Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | May 31 2020
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Injeksi Likuiditas Perbankan Berpotensi Disalahgunakan

Sabtu 30/5/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
OJK melaporkan kondisi perbankan nasional masih terjaga, tapi kenyataannya malah diberikan injeksi likuiditas. OJK melaporkan kondisi perbankan nasional masih terjaga, tapi kenyataannya malah diberikan injeksi likuiditas.   JAKARTA - Sejumlah kalangan mengatakan stimulus dalam...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Gubernur Jatim Tegaskan PSBB Malang Raya Tidak Diperpanjang

Sabtu 30/5/2020 | 21:49
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menegaskan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu tidak diperpanjang.

"PSBB di Malang Raya selama 14 hari atau yang berakhir hari ini tidak akan diperpanjang, tapi dilanjutkan dengan penyiapan transisi menuju tatanan kehidupan normal baru di saat pandemik Covid-19," kata Khofifah seperti dikutip dari Antara, di Surabaya, Sabtu (30/5).

Saat ini, kata dia, sedang disiapkan memasuki masa transisi yang terus dimatangkan oleh Pemerintah Provinsi Jatim bersama pemerintah daerah di Malang Raya, serta para akademisi.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebutkan kebijakan mengajak warga Malang Raya ke transisi menuju tata kehidupan normal baru diambil setelah menganalisa hasil evaluasi pelaksanaan PSBB yang dinilai telah berhasil mengontrol penyebaran Covid-19.

Rate of transmission di Malang Raya, lanjut dia, terkontrol dengan PSBB sekali saja, yaitu dari 3 menjadi 1. "Ini menjadi poin utama yang kami analisa setelah di Malang Raya diterapkan PSBB selama 14 hari," ucap ketua gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Jatim tersebut.

Selain itu, Khofifah menyampaikan saat ini kemampuan kawasan Malang Raya dalam melakukan tes Covid-19 secara mandiri sudah tersedia, seperti di Rumah Sakit Saiful Anwar, Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Rumah Sakit Lavallete yang kini mampu melakukan tes spesimen untuk sampel.

"Dari segi layanan kesehatan berupa tempat tidur untuk isolasi di Malang Raya juga dalam kondisi yang sangat cukup," kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Gubernur menegaskan pertimbangan memasuki masa transisi usai PSBB di Malang Raya juga dilihat dari komitmen ketiga pemerintah daerah dalam melindungi dan melakukan screening pada populasi berisiko tinggi atau rentan terpapar, seperti lansia dan yang memiliki penyakit komorbid.

Pertimbangan selanjutnya yaitu adanya komitmen kuat dari Pemda melakukan sosialisasi berkelanjutan pada masyarakat Malang Raya untuk terus menerapkan protokol kesehatan. "Penyebaran Covid-19 di Malang Raya juga dilakukan dengan isolasi yang cepat. Serta gerakan komunitas menjadi kunci dalam melawannya," tutur mantan menteri sosial itu.

Tercatat, saat ini kampung tangguh di Malang Raya sudah mencapai 290 titik, yang rinciannya yaitu 200 kampung di Kabupaten Malang, 86 di Kota Malang dan empat di Kota Batu.

Poin-poin pertimbangan dalam menetapkan PSBB Malang Raya cukup sekali dan dilanjutkan transisi menuju normal baru tersebut selaras dengan pedoman "World Health Organization" (WHO).

Kini penyiapan untuk memasuki masa transisi pasca PSBB tengah disusun dalam bentuk penyusunan buku pedoman hidup sehat di saat Covid-19. "Pedoman ini disusun secara kolaboratif pentahelix antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan media," katanya. mar/N-3

Tampilkan Semua

Kasus Covid-19 di Sumut Meningkat Jadi 406 Orang

Sabtu 30/5/2020 | 21:38
A   A   A   Pengaturan Font
MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengumumkan hingga Sabtu (30/5) kembali terjadi peningkatan jumlah kasus pasien positif Covid-19 di wilayah tersebut. Jumlahnya menembus lebih 400 orang,...
Selengkapnya

Meski Masuk Zona Biru, Majalengka Tetap Perpanjang PSBB

Sabtu 30/5/2020 | 17:52
A   A   A   Pengaturan Font
MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tetap memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meskipun daerah tersebut masuk zona biru, selain itu juga menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Majalengka merupakan...
Selengkapnya

Paduan Suara Universitas Pancasila “Launching” secara Virtual

Sabtu 30/5/2020 | 17:43
A   A   A   Pengaturan Font
DEPOK - Paduan Suara Universitas Pancasila (PSUP) Jakarta me-launching  virtual choir di media sosial YouTube pada 29 Mei 2020. Launching ini sebagai salah satu partisipasi kampus terhadap kepedulian kepada masyarakat Indonesia yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Tingkat Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di Asean

Sabtu 30/5/2020 | 19:44
A   A   A   Pengaturan Font
Rasio uji medis Covid-19 pada anak di Indonesia cenderung rendah. Ironisnya angka kematian pada anak akibat virus ini terus meningkat.

JAKARTA —  Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 seringkali menyebut kelompok usia di atas 50 tahun paling banyak meninggal akibat virus korona. Padahal risiko kematian pada anak-anak pun sama besarnya.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Pulungan kepada VOA mengatakan, tingkat kematian anak akibat virus ini di Tanah Air, merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan negara Asean lainnya. “Kalau dibanding negara lain, kita paling tinggi (tingkat kematian), dibandingkan Singapura, Malaysia, Vietnam,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperolehnya hingga 18 Mei lalu, jumlah anak yang positif Covid-19 di Indonesia mencapai 584 kasus. Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) anak tercatat kurang lebih 3.400. Jumlah kasus konfirmasi positif anak yang meninggal sejauh ini mencapai 14 anak. Adapun PDP anak yang meninggal sebanyak 129.

Lalu, mengapa tingkat kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia tertinggi di Asean? Menurut Aman, hal ini dikarenakan tingkat pemeriksaan atau deteksi dini pada anak yang masih relatif rendah. Sampai detik ini, ia tidak pernah melihat pemerintah melakukan pemeriksaan khusus untuk anak. Anak, hanya akan diperiksa kalau orang tuanya terbukti positif virus corona.

“Karena memang jumlah anak yang diperiksa paling sedikit kan, dan banyak yang di screening di mall, kantor, asrama, pasar, bandara, anak-anak kan tidak masuk yang di screening. Jadi anak-anak yang kita periksa itu adalah anak-anak yang memang sudah ada gejala. Atau kalau misalnya orang tuanya ada gejala baru (diperiksa). Jadi tidak ada, karena kalau misalnya anak batuk pilek kan tidak semuanya langsung diperiksa kan,” jelasnya.

Lebih jauh, sampai saat ini ia juga kerap melihat anak-anak masih bermain dan berkeliaran di luar rumah. “Anak kita masih banyak berkeliaran di luar sekarang, kecuali anak-anak yang memang mengikuti petunjuk orang tuanya. Tapi saya melihat di kompleks perumahan atau di daerah pinggiran Jakarta itu anak-anak masih di luar,” imbuhnya.

Peran Orang Tua 

Dihubungi secara terpisah, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan tidak dapat dipungkiri bahwa kebosanan akan melanda anak setelah berada di rumah selama dua bulan ini. Oleh karena itu peran orang tua sangat penting untuk mengawasi sang anak ketika mereka, misalnya bermain di luar rumah, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tapi tentu saran kita, di samping soal sosialisasi terus menerus dikasih pemahaman secara baik kepada anak-anak. Tentu dipastikan pengawasan orang tua terkait protokol kesehatan ini kan bisa jalan, mislanya ketika anak berada di rumah tetap pakai masker, ketika anak berada di depan rumah bagaimana memastikan ketika dia memegang sesuatu setelah itu dia cuci tangan,” jelasnya kepada VOA.

Ditambahkannya, protokol kesehatan sedianya juga mudah dipahami anak-anak.

Senada dengan IDI, Jasra Putra setuju untuk melakukan tes masif bagi anak sehingga dapat membantu pemerintah menentukan saat yang tepat untuk memulai kembali tahun ajaran baru.

Meskipun demikian ia menilai rencana pemerintah membuka kembali sekolah pada era “new normal” atau era kelaziman baru ini belum tepat. Selain kurva kasus positif virus korona belum menurun, berkaca kepada negara lain yang sudah membuka kembali sekolah kemudian ditemukan kembali kasus positif yang menjangkit anak-anak.

Jasra mengatakan, “Jumlah penduduk kita itu 260 juta. Usia anak 0-18 tahun itu kan jumlahnya hampir 80 juta sepertiga jumlah penduduk di Indonesia. Maka pertimbangan untuk mengambil testing untuk anak kenapa tidak. Untuk antisipasi. Supaya jangan sampai anggapan bahwa selama ini imun anak kuat, lebih kecil datanya yang masuk dalam pengawasan termasuk dalam berobat ya ini kan harus dibuktikan dengan tes. Apa iya anak-anak kita, jangan-jangan mereka termasuk OTG (orang tanpa gejala, red.). Ini kan hal-hal yang dalam UU perlindungan anak ini, kesehatan yang maksimal ini kan harus diberikan kepada anak, dan itu bisa melalui pencegahan, sosialisasi."

Ia menambahkan, "Kalau memang testing adalah bagian dari pencegahan kenapa tidak dilakukan kepada anak-anak kita sehingga data ini akan semakin kongkret untuk melihat peta sebaran termasuk kalau misalnya membuka sekolah tentu sudah diketahui di daerah mana saja yang tentu anak-anak dengan situasinya statusnya itu bisa kita kendalikan dari awal."

Belum Ditemukan 

Di negara-negara, seperti di Italia, Inggris dan Amerika (AS) ditemukan fenomena komplikasi penyakit pada anak yang terjangkit Covid-19. Salah satu diantaranya adalah penyakit Kawasaki, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah. Penyakit ini lebih sering menyerang pembuluh darah koroner yang bertugas menyuplai darah ke otot jantung.

Kawasaki bisa menyebabkan gejala yang khas, seperti demam tinggi, mata merah, ruam merah di badan dan area genital, hingga pembengkakan di beberapa area tubuh. Adanya gejala-gejala ini pada beberapa anak yang positif korona membuat para ahli menduga adanya hubungan antara kedua penyakit tersebut.

Meski begitu, hingga saat ini Aman Pulungan belum melihat adanya komplikasi Kawasaki ini terjadi pada anak di Indonesia yang terpapar Covid-19.

“Kita belum menemukan seperti itu. Tapi bisa saja setiap infeksi virus seperti itu. dan memang ini juga sudah kita bahas di eksekutif committee di International Pediatric Association, kita sudah pernah membahas ini, dan untuk saat ini belum typical gejalanya. Kita masih melihat dan masing-masing negara seperti Indonesia. Kita masuk di Asean ini yang paling banyak yang meninggal anak. Jadi memang kita masih belum tahu datanya. Kita lagi mau kumpulin data-data ini. Kesulitan kita adalah kita hanya tahu dari yang merawat, karena kita tidak bisa masuk ke setiap provinsi melihat data-datanya itu kan kalau disini,” jelasnya.

Sejauh ini gejala umum Covid-19 pada anak masih pada sebatas batuk, pilek, dan demam. Meskipun tidak dapat dipungkiri jika akhir-akhir ini ada laporan tentang gejala lain pada anak, yaitu gangguan pada saluran pencernaan seperti diare.

Dua per tiga anak yang dirawat karena Covid-19 datang pada kondisi yang sudah berat sehingga tidak jarang dalam kurang dari 24 jam nyawanya tak tertolong lagi. Hal ini diperparah dengan penyakit bawaan atau cummorbid yang di derita oleh anak-anak yang terpapar seperti asma, jantung, diabetes, dan auto immune.

“Jadi gini, rata-rata yang meninggal itu di rawatnya singkat sekali. Kenapa? karena memang screening, tracing kasus positif pada anak masih lemah sekali. Jadi kalau ada gejala, ya dibawa, parah, gak sampai lama meninggal. Jarang sekali anak yang dirawatya lama. Ada yang cuma 24 jam, dua kali 24 jam, tapi gak lama seperti orang dewasa begitu. Jadi datangnya itu cenderung dalam keadaan parah. Kalau kita lihat, seperti ini PDP yag meninggal sekitar 130-an terus konfimasi yang meninggal kan ditambah hampir 150. Ini pasti semuanya dalam keadaan yang tidak baik. Prosesnya penurunannya cepat sekali kalau pada anak,” paparnya.

Meski demikian selama tidak terlambat dideteksi, tingkat kesembuhan pada anak juga cenderung tinggi.

Aman Pulungan menggarisbawahi seruan pada pemerintah, khususnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 agar lebih gencar lagi melakukan pelacakan kasus positif dan tes PCR pada anak. “Banyak faktor. Keterlambatan datangnya, lebih banyak karena bukan ketidakmampuan merawa. Deteksi dini itu, makanya testing , sama tracing itu harus sebanyak mungkin dan anak itu harus di cegah keluar,” ujarnya. VoA/I-1

Tampilkan Semua

Layanan Visa di Kedubes AS Jakarta Masih Ditangguhkan

Sabtu 30/5/2020 | 19:37
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA —  Layanan permohonan visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta hingga kini masih ditangguhkan. Belum ada kepastian kapan layanan visa di Kedubes AS akan dibuka kembali. Pembukaan kembali layanan visa ini masih...
Selengkapnya

Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok Akan Tegas pada Gerakan Separatis Taiwan

Sabtu 30/5/2020 | 16:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING- Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army/PLA) pada Jumat (29/5) menegaskan, Tiongkok akan mengambil langkah-langkah tegas untuk menghancurkan setiap gerakan separatis yang dilakukan oleh Taiwan. Mengambil Taiwan...
Selengkapnya

Tiongkok Usir Kapal Perusak Rudal USS Mustin dari Laut di Kepulauan Xisha

Sabtu 30/5/2020 | 09:02
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING. Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) pada Kamis (28/5) berhasil mengusir kapal perang Amerika Serikat (AS) yang masuk tanpa izin ke perairan teritorial Tiongkok di lepas pantai Kepulauan Xisha di Laut Tiongkok Selatan. Ini...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Langgar Prosedur

Selasa 26/5/2020 | 12:05
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyatakan wawancara yang dilakukan presenter Deddy Corbuzier dengan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari, pada Rabu (20/5/2020), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, melanggar prosedur."

Kegiatan liputan dan wawancara Siti Fadilah dan Deddy Corbuzer tidak sesuai dan tidak memenuhi persyaratan yang tercantum pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Ditjenpas, Kantor Wilayah Kemenkumham dan UPT Pemasyarakatan, Pas No. M..HH-01.IN.04.03, 5 Oktober Tahun 2011," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Rika menjelaskan, pada Pasal 28 ayat (1) disebutkan bahwa peliputan untuk kepentingan penyediaan informasi dan dokumentasi harus mendapat izin secara tertulis dari Ditjenpas.

Kemudian, Pasal 30 ayat (3) menyatakan bahwa peliputan hanya dapat dilakukan pada hari kerja dan jam kerja yang ditentukan oleh masing-masing unit atau satuan kerja.

Pelaksaanaan peliputan juga harus didampingi oleh pegawai pemasyarakatan dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, sebagaimana tertuang pada Pasal 30 ayat (4).

"Dan pada Pasal 32 ayat (2) menyatakan bahwa wawancara terhadap narapidana hanya dapat dilakukan jika berkaitan dengan pembinaan narapidana," ucap Rika.

Ditjenpas menilai kegiatan peliputan dan wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah tidak memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut.

Rika kemudian menjelaskan kronologi wawancara yang dilakukan antara Deddy dan Siti Fadilah.

Pada 20 Mei 2020, Siti Fadilah dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan terkait penyakit asma yang dia derita. Rujukan tersebut berdasarkan rekomendasi dari dokter Rutan Pondok Bambu dan telah disetujui oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Rutan.

Berdasarkan keterangan dari pihak Rutan Pondok Bambu yang telah melakukan penelusuran baik kepada Siti Fadilah maupun dua orang petugas yang berjaga saat itu, terjadinya wawancara antara Menteri Kesehatan era Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Deddy Corbuzier tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu (20/5) malam, di Ruang Paviliun Kartika kamar 206, RSPAD Gatot Subroto, antara pukul 21.30 WIB hingga 23.30 WIB.

Hal tersebut, kata Rika, didasarkan pada informasi bahwa pada pukul 21.30 WIB, terdapat empat orang, terdiri dua laki-laki dan dua perempuan, masuk ke dalam ruang perawatan Siti Fadilah.

"Ada empat orang, dua laki-laki dan dua perempuan, yang masuk ke ruang rawat Siti Fadilah, mengenakan masker dan salah satunya menggunakan penutup kepala dari jaket dan mengenakan ransel. Satu di antaranya adalah Deddy Corbuzier," ujar Rika.

Rika mengatakan, petugas jaga saat itu tidak sempat bertanya keperluan para tamu tersebut, karena pintu ruang rawat telah terlebih dahulu dikunci dari dalam. Bahkan, kata Rika, perawat yang ingin masuk untuk memberi obat-obatan pun tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan.

"Saat ada perawat yang ingin masuk ruang rawat untuk memberi obat-obatan pun dilarang masuk oleh keluarga yang bersangkutan," ucap dia.

Adapun pihak Rutan Pondok Bambu baru mengetahui adanya wawancara tersebut, setelah melihat unggahan video di akun instagram milik Deddy Corbuzier, pada Kamis (21/5).

"Selanjutnya Plt Karutan memerintahkan Plt KPR dan Kasi Pelayanan Tahanan untuk langsung menulusuri tayangan wawancara tersebut," tutur Rika.

Siti Fadilah sendiri sejak Jumat (22/5) telah dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu untuk melakukan rawat jalan di Klinik rutan. Terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2005 itu juga dinyatakan negatif Covid-19. yok/Antara/AR-2

Tampilkan Semua

Musisi Nasional, Ketua MPR, DPR. DPD, Panglima TNI, Kapolri, hingga Presiden, Ramaikan Konser Virtual

Sabtu 16/5/2020 | 13:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak masyarakat menyaksikan konser virtual 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' yang disiarkan secara langsung dari studio TVRI, Minggu 17 Mei 2020, pukul 19.30 - 22.00 WIB. Konser ini akan di-relay...
Selengkapnya

30% Dana Bantuan Negara Diusulkan untuk Perempuan

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk bisa menyiapkan calon pemimpin bangsa yang berintegritas, khususnya dari kalangan perempuan maka partai harus anggarkan dana khusus kederisasi kaum hawa. JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengusulkan 30...
Selengkapnya

Panwas Pilkada Soppeng Dilindungi Asuransi

Jumat 7/2/2020 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR - Panitia pengawas (Panwas) pemilihan ke­pala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng mendapat per­lindungan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan So­sial Ketenagakerjaan. Sebanyak 611 pengawas didaftarkan pada dua...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Industri Pengolahan Melambat

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Proyek 5 KSPN Berlanjut Meski di Tengah Pandemi

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pekerjaan infrastruktur di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas meliputi Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan...
Selengkapnya

Risiko Resesi Global Kian Besar

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Risiko resesi ekonomi global pada April 2020 tetap besar tecermin pada kontraksi berbagai indikator dini, seperti kinerja sektor manufaktur dan jasa serta keyakinan konsumen dan bisnis. JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang meluas ke...
Selengkapnya

Menghijau Sambut Skenario “New Normal”

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan menghijau seiring pelaku pasar menyambut positif penerapan skenario normal baru atau new normal. IHSG, Jumat (29/5) sore, ditutup menguat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

111.000 Kendaraan Menuju Jakarta

Rabu 27/5/2020 | 17:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sejak H+1 dan H+2 Lebaran 2020 atau 25-26 Mei 2020 terdapat 111.022 kendaraan menuju Jakarta melalui arah timur, arah barat, dan arah selatan.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 66 persen dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.

“Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 30,6 persen dari arah Timur, 33,4 persen dari arah Barat dan 36,0 persen dari arah Selatan,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Heru merincikan, lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 18.058 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 65 persen dari Lebaran tahun 2019.

GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 15.884 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 86 persen dari Lebaran tahun 2019. Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 79 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

Untuk arah barat, Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 37.134 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Untuk arah selatan, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 39.946 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. ers/AR-2

Tampilkan Semua

Mewujudkan Bengkulu yang Maju, dan Berdaya Saing

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah bertekad untuk mewu­judkan Bengkulu yang ma­ju, sejahtera dan bermartabat dan berdaya saing tinggi. Un­tuk mengupas itu lebih lan­jut Koran Jakarta berkesempa­tan...
Selengkapnya

Layanan Kereta Api Cibatu-Garut Gratis di Awal Operasional

Jumat 31/1/2020 | 17:55
A   A   A   Pengaturan Font
GARUT – PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap menggratiskan layanan transportasi kereta api Stasiun Cibatu-Garut di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada awal operasional sebagai bentuk pelayanan dan menarik minat masyarakat untuk...
Selengkapnya

Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi di Jalan Bima Guna Cegah Banjir

Jumat 31/1/2020 | 09:44
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai membangun kolam retensi di Jalan Bima yang dirancang untuk mampu menampung air untuk menahan luapan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Citepus. Wali Kota Bandung, Oded M Danial,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

MG Motor Donasi 10.000 APD untuk Tenaga Medis

Kamis 21/5/2020 | 18:50
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Meski baru masuk pasar otomotif Indonesia pada awal tahun ini, namun Morris Garage (MG) Motor Indonesia turut berkontribusi memberikan bantuan langsung kepada warga dan tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 melalui program #DrivetoShare.
MG menyerahkan lebih dari 10.000 unit paket alat pelindung diri (APD) meliputi hazmat, surgical mask, pelindung wajah, pelindung sepatu, sarung tangan, dan masker N95 kepada manajemen RS Amanda Cikarang dan RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.
Mereka juga mengirimkan sembako kepada sejumlah masyarakat di wilayah Jatiasih Bekasi, Ps Manggis Setiabudi, Roda Hias Serpong, Tanah Tinggi Tangerang, Cipayung, Ciputat dan Bojong Gede, Bogor pada 20-21 Mei 2020.
"Program ini adalah bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Indonesia dalam memutus rantai pandemi Covid-19," kata Managing Director MG Motor Indonesia, Figo Lee secara tertulis di Jakarta, Kamis (21/5).
"Kami ingin berperan aktif untuk dapat menjangkau langsung ke sejumlah lapisan masyarakat dan tenaga medis yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini," kata dia.
Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin menambahkan penyerahan dilakukan secara langsung agar dapat melihat bagaimana kondisi mereka selama Covid-19.
"Tak kalah pentingnya, kami juga meminta kepada perwakilan tenaga medis dan masyarakat yang kami temui saat penyerahan bantuan agar terus menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta pembatasan interaksi fisik demi menekan kurva penularan Covid-19,” kata dia.
#DrivetoShare MG Indonesia sejalan inisiatif global MG UK & MG India. MG Indonesia juga menerapkan praktik sanitasi pada mutu standar pelayanan di area gerai penjualan Jabodetabek dan Bandung.
Pengiriman unit mobil MG ZS juga telah melalui inspeksi intensif dan dilengkapi dengan tag penanda bahwa unit tersebut telah lolos proses sanitasi demi kesehatan dan kenyamanan setiap pelanggan. yok/AR-2

Tampilkan Semua

Pembelian Honda secara “Online” Meningkat

Kamis 21/5/2020 | 17:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Honda Prospect Motor mencatatkan peningkatan pembelian mobil secara online atau daring sebesar 20 persen dari seluruh total penjualan pada April 2020 atau bertepatan dengan pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial...
Selengkapnya

MPV dengan VIP Wall Anti Covid-19

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah wabah virus korona seperti sekarang ini pengguna kendaraan membutuhkan pengaman khusus untuk mengindari penularan Covid-19. Perusahaan modifikasi PT Lombardi Auto Indonesia Mobil melakukan desain ulang sedemikian rupa agar...
Selengkapnya

Mobil Mungil Berkualitas Premium

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil kompak Mini lahir pada 1959 akibat krisis minyak yang melanda Inggris kala itu. S aat Mesir menasionalisasi terusan Suez yang berdampak pada turunnya pasokan minyak dari Timur Tengah di Inggris. Akibatnya, mobil masyarakat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

WhatsApp Nantinya Bisa Aktif di Dua Perangkat

Selasa 5/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan aplikasi perpesanan itu bisa dijalankan atau aktif bersamaan setidaknya di dua perangkat berbeda.

“Sejak tahun lalu, WhatsApp mengembangkan fitur baru yang memungkinkan untuk menggunakan akun WhatsApp yang sama di beberapa perangkat pada saat yang bersamaan,” menurut WaBetaInfo pada Senin (4/5).

Ini berarti pengguna tidak akan terputus dari perangkat utama ketika mereka mencoba masuk dan menggunakan WhatsApp dari ponsel lain.

Fitur ini akan sangat penting, terutama bagi pengguna yang memiliki tablet. Bahkan, misalnya, pengguna iOS akan dapat menggunakan akun WhatsApp mereka di iPad juga.

Saat ini pengguna sebenarnya sudah bisa menggunakan WhatsApp di dua perangkat dalam waktu bersamaan asalkan memanfaatkan aplikasi pihak ketiga yang tersedia di Google Play Store.

Meskipun minim fitur dan banyak disisipi iklan, aplikasi WhatsApp tak asli itu bisa menjadi opsi untuk menjalankan akun WhatsApp yang sama di dua perangkat. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Aplikasi Daring untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Selasa 5/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi digital hadir untuk membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19. Aplikasi-aplikasi perang melawan Covid-19 dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) yang dimulai pada akhir Maret lalu....
Selengkapnya

Pengguna “Live Streaming” Capai 560 Juta di Tiongkok

Minggu 3/5/2020 | 19:35
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING –  Pusat Informasi Jaringan Internet Tiongkok melaporkan jumlah pengguna layanan siaran langsung daring (live streaming) di Tiongkok telah mencapai 560 juta per Maret 2020, mencakup 62 persen dari total pengguna...
Selengkapnya

INFINIX NOTE 7 Resmi Diluncurkan dengan Harga Mengejutkan

Rabu 29/4/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA– INFINIX, premium online smartphone brand untuk para generasi muda, akhirnya resmi meluncurkan produk yang paling di nantikan para X-fans (Sebutan Fans INFINIX) di Indonesia, yaitu INFINIX NOTE 7 pada hari ini, Kamis (30/4)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut ruang di dalam rumah sebagai ruang kerja. Pindahnya ruang kerja dari kantor ke rumah tidak dipungkiri membawa sejumlah konsekuensi. Para pekerja perlu beradaptasi “di tempat baru” untuk menyelesaikan pekerjaannya yang biasa dilakoni kurang lebih selama delapan jam per hari.

Alhasil, mereka pun membutuhkan ruang kerja yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dilansir dari laman Dezeen, ruang kerja di dalam rumah dapat memanfaatkan bagian rumah yang menghadap ke jendela, sehingga saat bekerja, para pekerja dapat memandang lingkungan di luar ruangan. Konsep ruang kerja semacam ini membuat kerja tidak membosankan, menumbuhkan ide baru serta menciptakan suasana yang tidak terpisah dengan lingkungan sekitar.

Dalam konsep tersebut, penghuni dapat meletakkan tempat tidur di belakang meja kerja yang digunakan untuk melepas lelah saat jeda kerja. Di tempat tersebut juga dapat digunakan untuk membaca buku secara lebih santai. Perlu Sentuhan YLAB Arquitectos, studio arsitek di Bercelona, Spanyol, merekomendasikan ruang kerja dapat dibuat dengan meja yang menempel pada lemari dinding. Meja kerja tersebut terlihat disembunyikan di lemari dinding. Saat akan digunakan, meja yang bergabung dengan lemari dibuka serta dilenngkapi dengan kursi kerja.

Sementara itu, IDIN Architects, studio arsitek di Bangkok, ailand, menggunakan meja kerja yang terdapat dalam tempat tinggal sebagai ruang kerja.

Selain leluasa, meja kerja yang terhubung dengan dapur mampu memberikan kedekatan di antara anggota keluarga. Lantaran ruangan yang ditujukan untuk pasangan muda ini dengan bebas dapat melongok aktivitas pasangannya untuk mempererat hubungan pribadi.Widger Architecture, studio desain interior di London, Inggris, menggunakan bagian loteng at untuk ruang kerja.

Ruang tersebut ditutup dengan kayu lapis warna cerah untuk bagian langit-langit dan dinding. Material serupa digunakan untuk membuat meja build in.

Sebagai padanannya, material dekorasi (seperti lampu, bingkai kursi, dan jendela) menggunakan warna hitam. Padanan warna tersebut menjadikan ruang kerja yang terletak di loteng tidak terasa pengap serta menjadikan ruang terasa lebih hidup. Jendela yang menempel pada dinding loteng memberikan salah satu keuntungan.

Karena loteng yang identik sebagai ruang bukan digunakan untuk beraktivitas mampu memberikan kehidupan untuk penghuninya. Alhasil, dengan sedikit sentuhan desain serta memahami makna ruangan, tempat tinggal pun dapat menjadi ruang kerja yang nyaman terutama selama WFH. din/S-2

Tampilkan Semua

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Desain Pasar Mikro untuk Minimalisir Penyebaran Korona

Selasa 7/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pasar saat ini menjadi lokasi yang patut dihindari seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19.  Mengingat pasar merupakan lokasi yang tidak dapat dihindari oleh masyarakat di tengah wabah virus, dipandang perlu...
Selengkapnya

Bangunan untuk “Rumah Sakit Darurat”

Senin 30/3/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19, banyak bangunan yang berubah fungsi menjadi “rumah sakit dadakan”. Perubahan fungsi ini tentu harus memenuhi standar rumah sakit agar modifikasi yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Federer Ungguli Messi sebagai Atlet dengan Bayaran Termahal di Dunia

Sabtu 30/5/2020 | 13:38
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS - Petenis legendaries asal Swiss, Roger Federer dinobatkan sebagai olahragawan dengan bayaran tertinggi di dunia sepanjang tahun 2020 tatkala pandemi virus Korona mendepak Lionel Messi dari posisi teratas. Demikian daftar tahunan Forbes yang dirilis pada Jumat waktu setempat.

Petenis pemegang rekor 20 gelar juara Grand Slam itu, memperoleh 106,3 juta dolar AS dalam 12 bulan terakhir, termasuk di antaranya 100 juta dolar AS dari endorsement, untuk naik empat peringkat sekaligus menjadi petenis pertama yang berhasil menduduki daftar teratas.

Selanjutnya, pemain sepak bola Cristiano Ronaldo (105 juta dolar AS), Messi (104 juta dolar AS), dan Neymar (95,5 juta dolar AS) serta pemain bola basket Amerika LeBron James (88,2 juta dolar AS) melengkapi posisi lima besar.

“Pandemi Virus Corona memicu pemotongan gaji bagi bintang sepak bola Messi dan Ronaldo, membuka jalan bagi pemain tenis naik peringkat sebagai atlet dengan bayaran tertinggi di dunia untuk pertama kalinya," kata Kurt Badenhausen, editor senior di Forbes.

"Roger Federer merupakan sosok yang sempurna bagi perusahaan, menghasilkan portofolio dukungan yang tak tertandingi dari merek-merek blue-chip senilai 100 juta dolar AS per tahun untuk petenis hebat."

Petenis Jepang Naomi Osaka (37,4 juta dolar AS) yang berada di peringkat ke-29 dalam daftar, melampaui sesama pemain tenis Serena Williams (36 juta dolar AS), menjadi atlet wanita berpenghasilan tertinggi di dunia.

Hanya Osaka dan Williams saja atlet wanita yang masuk dalam daftar Forbes itu.

Pemain-pemain basket mendominasi daftar nama dengan 35 pemain di antara 100 atlet termahal dunia. Selanjutnya sepak bola Amerika menyusul dengan 31 atlet, meskipun tidak ada yang penghasilannya lebih tinggi dari juara Super Bowl enam kali, Tom Brady (45 juta dolar AS) yang berada di peringkat ke-25.

Sepak bola menjadi olahraga paling terwakili berikutnya dengan 14 pemain, diikuti oleh tenis (enam), tinju dan MMA (lima), golf (empat), balap motor (tiga), serta bisbol dan kriket dengan masing-masing satu. (ion/AFP/S-2)

Tampilkan Semua

Kompetisi Indonesia Diharapkan Adopsi Protokol Liga Vietnam

Sabtu 30/5/2020 | 13:31
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali berharap kompetisi nasional dilanjutkan dan bisa mengadopsi protokol kesehatan yang diterapkan negara-negara lain, yang sudah lebih dulu memutar kompetisinya di tengah...
Selengkapnya

Penonton Liga Polandia Sudah Diperbolehkan ke Stadion

Sabtu 30/5/2020 | 13:25
A   A   A   Pengaturan Font
WARSAWA - Perdana Menteri (PM) Polandia, Mateusz Morawiecki pada Jumat sudah membolehkan para penggemar sepak bola Polandia menonton pertandingan mulai 19 Juni, tetapi hanya 25 persen saja dari kapasitas stadion yang akan digunakan demi...
Selengkapnya

Derby Sevilla Bakal Awali Bergulirnya Lagi La Liga Spanyol

Sabtu 30/5/2020 | 13:19
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID - Kompetisi sepak bola La Liga Spanyol bakal dilanjutkan setelah dihentikan selama tiga bulan karena pandemi Virus Korona pada 11 Juni yang diawali dengan laga derby lokal antara Sevilla dan Real Betis, Kementerian Olahraga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Dilema Tahun Ajaran Baru

Jumat 29/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sejumlah pemerintah daerah pada pekan ini tengah mempersiapkan kalender akademik untuk tahun ajaran 2020/2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, salah satunya, telah menetapkan tahun ajaran baru akan mulai pada 13 Juli 2020 mendatang. Kalender pendidikan ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.

Kalendar pendidikan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 467 Tahun 2020 tentang Kalender pendidikan Tahun Ajaran 2020/2021. Selama tiga hari hingga 15 Juli 2020 akan dilangsungkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru (PDB). Selain itu, dalam keputusannya Disdik DKI juga juga telah menetapkan 36 kegiatan yang dimulai sejak 1 Juli 2020 hingga 20 Juli 2021.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ajaran baru kali ini hanya sekadar pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada permulaan tahun pelajaran baru tersebut bukan merupakan pembukaan kembali sekolah. Sebab, pembukaan sekolah akan dilakukan setelah situasi dan kondisi dinyatakan aman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Bahkan, pemerintah daerah tetap masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Artinya, perubahan awal tahun pelajaran baru dapat dilakukan apabila ada kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir. Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menegaskan keputusan pembukaan kembali sekolah akan didasarkan pada pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Mendikbud menambahkan bahwa di banyak negara, awal tahun ajaran baru relatif tetap. Adapun demikian, penyesuaian metode belajar disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masingmasing wilayah. Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi, metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan gugus tugas.

Soalnya kemudian, ternyata ada sejumlah pihak, terutama dari kalangan pengajar, mengusulkan tahun ajaran baru digeser ke bulan Januari. Alasannya, karena masyarakat masih dihadapkan pada perjuangan melawan pandemi Covid 19, khususnya memikirkan kebutuhan bahan pokok, tapi harus memikirkan pencarian sekolah baru atau membayar kebutuhan sekolah anaknya.

Selain itu, banyak orang tua yang secara ekonomi dan psikologis rapuh akibat terkena dampak pemutusan hubungan kerja atau tutup usahanya. Kondisi orang tersebut berpengaruh besar terhadap kerapuhan psikologi anak pula. Dibutuhkan waktu yang cukup untuk memulihkan kerapuhan ekonomi dan psikologi orang tua maupun anak. Lebih dari itu, saat ini dunia pendidikan merasakan ketidakpastian dalam perencanaan kinerja.

Oleh karena itu, apabila ditegaskan tahun ajaran baru dimulai Januari, akan membuat pendidikan memiliki langkah yang jelas, terutama terkait minimnya jumlah guru yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjalankan pendidikan jarak jauh atau online. Apabila tahun ajaran baru digeser, Kemendikbud bisa fokus meningkatkan kompetensi guru selama enam bulan ke depan.

Pada Januari, jika Covid-19 belum mampu ditangani, guru diharapkan sudah bisa menyelenggarakan pendidikan jarak jauh berkualitas dan menyenangkan. Tak cuma itu, pergeseran waktu tahun ajaran baru jauh lebih aman daripada spekulasi dengan menghadapkan anakanak pada situasi yang tidak menentu dan mengancam keselamatan jiwanya.

Terpenting lagi, karena kondisi yang terjadi sekarang ini terkait dengan pandemi Covid-19, alangkah baik pula jika laporan penanganan Covid-19 menjadi pertimbangan dimulainya tahun ajaran baru. Setidaknya, ada laporan terkait Covid- 19 yang mendasari boleh tidaknya pembukaan sekolah. Toh, dimulai Juli atau Januari, tujuan utamanya adalah tatap muka, bukan dalam jaringan (daring) atau online.

Tampilkan Semua

Bersiap “New Normal”

Kamis 28/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak Indonesia mengumumkan kasus pertama Covid- 19 dan kini terus bertambah menjadi puluhan ribu, berbagai pembatasan kegiatan baik kantor, transportasi, dan sebagainya dilakukan pemerintah daerah. Di Provinsi dengan penduduk besar...
Selengkapnya

LTS Memanas

Rabu 27/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ketegangan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Tiongkok akibat perang tarif, status Taiwan dan Hong Kong, serta pandemi Covid-19 belum berakhir. Kini, kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu juga harus...
Selengkapnya

Jangan Abaikan PSBB

Jumat 22/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Video insiden pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di cek poin pintu keluar Tol Satelit Surabaya yang beredar di media sosial menjadi pergunjingan banyak orang. Betapa tidak, seorang pria berpakaian gamis sempat bersitegang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Manfaat Penggunaan Minyak Kelapa Sebelum Tidur

Sabtu 30/5/2020 | 19:30
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Selain untuk memasak, minyak kelapa juga berguna untuk perawatan kecantikan. Di tengah masa pandemi ini, Anda bisa menggunakannya sebagai pengganti perawatan di salon atau spa.

Dikutip Indian Express, minyak kelapa mengandung asam lemak bergizi yang membantu melembapkan dan melindungi kulit.

Selain itu, ada juga kandungan asam linoleat serta vitamin F yang membantu kulit mempertahankan kelembapan dan asam laurat yang memiliki sifat antibakteri.

Minyak kelapa ini bisa berfungsi sebagai serum malam, gunakanlah ketika akan tidur dan rasakan perbedaannya.

Beberapa manfaat dari minyak kelapa yang digunakan pada malam hari adalah membantu dalam memperkuat perlindungan kulit, menjaganya tetap kenyal dan terhidrasi, mengurangi iritasi serta peradangan.

Jika memiliki kulit kering dan bersisik, Anda bisa menggunakan minyak kelapa sebagai pengganti pelembap biasa. Minyak ini akan melembutkan dan melembabkan kulit Anda di pagi hari sehingga wajah tampak segar saat bangun tidur.

Selain itu, minyak kelapa juga dapat meningkatkan produksi kolagen yang membantu kulit mempertahankan kekencangan dan elastisitas. Hal ini juga berguna untuk menghilangkan pembentukan beberapa garis-garis halus dan kerutan serta menyamarkan bekas luka. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Kopi Dapat Turunkan Risiko Penyakit Batu Empedu

Sabtu 30/5/2020 | 19:14
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebuah studi terbaru melaporkan bahwa kopi memiliki potensi untuk melindungi Anda dari penyakit batu empedu dan pankreatitis. Laporan yang berjudul "Kopi dan Pengaruhnya terhadap Pencernaan" dari Institute for Scientific...
Selengkapnya

Perlunya Ditingkatkan Kualitas Udara di Rumah Selama Pandemi Korona

Sabtu 30/5/2020 | 19:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA -  Dengan situasi berada di rumah menyusul upaya pencegahan penyebaran virus korona, udara segar di rumah sangat penting untuk dijaga. Dikutip dari The Guardian, berikut beberapa kiat menjaga kualitas udara di rumah selama...
Selengkapnya

8 Trik Tingkatkan Kecepatan Internet Saat WFH

Jumat 29/5/2020 | 14:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Anjuran bekerja di rumah (working from home/WFH) selama pandemi virus korona mengharuskan kita mengandalkan internet rumah untuk menghadiri rapat lewat konferensi video atau mengunggah dokumen besar untuk urusan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Pemkot Tangerang Bahas Rencana Pemulihan Kegiatan di Rumah Ibadah

Sabtu 30/5/2020 | 16:00
A   A   A   Pengaturan Font

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang membahas rencana pemulihan kegiatan di rumah-rumah ibadah menjelang penerapan tatanan kenormalan baru.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam siaran pers pemerintah, Sabtu (30/5), mengatakan bahwa sebelum mengizinkan kembali pelaksanaan kegiatan di tempat ibadah pemerintah kota harus memastikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 tersosialisasikan dengan baik.

Pengurus tempat ibadah, ia mengatakan, harus mempersiapkan mekanisme dan sarana pendukung penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah, termasuk penyediaan alat cek suhu tubuh dan tempat cuci tangan serta pengaturan arus keluar masuk jamaah.

"Bahkan ada wacana kalau diberlakukan Shalat Jumat, mungkin boleh dilakukan di mushala. Nah itu semua masuk pembahasan. Tapi itu dalam rangka mempersiapkan, masalah kapan kita belum tahu," katanya.

Pemerintah Kota Tangerang juga masih membahas rencana penerapan protokol kesehatan di sektor jasa dan perdagangan selama pandemi Covid-19 dengan pengelola mal dan pusat belanja. Ant/P-5

 

Tampilkan Semua

Tahapan Pikada Depok Dimulai 15 Juni

Sabtu 30/5/2020 | 13:49
A   A   A   Pengaturan Font
DEPOK- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Jawa Barat, Nana Shobarna menyatakan tahapan Pilkada rencananya kembali dimulai pada 15 Juni 2020 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Dalam menjalankan tahapan ini,...
Selengkapnya

Permohonan SIKM Membludak

Sabtu 30/5/2020 | 13:17
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Permohonan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) beberapa hari terakhir membludak namun bukan berasal dari 11 sektor yang dikecualikan serta tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. "Banyak warga yang kurang bijak mengajukan...
Selengkapnya

19 Warga Positif Covid-19 Dirujuk ke RS Duren Sawit

Jumat 29/5/2020 | 22:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Sebanyak 19 warga positif virus korona (Covid-19) asal Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (29/5). "Mereka warga positif Covid -19 dari 23 orang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Pemkot Tangerang Bahas Rencana Pemulihan Kegiatan di Rumah Ibadah

Sabtu 30/5/2020 | 16:00
A   A   A   Pengaturan Font

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang membahas rencana pemulihan kegiatan di rumah-rumah ibadah menjelang penerapan tatanan kenormalan baru.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam siaran pers pemerintah, Sabtu (30/5), mengatakan bahwa sebelum mengizinkan kembali pelaksanaan kegiatan di tempat ibadah pemerintah kota harus memastikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 tersosialisasikan dengan baik.

Pengurus tempat ibadah, ia mengatakan, harus mempersiapkan mekanisme dan sarana pendukung penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah, termasuk penyediaan alat cek suhu tubuh dan tempat cuci tangan serta pengaturan arus keluar masuk jamaah.

"Bahkan ada wacana kalau diberlakukan Shalat Jumat, mungkin boleh dilakukan di mushala. Nah itu semua masuk pembahasan. Tapi itu dalam rangka mempersiapkan, masalah kapan kita belum tahu," katanya.

Pemerintah Kota Tangerang juga masih membahas rencana penerapan protokol kesehatan di sektor jasa dan perdagangan selama pandemi Covid-19 dengan pengelola mal dan pusat belanja. Ant/P-5

 

Tampilkan Semua

Inovasi dan Teknologi untuk Solusi Ban Airless

Kamis 28/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Melalui keahlian Michelin dalam material berteknologi tinggi, Uptis merupakan perkembangan signifikan dalam teknologi mobilitas ban tanpa udara. Uptis menghilangkan perawatan rutin, seperti cek tekanan, dan inspeksi untuk kerusakan, atau...
Selengkapnya

Ban Tanpa Udara

Kamis 28/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bagi yang suka bepergian dengan mobil, hal yang sering mendatangkan kerepotan adalah masalah ban. Kempes kena paku atau meledak karena tekanan angin yang berlebihan bisa mendatangkan petaka saat berkendara. Untuk itu sebuah pabrikan ban...
Selengkapnya

Peluang Bisnis di Masa Krisis

Rabu 27/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Danny telah aktif mengajar sebagai Dosen Tambahan di FEB UI, MM FE BUI, Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya, Sekolah Binus Busines, dan Sekolah Bisnis IPMI - Pendidikan Eksekutif. Dia telah memberi kuliah dalam bidang Manajemen Strategis,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

“Fast Food” Tidak Mengandung Gizi yang Cukup untuk Pertumbuhan

Sabtu 30/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sumber makanan pokok tidak harus beras atau tepung, gandum, atau terigu yang saat ini begitu dominan.

 

Singkong, ubi jalar, sagu, jagung juga memiliki karbohidrat kompleks yang lebih baik dari beras atau nasi, apalagi mi instan.

Untuk mengupas kandungan dari sumber makanan pokok ini, Koran Jakarta mewawancarai ahli gizi Dr Drs Susianto, MKM. Berikut petikan wawancaranya.

Apakah pilihannya hanya beras sebagai makan­an pokok dan menunjang metabolisme tubuh?

Beras bisa digantikan dengan makanan pokok lainnya, seperti singkong, kentang, ubi, jagung. Dibandingkan dengan nasi singkong, ubi, jagung, kentang lebih baik dari­pada nasi.

Kita saat ini juga tergantung pada gandum karena banyak makanan terbuat dari gandum, mulai dari mi hingga kue-kue. Bagaimana sebaiknya?

Kue atau penganan bisa dibuat dari bahan selain tepung, terigu, dan gandum, seperti kentang, ubi jalar, singkong, pisang, tepung kanji yang terbuat dari singkong, tepung jagung, sukun, dan lainnya. Jadi, penganan bahannya bisa bermacam-macam bukan hanya tepung gandum.

Orang-orang Indonesia timur sepertinya memiliki fisik yang kuat meski terbiasa makan sagu dan ubi. Komentar Bapak?

Benar sekali. Ubi dan sagu adalah sumber karbohidrat kompleks yang baik bagi tubuh. Namun, selain karena faktor makanan yang baik dari karbohidrat kompleks perlu didu­kung aktivitas fisik yang baik sehingga menunjang kondisi fisik yang kuat.

Kita memiliki ubi singkong, ubi, sagu, dan jagung, namun posisinya dipandang rendah. Bahan ini jarang tersaji di restoran mahal atau hotel mewan. Demikian juga dengan biji-bijian semacam kedelai sebagai bahan pembuatan tempe.

Perlu sosialisasi pengetahuan tentang nilai gizi karbohidrat dan gizi lain serta manfaat umbi-umbianan dan bijian bagi energi dan kesehatan tubuh. Seperti halnya tempe yang di­pandang rendah, padahal gizi tempe lebih tinggi daripada daging, dengan harga tempe yang jauh lebih murah daripada daging.

Dulu, kita pernah menggalakkan makanan nonberas, tapi sekarang sepertinya sudah tidak lagi. Apakah perlu dikampanyekan lagi?

Makanan nonberas perlu sekali dikampanyekan lagi karena kita perlu diversifikasi makanan pokok sumber karbohidrat kompleks yang sehat. Kita tidak boleh hanya tergantung pada beras dan gandum atau terigu.

Apa yang harus dilakukan pemerintah dalam menggalakkan makanan pokok asli Indonesia tersebut?

Edukasi dan sosialisasi tentang manfaat makanan pokok asli Indone­sia. Perlu dijelaskan bahwa makanan pokok asli Nusantara yang dengan mudah tumbuh memberikan banyak manfaat dari sisi kesehatan dan juga ekonomi.

WHO menyebutkan mi instan menyebabkan stunting. Temuan Unicef di Asean menyebutkan banyak anak mengalami stunting karena banyak makan mi instan dan biskuit murahan. Keduanya disebutkan juga berdampak pada napsu makan. Tanggapan Anda?

Pada dasarnya semua makanan fast food tidak mengandung gizi yang cukup untuk pertumbuhan. Demiki­an juga dengan mi instan. Kembali ke makanan alamiah yang dimasak utuh mengandung nilai gizi yang baik untuk pertumbuhan anak. haryo brono/P-4

Tampilkan Semua

Maksimal Hanya 50 Persen ASN yang Bekerja di Kantor

Jumat 29/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Hingga kini, penyebaran Covid-19 di seluruh dunia belum bisa dikendalikan, termasuk di Indonesia. Virus ini telah menjangkiti jutaan orang dan ratusan ribu meninggal dua.   Dampak penyebaran virus pun menular ke mana-mana, termasuk...
Selengkapnya

Perlu Kolaborasi Massal antara Pendidikan Vokasi dengan DUDI

Kamis 28/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Penyelenggaraan pendidikan vokasi di Indonesia kerap mengalami berbagai hambatan, terutama dari segi kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).   Meski kolaborasi terjadi, tapi banyak yang hanya sebatas...
Selengkapnya

Tujuannya untuk Membangkitkan Kesadaran Warga tentang Bahaya Covid-19

Rabu 27/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk penanganan pandemi Covid- 19 di wilayah Surabaya Raya resmi diperpanjang.   Tahap ketiga Pemberlakuan Pembatasan Sosial Ber­skala Besar (PSBB) terse­but mulai 26 Mei hingga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Vincent Piket Dorong Pemulihan Sosio-Ekonomi Eropa akibat Korona

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi korona yang telah mewabah secara global membuat dunia, termasuk negara-negara di kawasan Eropa mengalami berbagai masalah. Persoalan yang dihadapi tak hanya menyangkut masalah jatuhnya korban jiwa, tetapi juga menyangkut berbagai aspek kehidupan.

Pandemi yang belum diketahui ujung berakhirnya itu telah membuat sosio-ekonomi negara-negara Eropa yang tergabung dalam Uni Eropa mengalami keterpurukan. Setelah menyebabkan 130 ribuan jiwa meninggal, kini negara-negara anggota Uni Eropa mulai melakukan pelonggaran pembatasan sosial dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan serta peran Uni Eropa dalam menghadapi pandemi korona, wartawan Koran Jakarta, Aloysius Widiatmaka, berkesempatan mewawancarai Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, baru-baru ini. Berikut petikan wawancara selengkapnya.

Bapak Dubes dapat menggambarkan situasi terakhir Eropa terkait pendemi virus korona?

Negara-negara anggota Uni Eropa sudah mulai melakukan pelonggaran pembatasan sosial, namun secara bertahap dan dengan sikap berhati-hati. Puncak pandemi sudah berlalu berkat tindakan pencegahan yang tegas oleh negara-negara Anggota dan oleh Uni Eropa secara kolektif. Sekarang, jutaan orang akan kembali ke tempat kerja mereka. Pusat perbelanjaan, perusahaan jasa, dan tempat umum lainnya mulai dibuka. Para pelajar juga mulai kembali sekolah. Tetapi, ini semua berlangsung secara bertahap dan berdasarkan protokol medis, higenis, dan jaga jarak.

Kegiatan perjalanan di dalam kawasan Eropa juga perlahan-lahan kembali pulih. Negara-negara Anggota sudah mulai membuka kembali perbatasan mereka dan memulihkan transportasi untuk penumpang. Namun, pembatasan perjalanan ke Uni Eropa bagi warga non-Uni Eropa untuk sementara belum dicabut.

Apa saja dampak pandemi ini terhadap kehidupan masyarakat Eropa?

Pertama-tama, pandemi ini menyebabkan sekitar 130.000 korban jiwa di seluruh Uni Eropa. Ini adalah kerugian yang tak tergantikan. Selain korban manusia, ada dampak sosio-ekonomi yang berat. Kami memperkirakan penurunan ekonomi sebesar 7 persen, sebanyak sembilan juta orang kehilangan pekerjaan dan perusahaan-perusahaan terjerat utang.

Bagi individu, mereka terpaksa mengurung diri di rumah selama berminggu-minggu, tanpa dapat menikmati aktivitas biasanya seperti ke bioskop, olahraga, belanja, dan kumpul-kumpul. Bekerja dan studi secara daring telah menjadi norma bagi banyak perusahaan maupun universitas. Kondisi ini tidak mungkin berubah dalam semalam, untuk sementara waktu inilah new normal (kebiasaan baru).

Apakah pandemi mengganggu hubungan internal Uni Eropa?

Tidak terganggu. Jelas Uni Eropa lengah di awal terjadinya pandemi ini. Kami tidak siap. Pada awalnya terjadi kelangkaan pasokan barang-barang medis penting, seperti pakaian pelindung diri dan alat tes. Masalah akut ini diatasi dengan tiga cara. Pertama, dengan adanya solidaritas dari negara-negara anggota yang sedikit terdampak ke negara-negara yang paling terkena dampak, yaitu dengan menyumbangkan peralatan medis, mengirimkan tim dukungan medis dan dengan merawat pasien dari negara-negara anggota lainnya.

Kedua, Uni Eropa mengambil langkah-langkah kolektif, misalnya pengaturan stok peralatan medis, penciptaan greenlines atau jalur hijau untuk menjaga agar perdagangan di dalam kawasan Uni Eropa tetap berjalan lancar, dan Dana Solidaritas untuk bantuan medis.

Ketiga, Uni Eropa memutuskan menyediakan bantuan finansial besar-besaran untuk menyerap goncangan ekonomi langsung: sejauh ini 940 miliar euro. Secara paralel, negara-negara anggota juga telah mengumpulkan dana untuk ini: 2,4 triliun euro. Jadi, secara keseluruhan kami telah mengumpulkan hampir 3,4 triliun euro. Ini menunjukkan bahwa Uni Eropa bersatu dengan sangat kuat.

Sektor apa saja yang paling terdampak (rata-rata tiap anggota Uni Eropa)?

Tentunya sektor kesehatan yang paling terpukul dan menanggung beban terberat akibat pandemi ini. Untuk masa depan, kami harus memikirkan dengan seksama mengenai bagaimana meningkatkan ketahanan sektor medis untuk krisis seperti saat ini.

Selain itu, sektor jasa sangat terpukul: transportasi, pariwisata dan rekreasi, penerbangan, serta sektor kreatif dan budaya. Sektor otomotif maupun makanan dan minuman juga termasuk yang paling terdampak. Untuk itu, Uni Eropa menyediakan bantuan darurat untuk pertanian, perikanan, dan budi daya perairan atau akuakultur.

Apa peran Uni Eropa dalam penanganan pandemi korona di Eropa?

Berdasarkan hukum Uni Eropa, tanggung jawab utama untuk kesehatan masyatakat berada pada negara-negara anggota. Uni Eropa, dipimpin oleh Komisi Eropa, bertugas untuk mengoordinasi tanggapan bersama Eropa bilamana diperlukan.

Selama pandemi ini, Uni Eropa misalnya telah mengambil tindakan terhadap ekspor ilegal peralatan medis serta telah menyelenggarakan persediaan stok peralatan tersebut. Uni Eropa juga membantu penelitian vaksin dan perawatan medis senilai 474 juta euro. Kami mengalihkan pula anggaran sebesar 20 miliar euro untuk membantu negara-negara anggota yang kurang mampu dalam melaksanakan tanggap Covid, khususnya aspek sosial. Ada 500 miliar euro untuk mendukung perusahaan dan orang-orang yang menganggur selama krisis sampai ekonomi pulih kembali.

Mengenai mobilitas, selain jalur hijau untuk perdagangan lintas batas, Uni Eropa mengeluarkan pula panduan untuk memastikan para pekerja dapat bebas melakukan perjalanan, terutama di sektor perawatan kesehatan dan pangan. Selain itu, berkat dukungan logistik dan konsuler Uni Eropa, sebanyak 500.000 turis Uni Eropa yang terdampar di luar negeri telah kembali ke rumah dengan selamat.

Pemimpin Eropa menyepakati koleksi dana sekitar satu triliun euro atau sekitar 17 ribu triliun rupiah untuk membangkitkan perekonomian akibat pandemi. Apa proposal Uni Eropa seperti yang mereka minta?

Presiden Komisi Eropa akan mengajukan proposal tersebut dalam minggu mendatang. Dana tidak hanya ditujukan untuk menyerap guncangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi. Ini juga bertujuan untuk memberi dorongan baru bagi strategi ekonomi jangka panjang Uni Eropa. Ada dua sasaran utama: pertama, membuat ekonomi kami lebih tangguh, termasuk dengan melakukan investasi besar di bidang digitalisasi dan konektivitas. Kedua, membuat ekonomi kami lebih hijau dengan maksud agar kami bisa mencapai ekonomi sirkuler dan netralitas karbon pada tahun 2050. Menurut saya, proposal tersebut akan mendapat dukungan kuat dari negara-negara anggota Uni Eropa.

 Sektor mana saja yang menjadi prioritas diperbaiki?

Ekonomi Uni Eropa menghadapi potensi kontraksi sebesar 7,4 persen untuk tahun ini, yang berarti lebih buruk dibanding apa yang kami alami saat krisis finansial 2009. Rencana ambisius untuk pemulihan sedang digodok. Sektor yang menjadi prioritas adalah sektor yang paling terpukul seperti kesehatan, makanan dan minuman, otomotif, pariwisata, transportasi dan penerbangan. Tetapi, Uni Eropa juga akan memprioritaskan ekonomi hijau dan strategi digital. Bila pandemi tetap terkendali dan kita dapat secara bertahap melonggarkan pembatasan sosial, para pakar kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan naik 6 persen pada 2021.

Ketua Panel Sains Uni Eropa, Mauro Ferrari, sampai mundur karena kesal melihat negara-negara Eropa tak bekerja sama atasi pandemi. Sebenarnya bagaimana negara-negara Eropa mengatasi pandemi? Apakah mereka benar sendiri-sendiri/ tak bekerja sama?

Tanggapan Uni Eropa terhadap Covid-19 sangat kuat dan berjangkauan luas, mencakup sisi medis maupun aspek ekonomi, sosial, penelitian, mobilitas dan konsuler. Kami telah menempuh banyak langkah hanya dalam beberapa bulan. Sekarang, kami perlu bertahan dan tidak bersantai: virusnya masih ada, belum ada vaksin dan pembukaan kembali ekonomi dan sosial kita baru saja dimulai. Banyak pekerjaan yang masih ada di depan kami, tetapi setidak-tidaknya kami sekarang telah memiliki dasar yang kuat.

Bagaimana perkembangan peran Uni Eropa terhadap Indonesia?

Hubungan Uni Eropa dengan Indonesia sangat kuat. Walaupun COVID-19 telah mengganggu beberapa kegiatan, berbagai kemajuan tetap tercapai. Pada bulan Februari, kami mengadakan pertemuan Komite Bersama dan kami tetap melaksanakan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).

Untuk Uni Eropa, prioritas utama untuk kerja sama masa depan adalah agenda hijau. Alasannya sederhana: sementara kita bergulat dengan krisis Covid-19, jangan sampai hal ini membuat kita mengabaikan kenyataan bahwa krisis perubahan iklim ada di hadapan kita. Di Eropa, kami meluncurkan EU Green Deal atau Kesepakatan Hijau Uni Eropa untuk mencapai ekonomi sirkuler dan netralitas karbon pada tahun 2050. Namun, kami menyadari bahwa upaya ini hanya akan berhasil jika semua pemain global bekerja sama. Uni Eropa melihat Indonesia sebagai mitra yang sangat diperlukan dalam upaya ini. Maka dari itu kami ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam menciptakan agenda hijau yang strategis. Bagi kami, itu termasuk upaya menentukan dan menyepakati masukan-masukan untuk pertemuan multilateral tentang keanekaragaman hayati dan iklim yang akan berlangsung akhir tahun ini dan awal tahun berikutnya.

Saya berharap pasca-Covid kita akan lebih sering mengandalkan kerja sama secara virtual untuk melengkapi pertemuan fisik. Pengalaman kami dengan itu selama beberapa minggu terakhir sebenarnya sudah cukup baik. Misalnya, pada 9 Mei kami merayakan Europe Day atau Hari Eropa. Pada tanggal tersebut dan sebelum serta sesudahnya kami mengadakan serangkaian acara daring yang mempromosikan kerja sama ekonomi, budaya dan pendidikan. Dengan adanya acara daring, partisipasi orang bahkan lebih banyak tahun ini dibandingkan tahun lalu. Tentu saja, komunikasi virtual tidak akan dapat menggantikan tatap muka secara langsung. Hal ini tetap diperlukan.

Apa peran Uni Eropa dalam penanganan COVID-19 di Indonesia?

Uni Eropa telah memobilisasi 20 juta euro untuk mendukung respons Indonesia terhadap pandemi ini. Salah satu proyek kami adalah menyalurkan hibah senilai enam juta euro kepada LSM-LSM untuk mendukung kelompok-kelompok rentan yang terkena dampak krisis Covid-19. Hibah lain, senilai 10 juta euro akan diperuntukkan dua rumah sakit universitas yang juga merupakan rumah sakit rujukan Covid-19.

Kami juga sedang mempersiapkan dukungan dana untuk kegiatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Indonesia, serta hibah untuk Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) untuk perlindungan migran berbasis komunitas.

Kami bekerja dalam format "Tim Eropa" yaitu Uni Eropa dan negara-negara anggota Uni Eropa bekerja sama dan memobilisasi dana bersama sejauh memungkinkan. Untuk kawasan Asean secara keseluruhan "Tim Eropa" menyediakan 350 juta euro.

Pandemi ikut menghambat proses perundingan dagang pemerintah dengan sejumlah negara mitra. Salah satunya, perundingan dagang Indonesia-Eropa atau Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Bagaimana sebenarnya yang terjadi?

Betul. Putaran ke-10 perundingan CEPA antara Uni Eropa dan Indonesia semula dijadwalkan bulan Maret, namun harus ditunda. Sebagai gantinya, kami menyiapkan konferensi video untuk melanjutkan pembahasan bab-bab tertentu selama beberapa bulan mendatang. Kami sepakat untuk mengadakan putaran perundingan secara lengkap yang berikutnya pada kuartal ketiga tahun ini. Momentum kita tetap baik.

Ada kesan Uni Eropa menghalangi pengembangan nikel Indonesia yang bertujuan untuk energi bersih. Benarkah?

Tidak benar. Uni Eropa menghendaki win-win solution, pengembangan industri mobil listrik di Indonesia dan akses layak terhadap nikel bagi industri baja di seluruh dunia. Hal terakhir ini terkendala dengan adanya kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel dari pemerintah Indonesia. Itulah sebabnya, Uni Eropa telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap larangan ekspor tersebut.

Bagaimana peran Uni Eropa dalam pengembangan energi tenaga surya di Indonesia?

Sejumlah perusahaan Uni Eropa siap berinvestasi dalam proyek energi tenaga surya di Indonesia. Mereka tengah menantikan kerangka kerja peraturan yang kondusif dan stabil. Kantor Delegasi Uni Eropa di Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Eropa di Indonesia (EuroCham) sedang menyiapkan beberapa rekomendasi untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar dapat mendorong investasi dalam industri tenaga surya.

S-2

Tampilkan Semua

Tontowi Ahmad: Memutuskan untuk Pensiun Itu Rasanya Campur Aduk

Jumat 22/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tontowi Ahmad resmi  menyatakan pensiun dari bulutangkis.  Menapaki puncak karirnya  saat  berpasangan dengan Liliyana Natsir di sektor ganda campuran, Owi (demikian dia akrab dipanggil) meraih berbagai gelar...
Selengkapnya

Amarulla Octavian : Unhan Harus Jadi “Think Tank” Kemenhan

Sabtu 16/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Universitas Pertahanan harus memberikan kontribusi signifikan kepada Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Selain itu, Unhan juga harus diperkuat sebagai lembaga pemikir (think tank) Kemenhan yang menyelenggarakan short course bagi...
Selengkapnya

Imam Budidarmawan Prasodjo : Masyarakat Banyak Gunakan “Cyber Interaction

Sabtu 9/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kebijakan jaga jarak atau physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah dilakukan di sejumlah daerah Indonesia guna mencegah menyebaran Covid-19. Sekolah hingga bekerja dilakukan dari rumah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta