Koran Jakarta | September 20 2018
No Comments
Kasus Suap - Harus Tanda Tangani Pakta Integritas Antikorupsi

40 Anggota DPRD Malang Hasil PAW Dilantik Hari Ini

40 Anggota DPRD Malang Hasil PAW Dilantik Hari Ini

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font
Pelantikan 40 anggota ini dipercepat sesuai arahan Gubernur Jawa Timur.

 

MALANG - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Abdurrochman, mengatakan proses pergantian antar waktu (PAW) para anggota DPRD Kota Malang yang terseret kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang 2015, sudah rampung.

Pelantikan 40 anggota dewan hasil PAW itu akan dilakukan dalam sidang paripurna istimewa di Ruang Sidang DPRD Kota Malang, pukul 13.00 WIB, Senin (10/9).


“Mereka sudah pasti dilantik karena SK-K-nya sudah selesai ditandatangani. Yang melantik saya. Setelah dilantik, mereka langsung bekerja,” kata Abdurrochman, di Malang, selaku Plt Ketua DPRD Kota Malang dan selaku pimpinan definitif DPRD Kota Malang, Minggu (9/9).


Sebanyak 41 dari 45 anggota Dewan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Kota Malang periode 2014–2019. Satu orang telah lebih dahulu dilantik sebagai anggota dewan hasil PAW.


Pelantikan 40 anggota ini dipercepat sesuai arahan Gubernur Jawa Timur. Langkah ini ditempuh sebagai upaya untuk mengatasi kondisi di pemerintahan Kota Malang, khususnya menghadapi dua agenda besar, yakni pembahasan P-A-APBD 2018 dan APBD 2019.


Para pengganti anggota Dewan tersebut sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Anggota DPRD Kota Malang hasil PAW yang akan dilantik berasal Fraksi PDI-P sebanyak sembilan orang, PKB lima orang, Partai Golkar lima orang, Partai Demokrat lima orang, dan Partai Gerindra empat orang.

Selain itu, ada dari PKS tiga orang, PPP tiga orang, Partai NasDem satu orang, Partai Hanura dua orang, dan dari PAN tiga orang.


Abdurrochman memastikan pihaknya akan segera melanjutkan agenda legislasi yang tertunda setelah anggota hasil PAW itu dilantik.

DPRD Kota Malang tidak perlu merumuskan badan kelengkapan baru karena anggota dewan yang baru akan langsung menggantikan posisi anggota dewan yang digantinya.


“Sudah rapat parpol ya, nanti langsung saja seperti yang sudah ada. Masuk ke posisi sesuai dengan yang digantikan. Misalnya menggantikan ketua komisi, yang langsung jadi ketua komisi,” kata dia.


Agenda DPRD Kota Malang yang mendesak antara lain sidang paripurna pengesahan APBD Perubahan tahun anggaran 2018, pembahasan RARAPBD Kota Malang tahun anggaran 2019 dan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) masa akhir jabatan Wali Kota periode 2013–2018.


Langsung Bekerja


Di tempat terpisah, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengaku telah menyerahkan Surat Keputusan PAW anggota DPRD Kota Malang itu ke Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu, (8/9).

Selain diambil sumpahnya, seluruh anggota dewan yang akan bekerja sampai 2019 tersebut juga harus menandantangani pakta integritas antikorupsi karena persoalan korupsi adalah masalah integritas.


“Sebenarnya ada 41 orang, tapi satu orang sudah dilantik sehingga 40 orang lainnya akan dilantik pada Senin pekan depan,” ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.


Nama-nama yang akan duduk sebagai pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya juga telah diselesaikan sehingga setelah dilantik langsung bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat. SB/Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment