Koran Jakarta | August 24 2019
No Comments

348 Pendatang di Bekasi Berstatus PMKS

348 Pendatang di Bekasi Berstatus PMKS

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

BEKASI – Dinas Sosial Kota Bekasi mencatat sebanyak 348 pendatang di kota itu berstatus penyandang masalah kesejahteraan sosial atau PMKS sepanjang Tahun 2018 se­bagai dampak derasnya arus urbanisasi.

“Data 348 orang itu adalah pendatang yang datang ke Kota Bekasi usai Lebaran tahun lalu. Mereka kalah bersa­ing saat mengadu nasib di Kota Bekasi dan akhirnya jadi ge­landangan,” kata Sekretaris Dinas Sosial Kota Bekasi, Agus Harfa, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/6).

Sementara itu, jumlah PMKS di Kota Bekasi tahun ini belum diketahui karena Dinas Sosial setempat belum me­nyelesaikan kegiatan pendataan serupa. “Jadi jumlahnya belum ada,” katanya.

Agus mengakui, saat ini pemerintah daerah belum bisa mengembalikan seluruh PMKS yang menjadi gelandangan usai Lebaran 2018 ke daerah asalnya masing-masing sebab, para gelandangan itu tinggal di Kota Bekasi dan sudah me­miliki KTP. “Sulit juga memulangkannya. Karena identitas kependudukannya sudah jadi warga Kota Bekasi,” ujarnya.

Agus juga mengakui, alasan banyak PMKS betah meng­gelandang di Kota Bekasi karena daerah tersebut menyedia­kan rumah singgah. “Para PMKS yang tertangkap di jalan langsung didata dan dikembalikan ke daerah asalnya. Nah, kalau PMKS warga Kota Bekasi cukup sulit pemulangan­nya,” katanya.  Ant/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment