Koran Jakarta | December 17 2017
No Comments
Pendaftaran Partai

9 Parpol Diminta ke KPU Ambil “User Name” ID

9 Parpol Diminta ke KPU Ambil “User Name” ID

Foto : ISTIMEWA
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan mengatakan, pendaftaran sembilan partai politik (Parlol) itu, tetap wajib hukumnya menggunakan dan mengikuti mekanisme Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), karena Sipol dan KPU bagaikan satu-kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Karena, mekanisme pendaftaran pemilu melalui Sipol, diatur dan tercantum jelas dalam Peraturan KPU (PKPU). Ia menjelaskan, KPU tetap menggunakan mekanisme pendaftaran pemilu dengan tetap menggunakan aplikasi Sipol, karena dianggap efektif dalam mengolah data yang jumlahnya bahkan mencapai ribuan itu.

“Walau KPU diamanatkan oleh Bawaslu untuk menjalankan keputusannya, namun tetap, KPU punya prosedur tetapnya sendiri,” tegas Wahyu, saat dihubungi Koran Jakarta, Jumat (17/11). Lebih jauh Wahyu menjelaskan, keputusan ini sudah disampaikan kepada sembilan parpol, tepat hari ini, Jumat, melalui website resminya.

Parpol-parpol itu juga diminta untuk datang ke KPU untuk mengambil user name dan ID baru Sipol bagi masingmasing parpol tersebut. Nantinya terang Wahyu, parpol dapat langsung mengakses dan menginput dokumen ke Sipol setelah mendapatkan user name baru. Selanjutnya, parpol diberi tenggat waktu hingga Senin (20/11), untuk dapat mengisi Sipol dengan dokumen fisiknya secara lengkap, dan menyerahkan hard copy.

“Di dalam tahapan pengisiannya, diharapkan tidak lagi terjadi kesalahan atau bahkan kekuranglengkapan dokumen,” harap Wahyu. Wahyu menegaskan, KPU memberikan kesempatan pada kesembilan parpol tersebut untuk memasukan dan melengkapi data-data yang menjadi syarat pendaftaran dalam sistem Sipol, sebagai bentuk tindak lanjut KPU dalam melaksanakan keputusan Bawaslu.

“Intinya, KPU melaksanakan putusan Bawaslu yang memerintahkan sembilan parpol untuk mendaftar ulang, tetapi tetap wajib menggunakan Sipol,” ujarnya. Bagi Wahyu, kesembilan parpol yang kembali mendapat kesempatan untuk mendaftar pemilu itu, semuanya memiliki hak yang sama untuk melengkapi dokumen-dokumennya sebagai syarat pendaftaran administrasi.

Berikut nama-nama parpol yang berhak mendaftar kembali menjadi peserta pemilu menjadi peserta pemilu, setelah mendapatkan pengesahan oleh Bawaslu, yaitu : PKPI Hendropriyono, Partai Idaman, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Bhineka Indonesia (PBI), Partai Republik, Partai Rakyat, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo) dan Partai Indonesia Kerja (PIKA). 

 

rag/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment