39 Persen Kasus Berasal dari Klaster Keluarga | Koran Jakarta
Koran Jakarta | November 29 2020
No Comments

39 Persen Kasus Berasal dari Klaster Keluarga

39 Persen Kasus Berasal dari Klaster Keluarga

Foto : Antara
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Sebanyak 39 persen kasus positif Covid-19  di DKI Jakarta berasal dari klaster keluarga. Gubernur  DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan  kepada masyarakaat ibu Kota untuk selalu patuh dalam protokol kesehatan.

“Jumlah klasternya 4.684 dan total positif sampai 36.659 kasus. Artinya banyak sekali penularan  yang justru terjadi di dalam keluarga. Kita sering karena merasa kenal, merasa saudara, maka tidak menggunakan mas­ker dengan baik, tidak menjaga jarak, tidak mencuci tangan,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Rabu (28/10).

Anies mengatakan saat ini warga sudah mulai banyak menerapkan protokol kesehatan ketika berada di tempat umum. Tapi, protokol kesehatan harus terus dilakukan bila bersama kerabat atau keluarga.

“Ingat, ketika kita kenal seseorang, tidak berarti penularan lalu terhenti. Penularan bisa terjadi lewat orang yang dikenal ataupun tidak dikenal. Krn itu jangan sampai kita melaksanakan 3M,” ujarnya.

 

Protokol Kesehatan

Anies mengajak warga DKI Jakarta menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan selama libur panjang. Selain itu, ia meminta warga Ibu Kota tetap memakai masker bila mengungjungi kerabat dan keluarga selama liburan.

“Selamat berlibur bersama keluarga, selamat menikmati masa-masa istirahat,” pung­kasnya.

Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 me­nyatakan, dengan penamba­han tersebut keseluruhan kasus positif virus korona di Ibu Kota kini menjadi 104.235. Kendati demikian, penambahan kasus sembuh jauh lebih tinggi.  “DKI Jakarta melaporkan 1.078 sembuh sehingga total 91.142,”  demikian siara pers Satgas Covid-19, Minggu (29/10).

Jumlah kasus meninggal dunia juga kembali bertambah di atas 10 orang. Per hari ini dilaporkan 14 orang pasien positif meninggal dunia sehingga kumulatif 2.218 orang.

Data Pemprov DKI Jakarta yang diunggah di laman corona.jakarta.go.id, sebaran kasus aktif berada di 262 kelurahan.

Kapuk melaporkan 112 orang positif, disusul Kalideres 103 dan dan Cengkareng Timur dengan 96 orang terinfeksi. Setelah itu Duri Kosambi (91), Cipinang Muara (86), Cilandak Barat (77), Cip­inang Muara Besar Utara (76), dan Cengkareng Barat (75). n jon/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment