11 Ibu Hamil di Surabaya Positif Covid-19 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

11 Ibu Hamil di Surabaya Positif Covid-19

11 Ibu Hamil di Surabaya Positif Covid-19

Foto : Istimewa
Tes Swab Ibu Hamil
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachamanita Rabu (29/7) menyebutkan ada 11 ibu hamil di di kota tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test atau tes usap.

Berdasarkan data sementara, dari 187 ibu hamil yang sudah dites usap, sebanyak 50 orang sudah keluar hasilnya.

“Dari 50 orang ibu hamil yang hasilnya sudah keluar itu, ada sebanyak 11 ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 dan 39 ibu hamil lainnya negatif,” katanya.

Menurut dia, untuk ibu hamil yang hasil swabnya positif langsung diminta untuk melakukan isolasi di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.

Selama berada di Asrama Haji, lanjut dia, ibu hamil akan terpantau terus oleh dokter obgyn atau dokter kandungan. Hal itu dilakukan karena Dinkes Surabaya tidak berani memberikan obat tanpa sepengetahuan dokter obgyn.

“Setiap satu minggu sekali dokter datang untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Febria menegaskan selama karantina, para ibu hamil dengan usia kehamilan 37 minggu itu akan dikelompokkan dengan sesama ibu hamil dalam satu kamar, sehingga mereka saling berinteraksi satu dengan yang lainnya.

“Jadi ada empat kamar yang sudah terisi untuk ibu hamil. Untuk keluarga mereka kami langsung swab juga,” katanya.

Febria menyebut menjelang melahirkan atau ketika sudah melewati masa karantina 14 hari, ibu hamil tersebut akan dites swab kembali dengan tujuan selain untuk memastikan kesembuhan, juga untuk merujuk dimana kah ibu hamil itu melahirkan.

“Kita punya namanya bidan kelurahan yang mendampingi dari awal ibu hamil sampai dengan proses persalinan. Kemarin saat swab beliau ikut mendampingi juga supaya mengarahkan kalau pasien sudah negatif bisa melahirkan dimana pun. Kalau belum akan dirujuk ke rumah sakit khusus,” katanya.

Sementara yang saat ini tengah menunggu hasil swab, Febria meminta agar melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Ia juga berpesan agar ibu hamil diminta untuk tidak stres dan menjaga imunitas tubuhnya.

“Tetap menjaga imun tubuhnya dan bahagia itu kuncinya,” katanya seperti dikutip Antara.bud/E-9

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment