Koran Jakarta | December 15 2017
No Comments
Bencana di Riau - Jalan Ambles Sepanjang 75 Meter di Sumedang

6.329 Rumah Terendam Banjirada

6.329 Rumah Terendam Banjirada

Foto : ANTARA FOTO/Novrian Arbi
JALAN AMBLES - Warga berjalan melintasi jalan raya Bandung-Cirebon yang ambles di KM 68-69 di kawasan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (7/3). Jalan nasional penghubung Kota Bandung dengan Kota Cirebon tersebut ambles kurang lebih sepanjang 75 meter dengan kedalaman 1,5 meter karena intensitas curah hujan yang tinggi pada Senin (6/3) malam.
A   A   A   Pengaturan Font

Akibat curah hujan tinggi membuat Sungai Kuantan menggenangi 6.329 rumah dan areal persawahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi.

KUANTAN SINGINGI - Sebanyak 6.329 rumah di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau terendam banjir akibat curah hujan tinggi hingga membuat sungai di daerah tersebut meluap ke pemukiman penduduk. Ribuan hektare sawah juga tergenang air yang diperkirakan akan gagal panen.

“Sungai Kuantan tidak mampu menampung debit air yang masuk dari berbagai aliran anak sungai kecil dan pemukiman penduduk. Air meluap ke sejumlah desa, khususnya di wilayah dataran rendah dan daerah aliran sungai,” kata Kepala Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi, Muradi, di Teluk Kuantan, Selasa (7/3).

Menurut Muradi, sejumlah warga sudah mengungsi ke tempat saudara mereka yang agak jauh dari kawasan rawan banjir. Pemerintah sudah menunjukkan kepedulian terkait bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kuantan Singingi bekerja sama dengan banyak pihak dengan membantu mi instan.

“Bupati Kuantan Singingi Mursini dan Wakil Bupati Halim didampingi sejumlah pejabat dari instansi terkait turun langsung meninjau daerah yang terkena banjir,” sebut Muradi.

Bersama Bupati Mursini, Banjirada juga kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, yang dimulai dari Kecamatan Pangean dan melihat rumah penduduk yang terkena banjir serta areal persawahan di Desa Pauh Angit. Bupati dan rombongan menaiki speedboat di Desa Koto Inuman, dengan menyisiri desa yang terimbas banjir hingga ke Cerenti, Setiap bertemu warga di wilayah itu selalu menyerahkan bantuan mi instan.

Kepala Dinas Sosial Kuantan Singingi, Muharlius mengatakan Pemkab Teluk Kuantan membantu mi instan 345 kardus, di mana, untuk Kecamatan Pangean sebanyak 55, Kuantan Hilir Seberang sebanyak 68, Kuantan Hilir sebanyak 80, Inuman sebanyak 66, dan Cerenti sebanyak 76.

Masyarakat diharapkan bersabar dan menerima bantuan itu dengan baik. Kekurangan akan didistribusikan beberapa hari ke depan, selain itu warga diminta tetap waspada banjir. Petani juga diharapkan bersabar agar semua bisa dihadapi dengan baik dengan selalu berdoa.

Kemacetan Parah

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan curah hujan yang tinggi dan labilnya tanah menyebabkan jalan Bandung-Cirebon ambles. Akibatnya kemacetan parah tidak terelakkan lagi di kawasan jalan yang ambles tersebut. Jalan ambles terjadi di Kampung Cireki RT 02 RW 02 Desa Bugel, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Senin (6/3), pukul 19.30 WIB.

“Jalan tersebut ambles sepanjang 75 meter dengan kedalaman mencapai 50 Cm. Hal itu mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas dari dua arah sepanjang kurang lebih lima kilometer,” kata Sutopo kepada Koran Jakarta, Selasa (7/3).

Pada Selasa pagi di lokasi kejadian, jalan ambles terus mengalami pergerakan. Yang semula kedalaman ambles hanya 50 Cm, sekarang mencapai satu setengah meter, dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga mengakibatkan kemacetan total.

Secara terpisah, Kapolres Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, AKBP Bagus Suropratomo mengatakan helikoter bantuan dari BNPB mulai mendistribusikan logistik ke daerah terisolasi akibat banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk hari ini bantuan yang diutamakan adalah selimut dan makanan siap saji. n eko/tgh/Ant/N-3

 

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment