maka Gunung Batu adalah pilihan yang tepat. Sebagai salah satu gunung tertinggi di Lembang, dari sini Anda akan dimanjakan dengan dapat melihat pemandangan gunung-gunung lain, seperti Tangkuban Perahu, Gunung Putri, Bukit Tunggul dan Palasari yang terlihat jelas.

  1. Peta Park

Terhitung baru, Peta Park adalah sebuah taman kota yang mulai dibuka pada 29 Mei 2016 yang bertempat di Jalan Peta No 299, Suka Asih, Kota Bandung. Selain merupakan kawasan yang instagramable, di taman ini juga tersaji rumput hijau, pepohonan, bunga-bunga yang dirawat dengan baik, bangku-bangku dan air terjun mini.

  1. Dago Pakar

Hasil gambar untuk Dago Pakar

Hal istimewa yang bisa Anda temukan jika anda berkunjung ke Dago Pakar adalah, selain Anda bisa menikmati keindahan panorama alam khas dago yang masih sangat asri dan luar biasa indah dengan cara kegiatan hiking dengan menempuh rute yang telah ditentu­kan, di sini pun Anda bisa menemukan se­jumlah Gua Jepang dan Belanda serta adanya Air Terjun Maribaya yang sangat indah.

  1. Cartil

Satu hal yang menarik dari wisata ini adalah pemandangannya yang aduhai banget. Anda bisa melihat keindahan Kota Bandung dari sini. Pemandangan gunung yang tampak cantik akan memanjakan matamu. Selain itu, Cartil memiliki suasana yang benar-benar nyaman, sejuk dan tenang.

  1. Tebing Citatah

Hasil gambar untuk tebing citatah

Buat Anda pecinta alam dan wisata eks­trem, Tebing Citatah menjadi tempat wisata terbaik untuk kamu kunjungi. Citatah ter­masuk salah satu favorit bagi pecinta panjat tebing.

Buat Anda yang berani untuk menaiki tebing sampai ke puncak, maka Anda akan mendapatkan surganya pemandangan. Indahnya luar biasa. Kalau Anda ingin men­gabadikan momen di sini, cocok banget po­koknya. Mengenai tarifnya, tergantung paket yang Anda pilih.

  1. Curug Bugbrug

Ini merupakan wisata air yang indah ban­get, cocok banget buat Anda untuk melepas penat. Air terjun ini berada di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisa­rua. Dinamakan Air Terjun Brugbrug, karena suara curahan airnya terdengar brug brug brug. tgh/R-1

Tampilkan Semua

Segar dan Kaya Rempah Soto Betawi

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kuah Soto Betawi aslinya merupakan campuran santan dan susu. Soto adalah salah satu kekayaan kuliner di Indonesia. Hampir di setiap daerah, tersaji menu soto dengan rasa khas masing-masing. Perbedaan soto antara satu daerah dengan...
Selengkapnya

Wendy Cagur Alami Kejadian Mistis

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Melalui YouTube chan­nel sahabatnya, Denny Cagur, baru-baru ini, Wendy Cagur mengungkapkan dirinya dan keluarga menjadi kor­ban santet. Wendy pun menyebut ada sesosok mahluk hitam di ru­mahnya yang menggangu. Pada mulanya...
Selengkapnya

Siska Salman Optimistis Produseri Artis Baru

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bukan cuma handal da­lam berolah vokal dan menulis lagu, Siska Sal­man juga diketahui selama ini ikut memproduseri sejumlah penyanyi baru lewat rumah pro­duksi Sini Productions Indone­sia, yang didirikannya bersama sang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Abnon 2019

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Pentas Teater

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Lebaran Betawi

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Rusun Pasar Rumput

Jumat 19/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Jangan Menyetop Pelayanan Publik

Jumat 19/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Polemik antara pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan Pemerintah Kota Tangerang dipicu oleh lambatnya perizinan yang dikeluarkan pihak Pemerintah Kota Tangerang atas pembangunan gedung Politeknik Kemenkum HAM di atas tanah milik Kementerian Hukum.

 

Sampai kemudian, hal itu dikritik Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, saat meresmi­kan gedung Politeknik. Ru­panya kritikan Yasonna dibalas oleh Wali Kota Tangerang, Arief Rachadio Wismansyah, dengan memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemutusan beberapa layanan seperti lampu JPU dan pengangkutan sampah serta aliran air PDAM di gedung milik kementerian hukum.

Tak hanya itu, Pemkot Tangerang juga menyegel bangunan Politeknik milik kementerian dengan alasan be­lum mempunyai izin. Karena polemik makin panas, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, pun ikut turun tangan. Menteri Tjahjo menyayangkan tindakan pencabutan beberapa layanan publik.

Untuk menyelesaikan polemik, Tjahjo kemudian memerintahkan Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, untuk melaku­kan mediasi, memper­temukan Wali Kota Tangerang dengan pihak Kementerian Hukum. Hari Kamis (18/7), mediasi pun digelar di Kan­tor Kementerian Dalam Negeri. Hasilnya, kedua pihak sepakat menyudahi polemik. Keduanya juga sepakat untuk saling mencabut laporan ke polisi.

Usai menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, menyinggung soal polemik di atas. Pada wartawan yang mewawa­ncarainya, Yasonna mengatakan bahwa baru kali ini ia mengalami persoalan seperti ini, berpolemik dengan ke­pala daerah. Berikut petikan wawa­ncara Menteri Yasonna dengan para wartawan di Bogor.

Tanggapan Anda mengenai polemik dengan Wali Kota Tangerang?

Terus terang, selama saya menjabat sebagai menteri, baru pertama kali terlibat persoalan seperti ini (berpolemik dengan kepala daerah). Karena se­lama ini, kami belum pernah menerima persoalan-persoalan seperti ini sebelumnya.

Pihak Pemkot Tangerang melaporkan ke polisi dan menganggap pembangunan gedung Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Poli­teknik Imigrasi di kawasan pusat pemerintahan Kota Tangerang belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tanggapan Anda?

Kita tidak pernah melakukan sesuatu yang melanggar. Kita ini Kementerian Hukum dan HAM, kita selalu taat asas. Perlu saya jelaskan, bangunan gedung yang berdiri di atas lahan seluas 22 hektare itu untuk kepentingan masyarakat, yaitu menciptakan sumber daya manusia di lembaga keimigra­sian maupun pemasyarakatan. Jadi, bangunan yang kita bangun juga untuk kepentingan masyarakat. Bukan ke­pentingan pribadi, ego sektoral.

Kemendagri memediasi Kementerian Hukum dengan pihak Wali Kota Tangerang. Hasilnya, sepakat untuk berdamai. Harapan Anda ke depan setelah polemik ini?

Saya berharap kasus ini tidak berulang. Sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang baik, kementerian dengan daerah harus saling berkoordinasi dengan baik.

Ke depannya, pertama jangan men­tang-mentang. Kedua berkoordinasi dengan baik, buka komunikasi dengan baik, dalam artian jangan menyetop pelayanan publik. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Program Studi Favorit Dianggap Lebih Menjanjikan

Selasa 16/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Terdapat program studi atau prodi-prodi favorit dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini.   Dari bidang sains dan teknologi prodi-prodi yang paling banyak dim­inati peserta yaitu prodi...
Selengkapnya

Akan Ada Pertemuan Lanjutan Jokowi-Prabowo

Senin 15/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto, dua tokoh yang bersaing dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 akhirnya terlaksana. Pertemuan Jokowi dan Prabowo digelar sangat unik, yakni di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT), Lebak Bulus,...
Selengkapnya

Antisipasi Kekeringan Telah Dilakukan

Sabtu 13/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini soal musim kemarau tahun 2019 yang lebih lama dari biasanya. Kondisi ini tentunya mengancam ketahanan air di sejumlah wilayah.   Untuk membahas...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Yenti Garnasih

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) pada Kamis (11/7) menyatakan dari total 376 pendaftar Capim KPK 2019-2023, sebanyak 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi.

Tingginya partisipasi masyarakat yang mendaftar, tidak lepas dari sepak terjang sembilan anggota Pansel Capim KPK yang secara masif berkunjung ke berbagai instansi. Mereka menyosialisasikan dan mendorong agar banyak warga bersedia mendaftarkan diri.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan jajaran Pansel Capim KPK, wartawan Koran Jakarta, Yolanda Permata Putri Syahtanjung, Muhammad Umar Fadloli, dan Eko Nugroho berkesempatan mewawancarai Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih, dalam beberapa kesempatan terpisah, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Kenapa banyak yang enggak lolos seleksi administrasi?

Sesuai UU kita kan seleksi administrasi. Kami melihat berkas lengkap atau tidak, syarat-syarat dan berkas harus sesuai format yang kami berikan, dan ada bebearpa yang tidak menggunakan format itu. Kalau pun berkas lengkap ada masalah substansinya dalam berkas tersebut antara lain yang paling penting umur 40-65 tahun, tapi ada yang kurang dari 40, ada yang lebih dari 65 lalu berkaitan riwayat pekerjaan yaitu 15 tahun dalam bidang hukum, perbankan, ekonomi, keuangan. Yang paling substansi.

Setelah itu, proses apa yang akan dijalani 192 Capim yang lolos?

Dari 192 orang yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya yakni uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan naskah pada Kamis 18 Juli 2019 di Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan.

Formatnya seperti apa?

Setelah ini selesai, kami akan mengundang rapat dengan Pemred (pemimpin redaksi) karena sudah atur jadwalnya. Pada 30 Agustus, insya Allah bisa tercapai selesai.

Melibatkan media?

Itu ide dari media untuk transparansi sebanyak mungkin kita berikan supaya bisa dilakukan. Formatnya tergantung media tapi kami beri rambu-rambu bahwa ini selection, bukan election.

Apakah ada ketentuan lain kepada Capim setelah dinyatakan lolos dan terpilih komisioner nantinya?

Dalam persyaratan di awal, antara lain memberikan surat perrnyataan termasuk yang tidak memberikan surat pernyataan, gugur. Surat pernyataan bila nanti terpilih sebagai komisioner bersedia meninggalkan jabatan sebelumnya dan menyerahkan LHKPN.

Bagaimana menyeleksi para Capim selanjutnya?

Selain dilihat rekam jejak, kami lihat psikotes dan profile assesment. Kami serahkan kepada ahlinya. Kalau track record nanti ditanya. Kami punya tim yang tanyakan bagaimana keseharian dia.

Tidak masalah kalau masih terikat dengan instansi lain?

Tidak masalah. Ini pasti judulnya polisi, karena jaksa nggak ada. Pak Ruki bagus, penyidiknya juga dari polisi semua. Jangan lupa, yang pertama itu penyidiknya polisi semua. Jadi itu kembali ke orangnya. Jangan instansinya karena UU tidak melarang. Kalau sekarang polisi nggak boleh, malah kena UU. KPK adalah lembaga penegakan hukum. Kalau ada penegak hukum bagus akan lebih bagus lagi.

Setelah itu, kami lihat nanti yang paling baik bagi Indonesia ke depan berkaitan dengan pemberantasan korupsi. Kami harap di tahun 2025, di Stranas kalau nggak salah di angka 60 indeks persepsinya. Sekarang baru 38. Yang lain bisa 90, ada yang 100 bahkan (negara lain). Saya berpikir, kita yang logis saja. Tidak terlalu emosional dan substansial jangan lemah. Kita semoga dapat orang-orang terbaik dengan rekam jejak bagus dan akhirnya dapat 10 nama terbagus.

Idealnya harus ada jaksa dan polisi?

Ya, kalau memang dia memenuhi persyaratan, dia berhak. Gitu saja. Sepanjang dia penuhi syarat dan tes lolos, ya dia berhak. Pertanyaannya, ya kami nggak bisa membedakan. Kalau jaksa segini, polisi harus begini. Komponen nilai sudah ada.

Dari para calon yang mendaftar apakah sudah cukup kapasitasnya?

Itu yang mau dirapatkan. Yang jelas, UU mengatakan komisioner harus terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. Unsur pemerintah, termasuk penegak hukum. Dari unsur pemerintah harus kombinasi dua hal, yaitu harus paham betul hukum acara pidana. Dia harus memahami hukum acaranya, baik dari KUHP maupun UU tentang KPK.

Seorang calon harus paham kombinasi ini dan paham masalah keuangan negara, masalah pengadaan, dan sebagainya. Yang paling penting, sekarang harus ada komponen yang memahami betul mengenai organisasi internal KPK atau memahami manajerial organisasi. Kalau menurut media ada sedikit masalah di dalam dan menurut kami meskipun sedikit, itu bahaya. Bagaimana mau fokus memberantas korupsi keluar, tapi di dalamnya sendiri repot.

KPK itu lembaga milik seluruh rakyat Indonesia yang mempunyai semangat untuk memberantas korupsi. Jadi KPK harus bersih. Pemberantasan dan pencegahan korupsi kemudian koordinasi supervisi dan monitoring itu mereka harus tahu betul. Dia harus bisa mengayomi dan punya wisdom.

Mereka juga harus paham upaya pencegahan korupsi?

Di satu sisi, kami juga harus melihat pentingnya pembangunan ekonomi, dalam artian, mereka tahu bagaimana memunculkan upaya-upaya pencegahan. Dari pendidikan misalnya pencegahannya harus muncul yaitu nanti harus ada masukan-masukan berkaitan dengan penguatan sistem. Misalnya, perizinan tidak boleh face to face. Harus ada penyederhanaan perizinan. Hal-hal yang seperti ini juga harus menjadi upaya pencegahan dan harus dikedepankan.

Dalam penindakan masih banyak kelemahan. Kita punya 18 kasus besar yang masih terkatung-katung dan ada beberapa tersangka yang masih tetap tersangka padahal sudah sekian tahun. Kasihan yang bersangkutan, bisa juga kasihan negara.

Kemudian, tindak pidana pencucian uang (TPPU) sangat lemah. Sekarang dari 300 kasus, hanya 15 yang kena TPPU. Artinya, paradigma hanya memenjara dengan UU tentang Korupsi, tapi tidak ada paradigma bagaimana mengoptimalkan uang milik mereka yang di penjara, diambil semua hasil korupsinya. Pelacakan tidak dikuatkan. Jadi, kami akan mencari orang yang mempunyai visi dan memahami betul bagaimana menerapkan UU tentang TPPU bersama dengan UU tentang Korupsi sedini mungkin.

Kalau ditunda-tunda seperti sekarang, kenyataannya hanya fokus pada korupsi maka uangnya akan hilang. Uang negara akan hilang. Mungkin ini juga berdampak kepada yang di penjara-penjara itu masih banyak uangnya bahkan uang itu nanti berbentuk dollar bisa untuk pendanaan kampanyenya. Mungkin bisa saja berkaitan dengan penyuapan kepada kepala Lapas.

Harus didalami narapidana yang menyuap kepala Lapas itu uang apa?

Kalau uang korupsi lagi, berarti seharusnya memakai TPPU. Jadi uang yang belum dirampas itu di mana. Apakah ada di istrinya, di anaknya, atau di luar negeri. Jadi, pakai TPPU untuk ambil. Jadi paradigma harus ke sana

. Jadi, jangan hanya mau penjara. Paling penjaranya hanya dua tahun dan uang pun masih disimpan. Kita butuh uang hasil korupsi, baik di dalam negeri maupun luar negeri ditarik semua dengan pendekatan dilakukan oleh KPK. Namun, ini sekarang masih sangat lemah.

Bagaimana dengan pencegahan korupsi?

Banyak yang harus dilakukan. Kalau kita akan memberantas dan mencegah korupsi maka seharusnya DPR juga memikirkan sinergi atau harmoni dengan UU tentang Pilkada, Pileg, dan Pilpres. Itu harus harmonis, kalau tidak kita akan sulit. Semua harus mendukung, bagaimana UU, sistem dari eksekutif, sistem di rekrutmen yang lain yang masih memungkinkan mereka untuk korupsi.

Kita harus bikin sistem bukan karena dipidana berat, kemudian dia takut korupsi. Bagaimana pidana yang berat itu juga membuat orang lain tidak berani korupsi. Memang sistem dibangun sehingga mereka tidak bisa korupsi. Ini yang harusnya dipikirkan. Itu pekerjaan rumah (PR) kita semua.

PR pemerintah dan DPR. Kalau sudah menjadi kasus, tugas yudikatif. Jadi sebelumnya penegakan hukum melalui yudikatif ini penting dengan dibarengi langkah-langkah eksekutif dan legislatif. Kalau hanya diserahkan kepada yudikatif saja, ya kita hanya sudah terlanjur terjadi. Harusnya kan pencegahan. Pencegahan ini sangat penting, baik dari sisi UU maupun penegakan hukumnya.

Bagaimana kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT)?

Kalau BNPT sudah sangat ramai dibicarakan. Kami tidak mau kecolongan, komisionernya itu mempunyai atau terafiliasi dengan paham radikal. Lalu, jangan-jangan di belakangnya supporting itu. Hal ini kami serahkan kepada BNPT. Kami tidak mau yang mendaftar itu di belakangnya yang support berkaitan dengan narkotika atau bahkan pendanaan terorisme.

Ini yang bahaya sekali. Menurut saya, di satu sisi korupsi digenjot diberantas, tapi di sisi lain kita lihat UU perpolitikan yang kita dorong juga untuk pencegahan. Itu penting, sinergi. Selain itu juga jangan terlalu leluasa, sudah tersangka masih boleh mendaftarkan.

Baru keluar dari narapidana, masih boleh mendaftarkan. Kemudian pendanaan kampanye hanya lebih difokuskan jumlahnya saja, tidak difokuskan sumbernya dari mana. Meskipun ada di dalam UU, sumbangan kampanye yang 7,5 miliar rupiah dan 25 miliar rupiah kalau corporate kalau tidak salah. Tidak pernah ada mekanisme yang mendalam bahwa sumbangan dana kampanye ini tidak terkait dengan hasil korupsi.

Apa yang diharapkan dari BNPT?

Kerja samanya berkaitan tracking. Secara garis besar disampaikan, jangankan untuk memilih setingkat komisioner KPK, untuk pemilihan jajaran di perguruan tinggi juga sudah dilakukan untuk mengantisipasi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi atau melihat dan membaca situasi yang ada pada dinamika di Indonesia karena sejak awal pansel berkepentingan calonnya tidak terindikasi paham radikal.

Pansel Capim KPK juga mendatangi Badan Narkotika Nasional (BNN). Kerja sama apa yang dilakukan Pansel dengan BNN?

Kami menggandeng BNN agar jangan sampai komisioner yang terpilih ternyata terlibat dengan jaringan peredaran gelap, TPPU terkait narkotika atau bahkan penyalahgunaan narkotika. Kerja sama dengan BNN, bukan hanya untuk mengetahui apakah Capim KPK merupakan pengguna narkotika dan obat berbahaya, namun lebih dari itu.

Barangkali nanti ada catatan-catatan bahwa yang mendaftar ini, ada namanya terlibat dalam sindikat narkotika. Ini penting. Di beberapa negara, hal itu sangat mungkin dalam pemilihan apa pun. Orang yang terpilih itu, ternyata yang mem-backing adalah kartel-kartel narkoba.

Pansel Capim KPK bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ada pesan khusus dari Presiden?

Presiden Joko Widodo meminta kepada kami untuk mengemban amanah dengan baik, menghasilkan komisioner KPK yang baik. Bagaimanapun peran pimpinan KPK sangat penting. Presiden sangat memahami dan mengikuti dinamika yang ada. Yang paling penting, Presiden menyerahkan sepenuhnya kepada pansel.

Ketika bertemu dengan Komisioner KPK, apa saja yang dibahas?

Masukan-masukan berkaitan dengan kinerja KPK dan yang diharapkan pimpinan KPK untuk empat tahun ke depan. Kami berbicara kendalanya apa, keberhasilannya apa. Kendala dan keberhasilannya seperti apa selama ini, dan akan ditingkatkan empat tahun kemudian. Kedua, kami minta bantuan untuk tracking rekam jejak. 

N-3

Tampilkan Semua

Peneliti Kembangkan Pembersih dari Spons Kayu

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tumpahan minyak dan limbah industri dapat mencemari air dengan zat minyaknya. Meskipun benar bahwa minyak dan air tidak bercampur, namun memisahkan dan memulihkan setiap komponen minyak dari ini tetap masih menjadi tantangan tersendiri....
Selengkapnya

Lithium Metal, Andal untuk Mobil Listrik

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi baterai logam yang lebih kuat dan stabil yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Ilmuwan dari Penn State University, Amerika Serikat, merilis temuan baru bahwa baterai lithium metal yang lebih tahan lama, lebih cepat,...
Selengkapnya

Belajar Bahasa Asing di D’Ling

Sabtu 13/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengajar di D’Ling bersifat sukarela. Komunitas hanya memberikan uang transport dan jajan ala kadarnya. Keinginan anak muda untuk mampu ‘cas cis cus’ berbahasa asing kadang terbentur biaya les yang tergolong mahal atau...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta