Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments
Kampanye Terbuka

“Pesta Demokrasi Harus Gembira, Bukan yang Serem-serem”

“Pesta Demokrasi Harus Gembira, Bukan yang Serem-serem”

Foto : ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN
MELAYANI SWAFOTO - Capres nomor urut 01 Joko Widodo melayani permintaan swafoto dengan warga saat tiba di Stadion Maulaya Yusuf untuk menghadiri Kampanye Terbuka di Ciceri, Serang, Banten, Minggu (24/3).
A   A   A   Pengaturan Font

SERANG - Calon presiden (Ca­pres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), mengatakan pesta demo­krasi berupa pemilihan presiden (pil­pres) dan pemilihan legislatif (pileg) harus dilakukan dengan cara-cara yang gembira, bukan dengan cara yang serem-serem.

Karena itu, lanjut Jokowi, di setiap kampanye terbuka calon nomor urut 01 akan dibuat dengan selalu meng­utamakan kegembiraan, sebagai­mana yang ditampilkan pada kampa­nye terbuka perdana di Banten ini.

“Inti kampanye kita ini sebetulnya sebuah kegembiraan di jalanan. Jadi, kita memakai pesta budaya, memakai karnaval, itu yang nanti kerjakan, baru masuk lapangan,” kata Jokowi di sela-sela menghadiri kampanye terbuka di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Se­rang, Provinsi Banten, Minggu (24/3).

“Jadi, yang namanya pesta, pesta demokrasi, masa kita harus kampa­nye serem-sereman,” tambah Jokowi.

Jokowi lalu mengingatkan kepada seluruh pendukungnya agar pada 17 April 2019 berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS) dalam rangka memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Wido­do-KH Ma’ruf Amin.

“Paling penting, ingat, 17 April ja­ngan lupa milih yang bajunya putih. Kenapa putih? Karena putih adalah kita,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan bahwa elektabilitas pa­sangan nomor urut 01 Jokowi-Amin sudah seimbang dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Pa­dahal, pada Pilpres 2014 silam ka­lah jauh. “Sekarang sudah imbang, maka tinggal waktu tiga minggu ini kita akan maksimalkan agar tidak imbang, tetapi bisa menang,” kata ca­pres Jokowi.

Saat disinggung mengenai target secara nasional yang ingin dicapai pasangan nomor urut 01 di Pilpres 2019, Jokowi mengatakan kurang le­bih 60 persen. “Kalau hitungan kita, perkiraannya Insya Allah target an­tara 58–62 persen,” jawab Jokowi.

Puji Cawapres

Jokowi di hadapan ribuan pendu­kungnya memuji cawapresnya, Kiai Haji Ma’ruf Amin, soal keahlian dan pemahamannya dalam ekonomi sya­riah hingga unicorn.

Oleh karena itu, kata dia, kenapa memilih Ma’ruf Amin sebagai cawa­pres mendampinginya? Hal ini akan mempersatukan ulama dan umara. “Itulah kenapa saya memilih Prof KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampingi saya. Ini yang akan mempersatukan ulama dan umara, setuju enggak? Yang setuju acungkan satu jari,” kata Jokowi.

Diketahui, Jokowi memulai kam­panye terbuka perdana di Serang, Banten. Dalam kampanye ini, Jokowi bersama rombongan melakukan kar­naval dengan menggunakan kereta kuda dari Alun-alun Barat Kota Se­rang menuju Stadion Maulana Yusuf.

Sepanjang jalan dari Alun-alun, Jokowi terus menyapa pendukung­nya. Puncaknya, saat tiba di Stadion Maulana Yusuf, ribuan warga sudah menunggunya. Hadir mendampingi Jokowi, Ketua Tim Kampanye Nasional Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moel­doko, Sekretaris TKN Hasto Kristiyan­to, dan politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung. Ant/fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment